Bob Vylan Didepak dari Festival Musik Manchester usai Serukan Dukungan Palestina
Jum'at, 04 Juli 2025 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
Akibat dari kejadian ini, Bob Vylan tidak hanya kehilangan slot tampil di Radar Festival, tetapi juga batal manggung di Kave Fest Prancis dan sebuah konser di Jerman yang dijadwalkan pada September mendatang.
Di sisi lain, pihak kepolisian Avon dan Somerset telah membuka penyelidikan atas aksi panggung mereka di Glastonbury. Sementara Kepolisian Metropolitan London juga tengah menyelidiki penampilan mereka sebelumnya di Alexandra Palace.
Baca Juga: Profil Bob Vylan, Duo Punk yang Serukan Matilah IDF dan Dukung Palestina di Glastonbury
"Keputusan untuk melakukan penyelidikan ini menyusul munculnya rekaman yang tampaknya direkam di tempat tersebut pada tanggal 28 Mei 2025," tutur pihak kepolisian.
Melalui unggahan di Instagram, Bob Vylan menegaskan bahwa mereka menjadi korban karena menyuarakan ketidakadilan. Mereka membantah mendukung kekerasan terhadap kelompok mana pun dan menyatakan bahwa kritik mereka ditujukan pada sistem militer yang menindas.
"Kami tidak mendukung kematian orang Yahudi, Arab, atau ras atau kelompok orang lain. Kami mendukung pembubaran mesin militer yang kejam," tulis mereka di media sosial.
"Kami, seperti mereka yang menjadi sorotan sebelum kami, bukanlah cerita itu sendiri. Kami adalah pengalih perhatian dari cerita itu, dan sanksi apa pun yang kami terima akan menjadi pengalih perhatian," sambungnya.
Baca Juga: Bob Vylan Tak Gentar! setelah Matilah IDF, Kini Serukan Kemerdekaan Palestina
Di sisi lain, pihak kepolisian Avon dan Somerset telah membuka penyelidikan atas aksi panggung mereka di Glastonbury. Sementara Kepolisian Metropolitan London juga tengah menyelidiki penampilan mereka sebelumnya di Alexandra Palace.
Baca Juga: Profil Bob Vylan, Duo Punk yang Serukan Matilah IDF dan Dukung Palestina di Glastonbury
"Keputusan untuk melakukan penyelidikan ini menyusul munculnya rekaman yang tampaknya direkam di tempat tersebut pada tanggal 28 Mei 2025," tutur pihak kepolisian.
Melalui unggahan di Instagram, Bob Vylan menegaskan bahwa mereka menjadi korban karena menyuarakan ketidakadilan. Mereka membantah mendukung kekerasan terhadap kelompok mana pun dan menyatakan bahwa kritik mereka ditujukan pada sistem militer yang menindas.
"Kami tidak mendukung kematian orang Yahudi, Arab, atau ras atau kelompok orang lain. Kami mendukung pembubaran mesin militer yang kejam," tulis mereka di media sosial.
"Kami, seperti mereka yang menjadi sorotan sebelum kami, bukanlah cerita itu sendiri. Kami adalah pengalih perhatian dari cerita itu, dan sanksi apa pun yang kami terima akan menjadi pengalih perhatian," sambungnya.
Baca Juga: Bob Vylan Tak Gentar! setelah Matilah IDF, Kini Serukan Kemerdekaan Palestina
Lihat Juga :