Raja Charles III Alami Pecah Pembuluh Darah di Mata, Istana Pastikan Tak Berbahaya
Kamis, 10 Juli 2025 - 20:40 WIB
loading...
Raja Charles III dikabarkan mengalami pecah pembuluh darah di mata. Kemerahan di mata kanan sang raja terlihat saat menyambut Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto/The Daily Beast
A
A
A
INGGRIS - Raja Charles III dikabarkan mengalami pecah pembuluh darah di mata hingga membuat publik khawatir dengan kesehatannya. Kemerahan di mata kanan sang raja terlihat saat ia menyambut Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ibu Negara Brigitte di Kastil Windsor pada 8 Juli 2025.
Meski terlihat mencolok dalam sejumlah foto resmi, pihak istana dengan cepat memberikan penjelasan. Sumber kerajaan menyebutkan bahwa Raja Charles III mengalami pecah pembuluh darah di bagian putih mata, kondisi yang secara medis dikenal sebagai perdarahan subkonjungtiva.
Dilansir dari People, Kamis (10/7/2025), mereka menekankan bahwa kondisi ini tidak berbahaya dan tidak ada kaitannya dengan pengobatan kanker yang tengah dijalani Charles.
Menurut keterangan medis dari Mayo Clinic, perdarahan subkonjungtiva umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan sering kali tidak disadari penderitanya. Penyebabnya bisa sangat sepele, seperti batuk atau bersin yang terlalu kuat, dan biasanya akan membaik tanpa pengobatan dalam satu hingga dua minggu.
Baca Juga: Peluang Raja Charles III Pulih dari Kanker Dikabarkan Menurun, Publik Khawatir
![Raja Charles III Alami Pecah Pembuluh Darah di Mata, Istana Pastikan Tak Berbahaya]()
Foto/New York Post
Meski tengah menjalani perawatan kanker, raja 76 tahun ini, tetap menjalankan tugas kerajaannya dengan penuh komitmen. Ia menyambut Presiden Macron dalam upacara kenegaraan lengkap, mulai dari prosesi kereta kuda hingga makan siang resmi di Ruang Makan Negara.
Malam harinya, keduanya dijadwalkan menghadiri jamuan kenegaraan di St. George's Hall, yang turut dihadiri anggota senior kerajaan. Termasuk sang istri, Ratu Camilla, anak dan menantunya, Kate Middleton, dan Pangeran William.
Kehadiran mantan suami mendiang Putri Diana itu dalam rangkaian acara ini menjadi bukti bahwa ia perlahan kembali aktif menjalankan peran publik setelah didiagnosis kanker tahun lalu.
Seorang ajudan kerajaan sebelumnya menyebut bahwa Charles menjalani perawatan sesuai anjuran medis dan tetap menjaga gaya hidup normal sebisa mungkin.
Baca Juga: Respons Raja Charles III usai Pangeran Harry Dikabarkan Ingin Ganti Nama Jadi Spencer
"Hal yang Anda pelajari tentang penyakit ini adalah bahwa Anda hanya perlu mengelolanya, dan itulah yang dilakukannya," kata seorang ajudan kerajaan.
"Ilmu kedokteran telah membuat kemajuan luar biasa, dan saya sungguh tidak melihat perbedaan dalam dirinya," imbuh mereka," tandasnya.
Meski terlihat mencolok dalam sejumlah foto resmi, pihak istana dengan cepat memberikan penjelasan. Sumber kerajaan menyebutkan bahwa Raja Charles III mengalami pecah pembuluh darah di bagian putih mata, kondisi yang secara medis dikenal sebagai perdarahan subkonjungtiva.
Dilansir dari People, Kamis (10/7/2025), mereka menekankan bahwa kondisi ini tidak berbahaya dan tidak ada kaitannya dengan pengobatan kanker yang tengah dijalani Charles.
Menurut keterangan medis dari Mayo Clinic, perdarahan subkonjungtiva umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan sering kali tidak disadari penderitanya. Penyebabnya bisa sangat sepele, seperti batuk atau bersin yang terlalu kuat, dan biasanya akan membaik tanpa pengobatan dalam satu hingga dua minggu.
Baca Juga: Peluang Raja Charles III Pulih dari Kanker Dikabarkan Menurun, Publik Khawatir

Foto/New York Post
Meski tengah menjalani perawatan kanker, raja 76 tahun ini, tetap menjalankan tugas kerajaannya dengan penuh komitmen. Ia menyambut Presiden Macron dalam upacara kenegaraan lengkap, mulai dari prosesi kereta kuda hingga makan siang resmi di Ruang Makan Negara.
Malam harinya, keduanya dijadwalkan menghadiri jamuan kenegaraan di St. George's Hall, yang turut dihadiri anggota senior kerajaan. Termasuk sang istri, Ratu Camilla, anak dan menantunya, Kate Middleton, dan Pangeran William.
Kehadiran mantan suami mendiang Putri Diana itu dalam rangkaian acara ini menjadi bukti bahwa ia perlahan kembali aktif menjalankan peran publik setelah didiagnosis kanker tahun lalu.
Seorang ajudan kerajaan sebelumnya menyebut bahwa Charles menjalani perawatan sesuai anjuran medis dan tetap menjaga gaya hidup normal sebisa mungkin.
Baca Juga: Respons Raja Charles III usai Pangeran Harry Dikabarkan Ingin Ganti Nama Jadi Spencer
"Hal yang Anda pelajari tentang penyakit ini adalah bahwa Anda hanya perlu mengelolanya, dan itulah yang dilakukannya," kata seorang ajudan kerajaan.
"Ilmu kedokteran telah membuat kemajuan luar biasa, dan saya sungguh tidak melihat perbedaan dalam dirinya," imbuh mereka," tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :