Usia Tak Jadi Halangan Berkarya, Ussy Pieters Mantap Rilis Single Sampai Kapan
Rabu, 18 Juni 2025 - 13:17 WIB
loading...
Ussy Pieters, merilis single vokal perdananya yang berjudul Sampai Kapan di usianya yang ke-71 tahun.
A
A
A
JAKARTA - Usia bukanlah halangan untuk terus berkarya. Inilah yang dibuktikan musisi senior sekaligus maestro harpa Indonesia, Ussy Pieters, merilis single vokal perdananya yang berjudul 'Sampai Kapan' di usianya yang ke-71 tahun.
Lagu bertema cinta ciptaan Ote Abadi ini dijadwalkan rilis secara digital pada akhir Juni 2025, menandai babak baru dalam karier bermusiknya. Bisa dikatakan, single 'Sampai Kapan' menjadi ekspresi baru dari Ussy, yang selama ini dikenal luas melalui petikan harpa indahnya.
“Saya tidak pernah membayangkan akan merilis single vokal di usia ini buat saya passion bermusik tak mengenal usia,” ungkap Ussy saat peluncuran single perdana 'Sampai Kapan, di Jakarta, belum lama ini.
"Tapi ketika Ote memberi lagu ini dan saya coba menyanyikannya, ia langsung bilang, ‘Ussy, lagu ini milikmu’. Dari situ semangat saya tumbuh," sambungnya, antusias.
'Sampai Kapan' mengisahkan tentang cinta pop Indonesia klasik era 1970 hingga 1980-an, di mana seseorang mencintai sepenuh hati namun harus bertahan dalam penantian panjang yang penuh keraguan.
Lagu bertema cinta ciptaan Ote Abadi ini dijadwalkan rilis secara digital pada akhir Juni 2025, menandai babak baru dalam karier bermusiknya. Bisa dikatakan, single 'Sampai Kapan' menjadi ekspresi baru dari Ussy, yang selama ini dikenal luas melalui petikan harpa indahnya.
“Saya tidak pernah membayangkan akan merilis single vokal di usia ini buat saya passion bermusik tak mengenal usia,” ungkap Ussy saat peluncuran single perdana 'Sampai Kapan, di Jakarta, belum lama ini.
"Tapi ketika Ote memberi lagu ini dan saya coba menyanyikannya, ia langsung bilang, ‘Ussy, lagu ini milikmu’. Dari situ semangat saya tumbuh," sambungnya, antusias.
'Sampai Kapan' mengisahkan tentang cinta pop Indonesia klasik era 1970 hingga 1980-an, di mana seseorang mencintai sepenuh hati namun harus bertahan dalam penantian panjang yang penuh keraguan.
Lihat Juga :