Pesona Gunung Lumut di Timur Belitung, Surga Hijau yang Tenang dan Tersembunyi
Senin, 21 Juli 2025 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 5 Gunung di Dieng yang Cocok untuk Rekreasi, Nomor 4 Paling Favorit
![Pesona Gunung Lumut di Timur Belitung, Surga Hijau yang Tenang dan Tersembunyi]()
Foto/Dimas Andhika Fikri
Bagi yang ingin lebih lama menikmati alam, tersedia juga paket camping seharga Rp125 ribu per orang, lengkap dengan tenda, matras, sleeping bag, dan lampu tenda. Fasilitas ini dapat dipesan untuk grup, bahkan hingga 80 orang.
Meskipun belum banyak dikenal di tingkat internasional, Gunung Lumut pernah menarik perhatian tim National Geographic, yang menyebut bahwa kawasan ini justru lebih cocok untuk pasar luar negeri karena keaslian alam dan ekosistemnya. Namun, hingga saat ini, pengunjung didominasi wisatawan lokal dan regional, dengan rata-rata 10 rombongan besar per tahun.
Gunung Lumut tidak hanya menawarkan perjalanan alam, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pelestarian budaya. Setiap langkah menyusuri hutannya mengajarkan cara baru untuk melihat dan mendengar alam.
"Di sini kita enggak cuma trekking, tapi belajar hidup dari alam dan masyarakatnya," tutup Kristianto.

Foto/Dimas Andhika Fikri
Bagi yang ingin lebih lama menikmati alam, tersedia juga paket camping seharga Rp125 ribu per orang, lengkap dengan tenda, matras, sleeping bag, dan lampu tenda. Fasilitas ini dapat dipesan untuk grup, bahkan hingga 80 orang.
Meskipun belum banyak dikenal di tingkat internasional, Gunung Lumut pernah menarik perhatian tim National Geographic, yang menyebut bahwa kawasan ini justru lebih cocok untuk pasar luar negeri karena keaslian alam dan ekosistemnya. Namun, hingga saat ini, pengunjung didominasi wisatawan lokal dan regional, dengan rata-rata 10 rombongan besar per tahun.
Gunung Lumut tidak hanya menawarkan perjalanan alam, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pelestarian budaya. Setiap langkah menyusuri hutannya mengajarkan cara baru untuk melihat dan mendengar alam.
"Di sini kita enggak cuma trekking, tapi belajar hidup dari alam dan masyarakatnya," tutup Kristianto.
(dra)
Lihat Juga :