Serukan Matilah IDF di Glastonbury 2025, Bob Vylan Picu Kemarahan Israel dan Inggris
Senin, 30 Juni 2025 - 13:00 WIB
loading...
Duo punk asal Inggris, Bob Vylan, menjadi sorotan panas setelah melontarkan seruan matilah IDF (tentara Israel) di Glastonbury 2025 pada Sabtu, 28 Juni 2025. Foto/USA Today
A
A
A
JAKARTA - Duo punk asal Inggris, Bob Vylan , menjadi sorotan panas setelah melontarkan seruan matilah IDF (tentara Israel ) di Glastonbury 2025 pada Sabtu, 28 Juni 2025. Dalam aksinya di panggung West Holts, vokalis Bobby Vylan memimpin nyanyian “matilah, matilah IDF”.
Dilansir dari BBC, Senin (30/6/2025), selain itu, Bob Vylan juga menyerukan “bebaskan, bebaskan Palestina ” di hadapan ribuan penonton Glastonbury 2025.
Tindakan tersebut langsung memicu gelombang reaksi keras, baik dari pemerintah Inggris maupun pihak Kedutaan Besar Israel. Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, mengecam pernyataan tersebut sebagai ujaran kebencian yang mengerikan.
Ia juga mendesak BBC memberikan penjelasan atas penayangan penampilan tersebut. “Tidak ada alasan yang dapat membenarkan ancaman atau seruan kekerasan semacam itu,” kata Starmer.
Baca Juga: Bob Vylan Kutuk Tentara Israel di Glastonbury 2025, Dukung Palestina Depan Ribuan Penonton
![Serukan Matilah IDF di Glastonbury 2025, Bob Vylan Picu Kemarahan Israel dan Inggris]()
Foto/The New York Times
BBC, yang semula menyiarkan aksi panggung Bob Vylan secara langsung, segera menarik tayangan tersebut dari platform iPlayer dan mengaku komentar yang muncul sangat menyinggung. BBC juga menambahkan peringatan di layar mengenai adanya konten kasar dan diskriminatif.
Menteri Kebudayaan Lisa Nandy turut menekan pimpinan BBC Tim Davie, untuk memberikan klarifikasi tentang proses penyaringan siaran. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Bayangan Chris Philp menyebut tindakan Bob Vylan sebagai penghasutan kekerasan dan menyerukan agar kasus ini ditindaklanjuti secara hukum.
Festival Glastonbury sendiri menyatakan keterkejutannya. Dalam unggahan resmi, penyelenggara menegaskan bahwa festival tersebut menjunjung tinggi perdamaian, persatuan, dan menolak segala bentuk terorisme dan ujaran kebencian.
“Seruan mereka sangat melewati batas,” tulis Emily Eavis, salah satu pengelola festival.
Baca Juga: Coldplay Ajak Penonton Glastonbury Kirim Cinta untuk Palestina dan Israel, Serukan Perdamaian
Di sisi lain, Kedutaan Besar Israel di Inggris menyatakan pihaknya sangat terganggu oleh apa yang disebutnya retorika provokatif dan penuh kebencian di festival tersebut.
Kecaman juga datang dari kelompok Kampanye Melawan Antisemitisme. Mereka menyebut keputusan BBC untuk menyiarkan penampilan Bob Vylan sebagai tindakan ceroboh dan berbahaya serta menyatakan akan mengajukan keluhan resmi kepada otoritas penyiaran.
Polisi Avon dan Somerset mengonfirmasi bahwa mereka tengah meninjau rekaman pertunjukan dan akan menilai apakah ada unsur pelanggaran hukum yang harus diselidiki secara kriminal.
Bob Vylan terdiri dari dua personel yang menggunakan nama panggung, Bobby Vylan sebagai vokalis dan gitaris, dan Bobbie Vylan sebagai drummer. Mereka dikenal karena gaya musik mereka yang politis dan lantang menyuarakan isu sosial.
Baca Juga: Voice of Baceprot Siap Taklukkan Panggung Musik Besar 'Glastonbury Festival 2024'
Dilansir dari BBC, Senin (30/6/2025), selain itu, Bob Vylan juga menyerukan “bebaskan, bebaskan Palestina ” di hadapan ribuan penonton Glastonbury 2025.
Reaksi Keras Inggris
Tindakan tersebut langsung memicu gelombang reaksi keras, baik dari pemerintah Inggris maupun pihak Kedutaan Besar Israel. Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, mengecam pernyataan tersebut sebagai ujaran kebencian yang mengerikan.
Ia juga mendesak BBC memberikan penjelasan atas penayangan penampilan tersebut. “Tidak ada alasan yang dapat membenarkan ancaman atau seruan kekerasan semacam itu,” kata Starmer.
Baca Juga: Bob Vylan Kutuk Tentara Israel di Glastonbury 2025, Dukung Palestina Depan Ribuan Penonton

Foto/The New York Times
BBC, yang semula menyiarkan aksi panggung Bob Vylan secara langsung, segera menarik tayangan tersebut dari platform iPlayer dan mengaku komentar yang muncul sangat menyinggung. BBC juga menambahkan peringatan di layar mengenai adanya konten kasar dan diskriminatif.
Menteri Kebudayaan Lisa Nandy turut menekan pimpinan BBC Tim Davie, untuk memberikan klarifikasi tentang proses penyaringan siaran. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Bayangan Chris Philp menyebut tindakan Bob Vylan sebagai penghasutan kekerasan dan menyerukan agar kasus ini ditindaklanjuti secara hukum.
Pernyataan Penyelenggara Glastonbury
Festival Glastonbury sendiri menyatakan keterkejutannya. Dalam unggahan resmi, penyelenggara menegaskan bahwa festival tersebut menjunjung tinggi perdamaian, persatuan, dan menolak segala bentuk terorisme dan ujaran kebencian.
“Seruan mereka sangat melewati batas,” tulis Emily Eavis, salah satu pengelola festival.
Baca Juga: Coldplay Ajak Penonton Glastonbury Kirim Cinta untuk Palestina dan Israel, Serukan Perdamaian
Kritik Kedutaan Besar Israel
Di sisi lain, Kedutaan Besar Israel di Inggris menyatakan pihaknya sangat terganggu oleh apa yang disebutnya retorika provokatif dan penuh kebencian di festival tersebut.
Kecaman juga datang dari kelompok Kampanye Melawan Antisemitisme. Mereka menyebut keputusan BBC untuk menyiarkan penampilan Bob Vylan sebagai tindakan ceroboh dan berbahaya serta menyatakan akan mengajukan keluhan resmi kepada otoritas penyiaran.
Polisi Avon dan Somerset mengonfirmasi bahwa mereka tengah meninjau rekaman pertunjukan dan akan menilai apakah ada unsur pelanggaran hukum yang harus diselidiki secara kriminal.
Bob Vylan terdiri dari dua personel yang menggunakan nama panggung, Bobby Vylan sebagai vokalis dan gitaris, dan Bobbie Vylan sebagai drummer. Mereka dikenal karena gaya musik mereka yang politis dan lantang menyuarakan isu sosial.
Baca Juga: Voice of Baceprot Siap Taklukkan Panggung Musik Besar 'Glastonbury Festival 2024'
(dra)
Lihat Juga :