3 Rekomendasi Liburan Edukatif dari SDK Penabur Jakarta, Wisata Jadi Lebih Bermakna
Selasa, 24 Juni 2025 - 17:50 WIB
loading...
Musim liburan sekolah telah tiba, kini saatnya bagi orang tua memikirkan ide kreatif bagi anak-anak agar jalan-jalan lebih bermakna. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Musim liburan sekolah telah tiba, kini saatnya bagi orang tua memikirkan ide kreatif bagi anak-anak agar jalan-jalan lebih bermakna. Bagi yang masih ragu menentukan tujuan, kegiatan siswa-siswi SDK PENABUR Jakarta ini bisa jadi referensinya.
Menaungi 20 sekolah di Jabodetabek juga PENABUR Intercultural School Primary Kelapa Gading, Jenjang SDK PENABUR Jakarta menggelar salah satu program edukatif yakni “Spirit of Braveness”.
Ratusan siswa kelas 5 SD yang memilih mengikuti kegiatan ini, diajak untuk jalan-jalan sambil belajar dengan mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka diajak belajar ke luar ruangan kelas, mengenal kultur dan budaya yang jauh berbeda dari kehidupan mereka di Jabodetabek.
Berpetualang selama empat hari tiga malam dengan moda transportasi kereta api, siswa SDK PENABUR Jakarta mengikuti rangkaian kegiatan, yang mengajak mereka tidak hanya liburan tetapi juga menambah pengalaman sekaligus petualangan baru.
Pengalaman tinggal di desa wisata, memberikan pengalaman berbeda dari tinggal di hotel mewah. Para siswa SDK PENABUR Jakarta merasakan kehidupan sederhana ala pedesaan di Desa Wisata Kampung Santan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
“Seru banget! Kami bersepeda keliling desa, makan mie lethek, bermain permainan tradisional seperti ungkat ungkit, yoyo, dan gasing yang bisa dibawa pulang. Kita juga diajarkan dan diajak bertanding sama Pak Lurah (Kepala Desa setempat) yang jago mainnya.” tutur Harry, siswa SDK PENABUR Gading Serpong.
Setelah itu, siswa berkesempatan belajar membuat kerajinan batok dan membatik dengan teknik tulis, sekaligus berfoto mengenakan pakaian tradisional adat Yogyakarta.
“Ternyata membatik itu susah dan memerlukan teknik khusus. Ini pengalaman pertamaku dan aku senang bisa melukis pola yang sudah kubuat dengan canting.”
senyum Clara, siswa SDK 6 PENABUR yang sedang asyik membatik.
Mengenalkan realitas kehidupan adalah pengalaman yang bermakna bagi anak-anak.
Seperti siswa SDK PENABUR Jakarta yang melakukan aksi bakti sosial dengan berbagi sembako kepada lansia. Tidak sekedar berbagi, mereka juga berbincang dan berinteraksi dengan para lansia.
Dalam kesempatan itu, anak-anak melontarkan berbagai pertanyaan, mulai dari usia, tinggal dengan siapa, pekerjaan, hobi, hingga aktivitas sehari-hari yang dilakukan di desa. Dengan tersenyum senang para lansia menjawab setiap pertanyaan.
Berbagi tidak selalu dengan bentuk barang atau materi, para siswa SDK PENABUR Jakarta juga berkesempatan mengunjungi teman-teman di SD Kristen Manisrenggo di Kabupaten Klaten. Para siswa membagikan buku bacaan kepada anak-anak disana sekaligus menyampulnya bersama-sama.
“Aku senang bisa berkenalan dan membantu adik-adik menyampul buku disini.” tutur Clara.
Nilai-nilai berbagi dan bekerja sama kepada sesama menjadi salah satu agenda penting dalam perjalanan “Spirit of Braveness”, disamping menikmati keindahan alam dan mengenal kebudayaan Yogyakarta.
Menikmati pemandangan alam yang berbeda, membuat anak semakin bisa mensyukuri ciptaan Tuhan, “Bisa melihat sunrise di Gunung Merapi dengan alam yang luas dan indah meninggalkan kesan mendalam bagiku. Senang dan bangga rasanya tinggal di Indonesia dengan alam seindah itu.” ungkap Serafim, siswa SDK PENABUR Harapan Indah.
Di alam bebas, anak dapat diajak mengucap syukur atas ciptaan Tuhan, seperti yang dilakukan oleh siswa SDK PENABUR Jakarta dengan menggelar kebaktian di salah satu spot Gunung Merapi, sebagai wujud syukur atas alam Indonesia yang diciptakan Tuhan
begitu indah.
“Kita hidup dalam keberagaman dan penting mengajarkan anak-anak mengenai hal tersebut, agar mereka peduli terhadap sesama. Walaupun kegiatan “Spirit of Braveness” ini kami kemas dalam bentuk wisata, tetapi banyak pelajaran berharga yang bisa diambil, sehingga kegiatan ini menjadi agenda besar bagi kami sebagai lembaga pendidikan untuk menjadikan program “Spirit” berkelanjutan dari TK hingga SLTA, yang bertujuan mewujudkan generasi emas 2045.” ujar Kenny Lim, Ketua BPK PENABUR Jakarta menyampaikan kesimpulan penting dari pelaksanaan kegiatan.
Menaungi 20 sekolah di Jabodetabek juga PENABUR Intercultural School Primary Kelapa Gading, Jenjang SDK PENABUR Jakarta menggelar salah satu program edukatif yakni “Spirit of Braveness”.
Ratusan siswa kelas 5 SD yang memilih mengikuti kegiatan ini, diajak untuk jalan-jalan sambil belajar dengan mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka diajak belajar ke luar ruangan kelas, mengenal kultur dan budaya yang jauh berbeda dari kehidupan mereka di Jabodetabek.
Tiga ide rekomendasi liburan edukatif
Berpetualang selama empat hari tiga malam dengan moda transportasi kereta api, siswa SDK PENABUR Jakarta mengikuti rangkaian kegiatan, yang mengajak mereka tidak hanya liburan tetapi juga menambah pengalaman sekaligus petualangan baru.
1. Staycation di Desa Wisata
Pengalaman tinggal di desa wisata, memberikan pengalaman berbeda dari tinggal di hotel mewah. Para siswa SDK PENABUR Jakarta merasakan kehidupan sederhana ala pedesaan di Desa Wisata Kampung Santan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
“Seru banget! Kami bersepeda keliling desa, makan mie lethek, bermain permainan tradisional seperti ungkat ungkit, yoyo, dan gasing yang bisa dibawa pulang. Kita juga diajarkan dan diajak bertanding sama Pak Lurah (Kepala Desa setempat) yang jago mainnya.” tutur Harry, siswa SDK PENABUR Gading Serpong.
Setelah itu, siswa berkesempatan belajar membuat kerajinan batok dan membatik dengan teknik tulis, sekaligus berfoto mengenakan pakaian tradisional adat Yogyakarta.
“Ternyata membatik itu susah dan memerlukan teknik khusus. Ini pengalaman pertamaku dan aku senang bisa melukis pola yang sudah kubuat dengan canting.”
senyum Clara, siswa SDK 6 PENABUR yang sedang asyik membatik.
2. Berbagi pada yang membutuhkan
Mengenalkan realitas kehidupan adalah pengalaman yang bermakna bagi anak-anak.
Seperti siswa SDK PENABUR Jakarta yang melakukan aksi bakti sosial dengan berbagi sembako kepada lansia. Tidak sekedar berbagi, mereka juga berbincang dan berinteraksi dengan para lansia.
Dalam kesempatan itu, anak-anak melontarkan berbagai pertanyaan, mulai dari usia, tinggal dengan siapa, pekerjaan, hobi, hingga aktivitas sehari-hari yang dilakukan di desa. Dengan tersenyum senang para lansia menjawab setiap pertanyaan.
Berbagi tidak selalu dengan bentuk barang atau materi, para siswa SDK PENABUR Jakarta juga berkesempatan mengunjungi teman-teman di SD Kristen Manisrenggo di Kabupaten Klaten. Para siswa membagikan buku bacaan kepada anak-anak disana sekaligus menyampulnya bersama-sama.
“Aku senang bisa berkenalan dan membantu adik-adik menyampul buku disini.” tutur Clara.
Nilai-nilai berbagi dan bekerja sama kepada sesama menjadi salah satu agenda penting dalam perjalanan “Spirit of Braveness”, disamping menikmati keindahan alam dan mengenal kebudayaan Yogyakarta.
3. Berpetualang di alam bebas
Menikmati pemandangan alam yang berbeda, membuat anak semakin bisa mensyukuri ciptaan Tuhan, “Bisa melihat sunrise di Gunung Merapi dengan alam yang luas dan indah meninggalkan kesan mendalam bagiku. Senang dan bangga rasanya tinggal di Indonesia dengan alam seindah itu.” ungkap Serafim, siswa SDK PENABUR Harapan Indah.
Di alam bebas, anak dapat diajak mengucap syukur atas ciptaan Tuhan, seperti yang dilakukan oleh siswa SDK PENABUR Jakarta dengan menggelar kebaktian di salah satu spot Gunung Merapi, sebagai wujud syukur atas alam Indonesia yang diciptakan Tuhan
begitu indah.
“Kita hidup dalam keberagaman dan penting mengajarkan anak-anak mengenai hal tersebut, agar mereka peduli terhadap sesama. Walaupun kegiatan “Spirit of Braveness” ini kami kemas dalam bentuk wisata, tetapi banyak pelajaran berharga yang bisa diambil, sehingga kegiatan ini menjadi agenda besar bagi kami sebagai lembaga pendidikan untuk menjadikan program “Spirit” berkelanjutan dari TK hingga SLTA, yang bertujuan mewujudkan generasi emas 2045.” ujar Kenny Lim, Ketua BPK PENABUR Jakarta menyampaikan kesimpulan penting dari pelaksanaan kegiatan.
(nnz)
Lihat Juga :