Cerita Ajil Ditto Perankan Jenderal Agus di Film Believe
Jum'at, 18 Juli 2025 - 20:40 WIB
loading...
Film aksi laga Believe – Takdir, Mimpi, Keberanian memberi tontonan yang tidak hanya sekadar menghibur, juga menginspirasi. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Film aksi laga Believe – Takdir, Mimpi, Keberanian memberi tontonan yang tidak hanya sekadar menghibur, juga menginspirasi. Pasalnya, film ini mengangkat kisah hidup Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Pada film yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 24 Juli 2025 ini, karakter Agus diperankan oleh Ajil Ditto, seorang tentara yang hidup percaya bahwa ayahnya meninggalkan keluarga demi berperang dan dia memilih mengikuti jejak sang ayah untuk belajar militer.
“Proses menjadi seorang Agus bisa dibilang cukup rumit karena di satu waktu yang bersamaan harus ngelakuin banyak hal, harus workshop, reading, latihan koreo, sikap militer, latihan senjata, nembak semua dilakukan dalam 45 hari. Normalnya tidak sampai segitu ya,” kata Ajil Ditto.
Namun, dia bersyukur karena banyak mendapat arahan dari sutradara Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana sehingga bisa menyelami karakter Agus dengan baik.
Sementara, Celerina Judisari (Ayie), selaku produser film, berbagi cerita di balik layar produksi yang penuh dengan detail sejarah. Ia mencontoh penggunaan KRI Teluk Amboina-503, kapal yang memang digunakan TNI di masa Operasi Seroja.
"Itu bisa semua, dibilang 'beyond the limit'. Tapi saya bilang bisa, dan itu terjadi," kata Ayie.
Disinggung soal film yang mengangkat kisah pribadi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ayie mengatakan bahwa Jenderal Agus sebagai tokoh yang menginspirasi film ini.
"Pada saat kecil kita tidak pernah tahu ada sepak terjang beliau, kami bermain. Saya hidup dalam situasi yang lebih baik dari beliau," kenang Ayie.
Ayie mengaku baru benar-benar memahami perjuangan Jenderal Agus setelah membaca buku "Believe", yang disusun oleh Valent Hartadi dan tim, di mana Agus mengalami banyak kesulitan hidup yang dihadapi secara diam-diam.
"Saya sih menangis ya, saya tuh merasa, 'wah, waktu gua di Amerika, dia lagi di sini'. Itu teman yang kita tidak duga," kata Ayie.
Pada film yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 24 Juli 2025 ini, karakter Agus diperankan oleh Ajil Ditto, seorang tentara yang hidup percaya bahwa ayahnya meninggalkan keluarga demi berperang dan dia memilih mengikuti jejak sang ayah untuk belajar militer.
“Proses menjadi seorang Agus bisa dibilang cukup rumit karena di satu waktu yang bersamaan harus ngelakuin banyak hal, harus workshop, reading, latihan koreo, sikap militer, latihan senjata, nembak semua dilakukan dalam 45 hari. Normalnya tidak sampai segitu ya,” kata Ajil Ditto.
Namun, dia bersyukur karena banyak mendapat arahan dari sutradara Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana sehingga bisa menyelami karakter Agus dengan baik.
Sementara, Celerina Judisari (Ayie), selaku produser film, berbagi cerita di balik layar produksi yang penuh dengan detail sejarah. Ia mencontoh penggunaan KRI Teluk Amboina-503, kapal yang memang digunakan TNI di masa Operasi Seroja.
"Itu bisa semua, dibilang 'beyond the limit'. Tapi saya bilang bisa, dan itu terjadi," kata Ayie.
Disinggung soal film yang mengangkat kisah pribadi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ayie mengatakan bahwa Jenderal Agus sebagai tokoh yang menginspirasi film ini.
"Pada saat kecil kita tidak pernah tahu ada sepak terjang beliau, kami bermain. Saya hidup dalam situasi yang lebih baik dari beliau," kenang Ayie.
Ayie mengaku baru benar-benar memahami perjuangan Jenderal Agus setelah membaca buku "Believe", yang disusun oleh Valent Hartadi dan tim, di mana Agus mengalami banyak kesulitan hidup yang dihadapi secara diam-diam.
"Saya sih menangis ya, saya tuh merasa, 'wah, waktu gua di Amerika, dia lagi di sini'. Itu teman yang kita tidak duga," kata Ayie.
(dra)
Lihat Juga :