Profil Bob Vylan, Duo Punk yang Serukan Matilah IDF dan Dukung Palestina di Glastonbury

Kamis, 03 Juli 2025 - 07:40 WIB
loading...
Profil Bob Vylan, Duo...
Bob Vylan, duo punk asal Inggris, jadi sorotan dunia usai tampil di Glastonbury 2025 dengan seruan matilah IDF. Dukungan terhadap Palestina memicu kecaman. Foto/The Guardian
A A A
JAKARTA - Bob Vylan , duo punk asal Inggris, mendadak jadi sorotan dunia usai tampil di Glastonbury 2025 dengan seruan kontroversial “matilah IDF” yang mereka lontarkan dari atas panggung. Dukungan vokal mereka terhadap Palestina memicu kecaman luas dan mengakibatkan pembatalan visa AS, serta penyelidikan kepolisian Inggris.

Dilansir dari The Guardian, Kamis (3/7/2025), aksi Bob Vylan ini memicu kecaman luas di Inggris dan memicu respons keras dari pemerintah dan penyelenggara festival.

Meskipun sebelumnya belum terlalu dikenal publik luas, Bob Vylan sebenarnya bukan pemain baru. Grup ini sudah mengantongi penghargaan dari majalah rock Kerrang dan sempat masuk 20 besar tangga album Inggris. Namun, aksi kontroversial mereka di Glastonbury menjadi titik balik paling besar dalam karier mereka sejauh ini.

Profil Bob Vylan



Baca Juga: Bob Vylan Kena Sanksi Berat Buntut Serukan Matilah IDF: Visa AS Dicabut, Kontrak Diakhiri

Klarifikasi dan Tuduhan



Bobby Vylan, melalui akun Instagram, menegaskan bahwa pernyataannya bukanlah bentuk kebencian terhadap etnis atau agama apa pun. Ia menyatakan bahwa yang ditolak adalah "mesin militer kejam" yang, menurutnya, telah menewaskan warga sipil tak berdosa di Gaza.

Namun, pernyataan itu tetap dianggap problematik oleh sejumlah pihak. Termasuk pemerintah Inggris dan pihak kepolisian, yang tengah menyelidiki dugaan pelanggaran pidana atas ujaran tersebut.

Visa Dicabut dan Konser Dibatalkan



Imbas dari kontroversi ini pun meluas hingga ke Amerika Serikat. Visa AS untuk Bob Vylan resmi dicabut, seperti yang diumumkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau. Akibatnya, rencana tur mereka ke AS musim gugur ini batal.

Lebih lanjut, agen pemesanan dan sponsor visa mereka juga mencabut kerja sama, membuat masa depan tur internasional Bob Vylan terancam.

Siapa Bob Vylan?



Bob Vylan terdiri dari dua anggota, Bobby Vylan (nama asli Pascal Robinson-Foster), vokalis yang juga dikenal sebagai seniman grime dan penyair, dan Bobbie Vylan, drummer sekaligus partner musikalnya. Mereka bertemu pada 2017 di sebuah bar di London, dan memulai proyek musik yang sarat kritik sosial dan politik.

Musik mereka adalah perpaduan unik antara punk, grime, reggae, dan indie, dengan lirik-lirik keras dan pesan anti-kemapanan. Dalam lagu Take That, Bobby bahkan menyuarakan aksi simbolik menjatuhkan patung Churchill sebagai bentuk kritik terhadap kolonialisme dan nasionalisme.

Tak hanya vokal soal rasisme dan ketimpangan sosial, Bob Vylan juga dikenal konsisten mendukung perjuangan Palestina. Bobby mengaku telah mengikuti aksi pro-Palestina sejak remaja dan merasa gerakan tersebut belum mendapat cukup sorotan dari kelompok sayap kiri lainnya.

Profil Bob Vylan, Duo Punk yang Serukan Matilah IDF dan Dukung Palestina di Glastonbury

Foto/The Guardian

Baca Juga: Bob Vylan Tak Gentar! setelah Matilah IDF, Kini Serukan Kemerdekaan Palestina

Karier dan Popularitas yang Meningkat



Meski tetap termasuk dalam kategori musisi underground, Bob Vylan telah merilis empat album studio dan tampil di berbagai festival besar, termasuk Coachella 2025. Penampilan mereka di Glastonbury seharusnya menjadi puncak karier, tetapi justru menjadi awal krisis akibat sikap politik mereka.

Di panggung West Holts, mereka tampil bersama band Irlandia Kneecap, yang juga dikenal kontroversial karena menyuarakan pesan-pesan keras tentang isu geopolitik, termasuk soal Israel dan Palestina. Penonton membentangkan bendera Palestina, dan layar di panggung menampilkan pesan-pesan tajam seperti “PBB menyebutnya genosida. BBC menyebutnya konflik.”

Ketegangan Global dan Sensor Terhadap Musisi



Kasus Bob Vylan menambah panjang daftar musisi yang menghadapi sanksi, pembatalan tur, hingga penolakan visa karena menyuarakan pendapat politik. Beberapa artis lain, termasuk dari Kanada dan Inggris, juga mengalami pembatasan serupa karena kritik terhadap Israel, kebijakan imigrasi AS, hingga isu identitas gender.

Namun, kasus Bob Vylan menjadi yang pertama di mana Departemen Luar Negeri AS secara terbuka mengumumkan pelarangan musisi karena pernyataan politik di atas panggung.

Baca Juga: Polisi Inggris Turun Tangan usai Bob Vylan Serukan Matilah IDF di Glastonbury 2025
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi dengan Brand...
Kolaborasi dengan Brand Israel, BTS Dikecam Penggemarnya
Javier Bardem Serukan...
Javier Bardem Serukan 'No to War, Free Palestine' di Panggung Oscar 2026, Tepuk Tangan Menggema
Jennie BLACKPINK Dituding...
Jennie BLACKPINK Dituding Pro Israel, Picu Perdebatan Panas di Media Sosial
Kisah Mencekam Chiki...
Kisah Mencekam Chiki Fawzi Tertahan di Tunisia Saat Misi ke Gaza, Pelabuhan Dibom Drone
Chiki Fawzi Siap Dobrak...
Chiki Fawzi Siap Dobrak Jalur Laut Demi Kirim Bantuan ke Gaza April 2026
Angelina Jolie Kunjungi...
Angelina Jolie Kunjungi Perbatasan Rafah, Soroti Hambatan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved