Daftar Juri Miss Indonesia 2025, Gabungan Profesional dari Berbagai Bidang
Rabu, 09 Juli 2025 - 17:00 WIB
loading...
Miss Indonesia 2025 tak hanya menghadirkan finalis terbaik dari 38 provinsi, tetapi juga melibatkan jajaran dewan juri kredibel dan berpengalaman di bidangnya. Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Miss Indonesia 2025 tak hanya menghadirkan finalis terbaik dari 38 provinsi, tetapi juga melibatkan jajaran dewan juri yang kredibel dan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Para juri ini bertugas menilai kemampuan, karakter, dan potensi para finalis dari berbagai aspek yang menjadi standar pemilihan.
Tahun ini, kursi juri kembali dipimpin oleh Liliana Tanoesoedibjo , yang juga merupakan Founder & Chairwoman Miss Indonesia Organization sekaligus Executive Chairwoman MNC Group. Dengan pengalamannya di dunia industri kreatif dan kepedulian tinggi terhadap pengembangan perempuan muda Indonesia, Liliana kembali sebagai Ketua Dewan Juri.
Turut mendampingi, ada Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo. Angela dikenal sebagai figur muda yang aktif mendorong potensi generasi milenial dan Gen Z dalam memajukan sektor kreatif, termasuk media.
Nama Ferry Salim, aktor senior, juga masuk dalam daftar juri tahun ini. Pengalaman Ferry di dunia hiburan dan aktivisme sosial membuatnya dipercaya menilai aspek kepribadian dan kepedulian sosial para finalis.
Baca Juga: Liliana Tanoesoedibjo Sambut Penuh Semangat Grand Final Miss Indonesia 2025
![Daftar Juri Miss Indonesia 2025, Gabungan Profesional dari Berbagai Bidang]()
Foto/Aldhi Chandra Setiawan
Dari dunia tata rias profesional, hadir Peter F. Saerang, seorang penata rias wajah dan rambut profesional yang telah lama menjadi bagian dari ajang Miss Indonesia. Ia dikenal dengan ketajamannya dalam menilai pembawaan, penampilan, dan karisma panggung para kontestan.
Dewan juri juga diperkuat oleh Oka Antara, aktor multitalenta yang sudah malang melintang di dunia perfilman Indonesia. Kehadirannya membawa perspektif berbeda dalam menilai cara para finalis berkomunikasi, berinteraksi, dan tampil di depan publik.
Sementara itu, dua alumni Miss Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang Miss World juga turut duduk di kursi juri, yaitu Maria Harfanti (Miss Indonesia 2015, Runner-up 2 Miss World 2015) dan Natasha Mannuela Halim (Miss Indonesia 2016, Runner-up 2 Miss World 2016). Keduanya menjadi inspirasi dan referensi nyata tentang standar kualitas ratu kecantikan Indonesia di kancah global.
Dengan kombinasi latar belakang yang beragam ini, proses penjurian Miss Indonesia 2025 menjadi semakin kaya dan objektif. Para finalis ditantang untuk menunjukkan bukan hanya kecantikan luar, tapi juga wawasan luas, empati sosial, dan karakter yang kuat.
Baca Juga: Persembahan Spektakuler 38 Finalis Buka Grand Final Miss Indonesia 2025
Di sisi lain, penilaian Miss Indonesia 2025 tidak hanya mengandalkan penampilan di grand final. Tetapi mengacu pada empat pilar utama yakni Manner (etika dan perilaku), Impressive (pesona kepribadian), Smart (kecerdasan), dan Social (kepedulian terhadap lingkungan dan sesama).
Selain itu, para finalis juga harus melalui tujuh kategori fast track yang menjadi bagian dari penilaian terintegrasi. "Penilaiannya berdasarkan empat pilar Manner, Impressive, Smart dan Social dan juga ada tujuh fast track yang harus dilalui," kata Liliana di Studio RCTI+, MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (9/7/2025).
"Itu semua juga ada nilainya. Setelah itu juga ada prejudging dan judging juga," tandasnya.
Baca Juga: Finalis Miss Indonesia 2025 Kunjungi iNews Tower, Bahas Dunia Jurnalistik dan Tantangan Gen Z
Tahun ini, kursi juri kembali dipimpin oleh Liliana Tanoesoedibjo , yang juga merupakan Founder & Chairwoman Miss Indonesia Organization sekaligus Executive Chairwoman MNC Group. Dengan pengalamannya di dunia industri kreatif dan kepedulian tinggi terhadap pengembangan perempuan muda Indonesia, Liliana kembali sebagai Ketua Dewan Juri.
Turut mendampingi, ada Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo. Angela dikenal sebagai figur muda yang aktif mendorong potensi generasi milenial dan Gen Z dalam memajukan sektor kreatif, termasuk media.
Nama Ferry Salim, aktor senior, juga masuk dalam daftar juri tahun ini. Pengalaman Ferry di dunia hiburan dan aktivisme sosial membuatnya dipercaya menilai aspek kepribadian dan kepedulian sosial para finalis.
Baca Juga: Liliana Tanoesoedibjo Sambut Penuh Semangat Grand Final Miss Indonesia 2025
.jpg)
Foto/Aldhi Chandra Setiawan
Dari dunia tata rias profesional, hadir Peter F. Saerang, seorang penata rias wajah dan rambut profesional yang telah lama menjadi bagian dari ajang Miss Indonesia. Ia dikenal dengan ketajamannya dalam menilai pembawaan, penampilan, dan karisma panggung para kontestan.
Dewan juri juga diperkuat oleh Oka Antara, aktor multitalenta yang sudah malang melintang di dunia perfilman Indonesia. Kehadirannya membawa perspektif berbeda dalam menilai cara para finalis berkomunikasi, berinteraksi, dan tampil di depan publik.
Sementara itu, dua alumni Miss Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang Miss World juga turut duduk di kursi juri, yaitu Maria Harfanti (Miss Indonesia 2015, Runner-up 2 Miss World 2015) dan Natasha Mannuela Halim (Miss Indonesia 2016, Runner-up 2 Miss World 2016). Keduanya menjadi inspirasi dan referensi nyata tentang standar kualitas ratu kecantikan Indonesia di kancah global.
Dengan kombinasi latar belakang yang beragam ini, proses penjurian Miss Indonesia 2025 menjadi semakin kaya dan objektif. Para finalis ditantang untuk menunjukkan bukan hanya kecantikan luar, tapi juga wawasan luas, empati sosial, dan karakter yang kuat.
Baca Juga: Persembahan Spektakuler 38 Finalis Buka Grand Final Miss Indonesia 2025
Di sisi lain, penilaian Miss Indonesia 2025 tidak hanya mengandalkan penampilan di grand final. Tetapi mengacu pada empat pilar utama yakni Manner (etika dan perilaku), Impressive (pesona kepribadian), Smart (kecerdasan), dan Social (kepedulian terhadap lingkungan dan sesama).
Selain itu, para finalis juga harus melalui tujuh kategori fast track yang menjadi bagian dari penilaian terintegrasi. "Penilaiannya berdasarkan empat pilar Manner, Impressive, Smart dan Social dan juga ada tujuh fast track yang harus dilalui," kata Liliana di Studio RCTI+, MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (9/7/2025).
"Itu semua juga ada nilainya. Setelah itu juga ada prejudging dan judging juga," tandasnya.
Baca Juga: Finalis Miss Indonesia 2025 Kunjungi iNews Tower, Bahas Dunia Jurnalistik dan Tantangan Gen Z
(dra)
Lihat Juga :