Squid Game 3 Dikecam, Diduga Tampilkan Pesan Misoginis
Minggu, 29 Juni 2025 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Setelah permainan lompat tali, Gi Hun (Pemain 456) mengambil tanggung jawab merawat bayi perempuan tersebut. Pemain 222 kemudian mengorbankan dirinya agar Gi Hun dan sang bayi bisa melanjutkan permainan.
Dilansir dari Koreaboo, Minggu (29/6/2025), namun, alur ini berujung pada ketegangan lebih besar saat bayi tersebut menjadi peserta termuda yang tersisa dari sembilan pemain yang lolos.
![Squid Game 3 Dikecam, Diduga Tampilkan Pesan Misoginis]()
Foto/Koreaboo
Baca Juga: Jam Berapa Squid Game 3 Tayang Hari Ini?
![Squid Game 3 Dikecam, Diduga Tampilkan Pesan Misoginis]()
Foto/Koreaboo
Saat para pemain dewasa mulai menganggap bayi itu sebagai ancaman, bahkan berupaya menyingkirkannya, ayah biologis bayi, Pemain 333 (Myung Gi), justru tak berbuat apa-apa. Dalam permainan akhir, Myung Gi bahkan mengancam akan membunuh anaknya sendiri, sebelum akhirnya Gi Hun memilih untuk mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan bayi tersebut.
Penonton mengkritik keras minimnya representasi karakter perempuan setelah episode keempat. Banyak karakter wanita utama telah “dihilangkan” lebih awal dari cerita, menyisakan bayi sebagai satu-satunya karakter perempuan yang tersisa hingga akhir permainan.
Kritik pun bermunculan di media sosial. Warganet menuding Squid Game 3 sebagai drama yang menyuarakan narasi misoginis dan diam-diam membawa pesan pro-life atau anti-aborsi.
Dilansir dari Koreaboo, Minggu (29/6/2025), namun, alur ini berujung pada ketegangan lebih besar saat bayi tersebut menjadi peserta termuda yang tersisa dari sembilan pemain yang lolos.

Foto/Koreaboo
Baca Juga: Jam Berapa Squid Game 3 Tayang Hari Ini?

Foto/Koreaboo
Saat para pemain dewasa mulai menganggap bayi itu sebagai ancaman, bahkan berupaya menyingkirkannya, ayah biologis bayi, Pemain 333 (Myung Gi), justru tak berbuat apa-apa. Dalam permainan akhir, Myung Gi bahkan mengancam akan membunuh anaknya sendiri, sebelum akhirnya Gi Hun memilih untuk mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan bayi tersebut.
Reaksi Penonton: Tuduhan Misoginis dan Narasi Pro-Life
Penonton mengkritik keras minimnya representasi karakter perempuan setelah episode keempat. Banyak karakter wanita utama telah “dihilangkan” lebih awal dari cerita, menyisakan bayi sebagai satu-satunya karakter perempuan yang tersisa hingga akhir permainan.
Kritik pun bermunculan di media sosial. Warganet menuding Squid Game 3 sebagai drama yang menyuarakan narasi misoginis dan diam-diam membawa pesan pro-life atau anti-aborsi.
Lihat Juga :