Profil Lucy Guo Wanita Terkaya di Dunia yang Geser Posisi Taylor Swift, Hartanya Rp21 Triliun
Jum'at, 13 Juni 2025 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Mendirikan Scale AI dan Menjadi Miliarder Muda

Foto/AS USA - Dario AS
Setelah bekerja di perusahaan besar seperti Facebook dan Snapchat, di mana ia menjadi desainer wanita pertama, Lucy kemudian bergabung ke Quora dan bertemu dengan Alexandr Wang, yang bersama-sama mendirikan Scale AI pada tahun 2016. Di usia 21 tahun, Lucy memimpin desain dan operasional perusahaan, sementara Wang yang saat itu baru 19 tahun menjabat sebagai CEO.
Meskipun Lucy keluar dari perusahaan dua tahun kemudian karena kabarnya terjadi perselisihan internal, ia tetap mempertahankan 5 persen sahamnya yang kini bernilai lebih dari USD1,2 miliar atau Rp19,6 triliun. Hal ini menjadikannya satu-satunya wanita di bawah usia 40 tahun dalam daftar miliarder Forbes yang membangun kekayaannya sendiri dari perusahaan yang sudah tidak ia jalankan lagi.
Baca Juga: Kekayaan Ratu Elizabeth II sebelum Meninggal, Jadi Wanita Terkaya di Dunia
Karier setelah Scale AI dan Bisnis Baru

Foto/Business Today
Pasca Scale AI, Lucy mendirikan Backend Capital, sebuah perusahaan modal ventura yang berfokus mendanai para insinyur teknologi terbaik. Pada tahun 2022, ia kembali mencuri perhatian dengan meluncurkan Passes, platform konten digital yang digadang-gadang sebagai versi “ramah keluarga” dari OnlyFans, dan memungkinkan kreator menyimpan hingga 90 persen pendapatan mereka.
Passes berhasil mengumpulkan pendanaan Seri A sebesar USD40 juta atau Rp656 miliar pada tahun 2024, namun kini sedang terseret dalam gugatan class action terkait tuduhan kelalaian dalam mencegah peredaran konten ilegal. Lucy membantah semua tuduhan dan menyebutnya sebagai upaya pemerasan yang menargetkan USD15 juta atau Rp246 miliar dari dirinya dan perusahaan.
Lihat Juga :