Gula Merah Disebut Bisa Jadi Doping Para Pelari, Mitos Atau Fakta?
Minggu, 22 Juni 2025 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Data Garmin: Demam Lari Melanda Indonesia, Jumlah Pelari Meningkat 3 Kali Lipat di 2024
Untuk pelari, terutama yang menjalani latihan berat, mengonsumsi karbohidrat cepat serap seperti gula (termasuk gula merah, madu, atau jus jeruk encer) bisa sangat bermanfaat untuk:
- Mengisi energi sebelum latihan intensitas tinggi
- Memulihkan simpanan glikogen
setelah latihan
- Beberapa pilihan yang umum digunakan adalah madu di atas roti panggang, susu rasa, atau bahkan minuman olahraga. Gula membantu tubuh pulih dan siap untuk sesi latihan berikutnya.
Meski gula bisa membantu, pelari tidak boleh bergantung sepenuhnya pada gula sebagai sumber energi.
Yang lebih penting adalah membangun pola makan seimbang berbasis karbohidrat kompleks dan makanan bergizi lainnya.
Beberapa strategi yang direkomendasikan antara lain:
- Konsumsi karbohidrat padat gizi seperti roti gandum, beras merah, quinoa, kentang, oat, buah, sayuran, dan produk susu.
- Gabungkan makanan dari berbagai kelompok, misalnya: pisang + selai kacang, ayam + alpukat di atas bagel gandum, atau yoghurt Yunani + buah.
- Pastikan pemulihan pascalatihan mencukupi dengan kombinasi karbohidrat dan protein, seperti smoothie buah + susu atau telur orak-arik dengan roti gandum.
Bagi pelari yang ingin menghindari gel energi komersial, ada beberapa alternatif alami yang bisa dicoba.
Kapan Gula Dibutuhkan oleh Pelari?
Untuk pelari, terutama yang menjalani latihan berat, mengonsumsi karbohidrat cepat serap seperti gula (termasuk gula merah, madu, atau jus jeruk encer) bisa sangat bermanfaat untuk:
- Mengisi energi sebelum latihan intensitas tinggi
- Memulihkan simpanan glikogen
setelah latihan
- Beberapa pilihan yang umum digunakan adalah madu di atas roti panggang, susu rasa, atau bahkan minuman olahraga. Gula membantu tubuh pulih dan siap untuk sesi latihan berikutnya.
Meski gula bisa membantu, pelari tidak boleh bergantung sepenuhnya pada gula sebagai sumber energi.
Yang lebih penting adalah membangun pola makan seimbang berbasis karbohidrat kompleks dan makanan bergizi lainnya.
Beberapa strategi yang direkomendasikan antara lain:
- Konsumsi karbohidrat padat gizi seperti roti gandum, beras merah, quinoa, kentang, oat, buah, sayuran, dan produk susu.
- Gabungkan makanan dari berbagai kelompok, misalnya: pisang + selai kacang, ayam + alpukat di atas bagel gandum, atau yoghurt Yunani + buah.
- Pastikan pemulihan pascalatihan mencukupi dengan kombinasi karbohidrat dan protein, seperti smoothie buah + susu atau telur orak-arik dengan roti gandum.
Alternatif Alami Gula untuk Pelari
Bagi pelari yang ingin menghindari gel energi komersial, ada beberapa alternatif alami yang bisa dicoba.
Lihat Juga :