Bukan Sekadar Diet: Inilah Kunci Meningkatkan Produktivitas lewat Penanganan Obesitas Karyawan

Minggu, 06 Juli 2025 - 17:45 WIB
loading...
Bukan Sekadar Diet:...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
Isu obesitas di Indonesia terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Data menunjukkan prevalensi obesitas pada penduduk dewasa meningkat dari 21,8% pada tahun 2018 menjadi 28,7% pada tahun 2023. Kondisi ini membawa risiko serius bagi kesehatan, termasuk peningkatan trigliserida, penurunan kolesterol HDL, serta peningkatan tekanan darah atau yang dikenal sebagai sindrom metabolik.

Di lingkungan kerja, obesitas dapat berdampak pada penurunan produktivitas karyawan, seringkali diindikasikan dengan fenomena "brain fog," serta masalah kesehatan lainnya akibat penyakit penyerta dan komorbiditas yang disebabkan oleh obesitas. Mengatasi dan mencegah obesitas menjadi krusial untuk meningkatkan kondisi kesehatan dan produktivitas karyawan secara optimal.

Penyebab obesitas di kalangan karyawan seringkali dipicu oleh stres, gaya hidup kurang aktif (sedentary life), dan pola makan yang tidak seimbang. Tren makanan kekinian yang tinggi kalori, gula, tepung, dan minyak juga turut memperparah kondisi ini.

Untuk mengatasi obesitas dan meningkatkan produktivitas karyawan, langkah-langkah berikut direkomendasikan:

Health Check-Up Berkala: Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin untuk deteksi dini risiko obesitas.

Edukasi Gizi dan Pola Makan Sehat: Mengadakan seminar atau lokakarya mengenai manajemen berat badan, cara membaca label makanan, dan pentingnya asupan gizi seimbang.

Program Penurunan Berat Badan: Memfasilitasi program penurunan berat badan yang didampingi oleh ahli gizi melalui lokakarya dan modul teruji.

Sejak tahun 2014, LIGHT Group melalui LIGHTcoach Corporate Wellness Program telah berhasil membantu ratusan karyawan mengatasi obesitas dan mencapai berat badan ideal. Program ini dirancang khusus untuk perusahaan sebagai respons terhadap meningkatnya angka obesitas di kalangan pekerja akibat stres dan gaya hidup tidak sehat.

LIGHTcoach Corporate Wellness Program mencakup Wellness dan Weight Loss Program, yang merupakan pengembangan dari LIGHTweight Program. LIGHTweight Program sendiri merupakan program unggulan dari klinik LIGHThouse, pionir pusat kontrol berat badan di Indonesia dengan pengalaman 21 tahun. Program ini terbukti efektif menurunkan berat badan 3,5 kali lebih efektif dan berkelanjutan dengan pendampingan ahli gizi selama 90 hari, memastikan dukungan komprehensif bagi peserta dalam proses transformasi gaya hidup sehat.

Chief Marketing Officer LIGHT Group, Anna Yesito Wibowo, menjelaskan, "Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan nyata yang dihadapi banyak perusahaan saat ini: penurunan produktivitas akibat kondisi kesehatan karyawan yang menurun karena obesitas dan kelelahan mental, disertai dengan beberapa risiko penyakit turunan seperti Diabetes Melitus Tipe 2, Hipertensi, dan Penyakit Jantung Koroner."

Studi menunjukkan bahwa obesitas dan kelelahan mental di tempat kerja tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga menurunkan energi, motivasi, dan efisiensi kerja secara keseluruhan. "LIGHTcoach Corporate Wellness Program merupakan program kesehatan khusus yang dirancang untuk perusahaan, dengan tujuan utama menjaga dan meningkatkan kesehatan karyawan melalui program penurunan berat badan yang didampingi ahli gizi dan dukungan kesehatan mental karyawan yang didampingi psikolog secara efektif dan berkelanjutan," tambah Anna.

Melalui pendekatan menyeluruh yang mengintegrasikan penurunan berat badan dan dukungan kesehatan mental, LIGHT Group melalui LIGHTcoach Corporate Wellness Program berkomitmen untuk membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, aktif, dan produktif, mendorong perubahan gaya hidup berkelanjutan demi tenaga kerja yang lebih bugar dan berdaya saing tinggi.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Faktor Genetik Bisa...
Faktor Genetik Bisa Sebabkan Obesitas, Tapi Masih Bisa Dicegah
Pernah Obesitas, Ini...
Pernah Obesitas, Ini Kisah dr. Gia Pratama Turun Berat Badan dari 100Kg
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Menkes Budi Gunadi Imbau...
Menkes Budi Gunadi Imbau Kurangi Konsumsi Makanan Olahan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
Penanganan Obesitas...
Penanganan Obesitas Beralih ke Sistem Terintegrasi, Apa Keunggulannya?
Bayar Rp16 Juta, Warga...
Bayar Rp16 Juta, Warga China Rela Masuk ‘Penjara Lemak’ Demi Kurus
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Kolaborasi Perkuat Upaya...
Kolaborasi Perkuat Upaya Pencegahan serta Pengendalian Obesitas dan Diabetes
PESTA Jakarta Sehat...
PESTA Jakarta Sehat Dorong Upaya Cegah Obesitas dan Diabetes
Rekomendasi
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Berita Terkini
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Dituding Langgar Hak...
Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Fariz RM ke Polda Metro Jaya
Nonton Jazz Gunung 2026...
Nonton Jazz Gunung 2026 Nggak Pake Mahal, Ada Diskon Tiket 40% Pakai BRImo!
Sinopsis Prescription...
Sinopsis Prescription of Judgment di V+Short, Drama China Seru untuk Penggemar Short Drama
Infografis
Diet Okinawa Dipercaya...
Diet Okinawa Dipercaya Membantu Meningkatkan Hidup Lebih Lama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved