Pangeran Harry-Meghan Markle Bisa Kembali ke Kerajaan, Raja Charles Pertimbangkan Pengampunan
Selasa, 01 Juli 2025 - 07:40 WIB
loading...
Raja Charles III dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah pengampunan terhadap Pangeran Harry dan Meghan Markle, membuka peluang kembali kehidupan kerajaan. Foto/New York Post
A
A
A
INGGRIS - Raja Charles III dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah simbolis berupa pengampunan terhadap Pangeran Harry dan Meghan Markle . Hal ini membuka peluang bagi pasangan Sussex tersebut untuk kembali berperan dalam kehidupan kerajaan secara seremonial.
Dilansir dari Marca, Selasa (1/7/2025), langkah ini disebut sebagai upaya sang Raja Charles III untuk memperbaiki hubungan keluarga di tengah kondisi kesehatannya dan menjelang masa transisi kepemimpinan.
Meski ketegangan terus membayangi sejak kepergian Harry dan Meghan dari peran aktif kerajaan pada tahun 2020, yang dikenal luas sebagai Megxit, sumber-sumber kerajaan menyatakan bahwa sang Charles belum sepenuhnya menutup pintu untuk putra bungsunya.
Kini, di tengah perjuangannya melawan masalah kesehatan, ia diyakini ingin menutup babak kepemimpinannya dengan damai dan persatuan keluarga.
Baca Juga: Pangeran Harry-Meghan Disebut Mantan Duke dan Duchess, Gelar Kerajaan Dicabut?
![Pangeran Harry-Meghan Markle Bisa Kembali ke Kerajaan, Raja Charles Pertimbangkan Pengampunan]()
Foto/People
Langkah yang disebut-sebut sebagai bentuk pengampunan definitif ini diperkirakan tidak akan mengembalikan Harry dan Meghan ke peran resmi penuh, melainkan mengizinkan mereka hadir dalam acara-acara kenegaraan dan seremonial penting di masa depan.
Ini dianggap sebagai bentuk pengakuan terhadap posisi mereka dalam keluarga tanpa membatasi kebebasan hidup mereka di luar institusi kerajaan.
Gestur ini juga diinterpretasikan sebagai upaya raja 76 tahun tersebut untuk menenangkan opini publik yang terus menyoroti perpecahan keluarga kerajaan.
Bagi sebagian kalangan, sikap ini menunjukkan sisi manusiawi sang raja sebagai seorang ayah dan pemimpin yang ingin meninggalkan jejak rekonsiliasi, bukan konflik.
Baca Juga: Respons Raja Charles III usai Pangeran Harry Dikabarkan Ingin Ganti Nama Jadi Spencer
Selain itu, wacana ini diyakini bisa membuka kembali jalan bagi hubungan anak-anak Harry dan Meghan dengan budaya dan sejarah kerajaan Inggris, tanpa beban drama masa lalu.
Walaupun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana Buckingham, spekulasi ini telah memicu reaksi luas. Mulai dari harapan akan persatuan keluarga, hingga skeptisisme terhadap motivasi di balik gestur ini.
Jika diwujudkan, langkah suami Ratu Camilla ini bisa menjadi salah satu momen paling mengharukan dan mengejutkan dalam sejarah Kerajaan Inggris.
Dilansir dari Marca, Selasa (1/7/2025), langkah ini disebut sebagai upaya sang Raja Charles III untuk memperbaiki hubungan keluarga di tengah kondisi kesehatannya dan menjelang masa transisi kepemimpinan.
Meski ketegangan terus membayangi sejak kepergian Harry dan Meghan dari peran aktif kerajaan pada tahun 2020, yang dikenal luas sebagai Megxit, sumber-sumber kerajaan menyatakan bahwa sang Charles belum sepenuhnya menutup pintu untuk putra bungsunya.
Kini, di tengah perjuangannya melawan masalah kesehatan, ia diyakini ingin menutup babak kepemimpinannya dengan damai dan persatuan keluarga.
Baca Juga: Pangeran Harry-Meghan Disebut Mantan Duke dan Duchess, Gelar Kerajaan Dicabut?

Foto/People
Langkah yang disebut-sebut sebagai bentuk pengampunan definitif ini diperkirakan tidak akan mengembalikan Harry dan Meghan ke peran resmi penuh, melainkan mengizinkan mereka hadir dalam acara-acara kenegaraan dan seremonial penting di masa depan.
Ini dianggap sebagai bentuk pengakuan terhadap posisi mereka dalam keluarga tanpa membatasi kebebasan hidup mereka di luar institusi kerajaan.
Gestur ini juga diinterpretasikan sebagai upaya raja 76 tahun tersebut untuk menenangkan opini publik yang terus menyoroti perpecahan keluarga kerajaan.
Bagi sebagian kalangan, sikap ini menunjukkan sisi manusiawi sang raja sebagai seorang ayah dan pemimpin yang ingin meninggalkan jejak rekonsiliasi, bukan konflik.
Baca Juga: Respons Raja Charles III usai Pangeran Harry Dikabarkan Ingin Ganti Nama Jadi Spencer
Selain itu, wacana ini diyakini bisa membuka kembali jalan bagi hubungan anak-anak Harry dan Meghan dengan budaya dan sejarah kerajaan Inggris, tanpa beban drama masa lalu.
Walaupun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana Buckingham, spekulasi ini telah memicu reaksi luas. Mulai dari harapan akan persatuan keluarga, hingga skeptisisme terhadap motivasi di balik gestur ini.
Jika diwujudkan, langkah suami Ratu Camilla ini bisa menjadi salah satu momen paling mengharukan dan mengejutkan dalam sejarah Kerajaan Inggris.
(dra)
Lihat Juga :