Tantangan Parenting di Era Digital: Nutrisi dan Pendampingan Emosional Jadi Kunci
Selasa, 17 Juni 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Nimaz, anak-anak zaman sekarang menunjukkan karakter yang jauh lebih peka dan cerdas. “Sienna itu sangat aktif, pemberani, rasa ingin tahunya besar, dan cepat sekali menyerap informasi. Dulu waktu masih kecil aku takut ketemu orang. Tapi kalau Sienna, justru senang sekali ketemu banyak orang. Semua orang disapa,” cerita Nimaz.
Nimaz mengakui bahwa sebagai orangtua, ia harus terus belajar dan adaptif menghadapi keunikan generasi baru ini. Salah satu hal yang paling ia perhatikan adalah aspek nutrisi. “Sekarang Sienna sudah berusia hampir 2 tahun, dan aku berusahan mencukupi kebutuhan nutrisinya termasuk dengan memberikan pangan bergizi seimbang dan juga melengkapinya dengan susu,” ujarnya.
Sempat ia berpikir bahwa semua susu itu sama saja. Namun setelah berkonsultasi dengan berbagai dokter anak, ia paham bahwa kandungan tiap susu berbeda. Sempat pula ia mencoba beberapa macam susu, tapi tidak semuanya cocok atau disukai Sienna.
“Akhirnya saya pilih susu yang nyaman di perutnya, banyak mengandung DHA, mikronutrien, serta mengandung prebiotik. Dan pasti yang rasanya disukai Sienna,” tutur Nimaz.
Selain itu, Nimaz juga menyuarakan kekhawatirannya tentang kandungan gula dalam minuman anak-anak. “Saya sempat khawatir karena beberapa produk anak mengandung gula yang cukup tinggi. Jadi sekarang saya lebih selektif, cari susu yang rendah gula tapi tetap lengkap nutrisinya,” tegasnya.
Saat memilih susu fortifikasi cair untuk anak, bacalah tabel nutrisi dengan cermat. Pastikan bahwa kandungan nutrisi pentingnya lengkap, dan kadar gulanya serendah mungkin.
Nutrisi Lengkap, Anak Siap Hadapi Dunia
Baik dr. Ian dari sisi medis maupun pengalaman langsung Nimaz sebagai orang tua, keduanya sepakat bahwa anak-anak generasi masa kini membutuhkan perhatian ekstra dalam hal nutrisi. Asupan yang lengkap dan seimbang, termasuk dari produk susu yang terfortifikasi dan rendah gula, menjadi bekal penting agar anak tumbuh optimal—baik dari sisi fisik, kognitif, maupun emosional.
“Kita tidak bisa mengandalkan pendekatan lama untuk menghadapi anak-anak baru ini. Mereka luar biasa, dan mereka layak mendapatkan dukungan nutrisi terbaik sejak dini,” tutup dr. Ian.
Melalui pemahaman yang tepat tentang karakteristik anak, pemilihan nutrisi yang cermat, serta keterlibatan aktif orangtua, generasi Alpha dan Beta siap menghadapi tantangan zaman dengan kecerdasan, empati, dan semangat berbagi yang luar biasa.
Nimaz mengakui bahwa sebagai orangtua, ia harus terus belajar dan adaptif menghadapi keunikan generasi baru ini. Salah satu hal yang paling ia perhatikan adalah aspek nutrisi. “Sekarang Sienna sudah berusia hampir 2 tahun, dan aku berusahan mencukupi kebutuhan nutrisinya termasuk dengan memberikan pangan bergizi seimbang dan juga melengkapinya dengan susu,” ujarnya.
Sempat ia berpikir bahwa semua susu itu sama saja. Namun setelah berkonsultasi dengan berbagai dokter anak, ia paham bahwa kandungan tiap susu berbeda. Sempat pula ia mencoba beberapa macam susu, tapi tidak semuanya cocok atau disukai Sienna.
“Akhirnya saya pilih susu yang nyaman di perutnya, banyak mengandung DHA, mikronutrien, serta mengandung prebiotik. Dan pasti yang rasanya disukai Sienna,” tutur Nimaz.
Selain itu, Nimaz juga menyuarakan kekhawatirannya tentang kandungan gula dalam minuman anak-anak. “Saya sempat khawatir karena beberapa produk anak mengandung gula yang cukup tinggi. Jadi sekarang saya lebih selektif, cari susu yang rendah gula tapi tetap lengkap nutrisinya,” tegasnya.
Saat memilih susu fortifikasi cair untuk anak, bacalah tabel nutrisi dengan cermat. Pastikan bahwa kandungan nutrisi pentingnya lengkap, dan kadar gulanya serendah mungkin.
Nutrisi Lengkap, Anak Siap Hadapi Dunia
Baik dr. Ian dari sisi medis maupun pengalaman langsung Nimaz sebagai orang tua, keduanya sepakat bahwa anak-anak generasi masa kini membutuhkan perhatian ekstra dalam hal nutrisi. Asupan yang lengkap dan seimbang, termasuk dari produk susu yang terfortifikasi dan rendah gula, menjadi bekal penting agar anak tumbuh optimal—baik dari sisi fisik, kognitif, maupun emosional.
“Kita tidak bisa mengandalkan pendekatan lama untuk menghadapi anak-anak baru ini. Mereka luar biasa, dan mereka layak mendapatkan dukungan nutrisi terbaik sejak dini,” tutup dr. Ian.
Melalui pemahaman yang tepat tentang karakteristik anak, pemilihan nutrisi yang cermat, serta keterlibatan aktif orangtua, generasi Alpha dan Beta siap menghadapi tantangan zaman dengan kecerdasan, empati, dan semangat berbagi yang luar biasa.
(dra)
Lihat Juga :