Raja Charles III Akan Turun Takhta demi Damai dengan Pangeran Harry?
Kamis, 24 Juli 2025 - 05:00 WIB
loading...
Rumor Raja Charles III akan turun takhta demi damai dan memperbaiki hubungan dengan Pangeran Harry kembali mencuat. Namun, kecil kemungkinannya terjadi. Foto/People
A
A
A
INGGRIS - Rumor mengenai kemungkinan Raja Charles III akan turun takhta demi damai dan memperbaiki hubungan dengan Pangeran Harry kembali mencuat. Namun, sejumlah pengamat kerajaan menegaskan bahwa langkah tersebut sangat kecil kemungkinannya terjadi.
Spekulasi ini muncul setelah laporan dari Radar Online menyebutkan bahwa kondisi kesehatan Raja Charles III yang tengah berjuang melawan kanker semakin memburuk.
"Penyakitnya kian melemahkan tubuhnya, dan situasinya sangat mengkhawatirkan," kata salah satu sumber dari dalam kerajaan dilansir dari Geo TV, Kamis (24/7/2025).
Di tengah kondisi tersebut, kabar tentang pertemuan rahasia antara staf pribadi Harry dan Charles juga beredar. Menurut Fox News, pertemuan itu disebut sebagai upaya awal untuk menjembatani keretakan hubungan ayah dan anak yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Pangeran Harry dan Raja Charles III Bertemu Diam-diam, Langkah Awal Perdamaian
![Raja Charles III Akan Turun Takhta demi Damai dengan Pangeran Harry?]()
Foto/People
Namun, para pakar kerajaan menyebut Pangeran William kemungkinan mengetahui inisiatif perdamaian ini. Hanya saja, calon penerus takhta selanjutnya itu memilih untuk tidak melibatkan timnya.
Alasannya, suami Kate Middleton ini disebut masih belum percaya sepenuhnya kepada Harry dan istrinya, Meghan Markle, yang selama ini dianggap terlalu sering berbicara kepada publik soal urusan internal keluarga kerajaan.
Beberapa penggemar kerajaan berpendapat bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan reputasi kerajaan sekaligus merangkul kembali pangeran 40 tahun itu adalah dengan sang raja turun takhta atas dasar kesehatan.
"Jika Raja Charles ingin memperbaiki hubungan dan menjaga citra kerajaan, ia sebaiknya menyerahkan takhta kepada William,” tulis warganet dalam forum penggemar kerajaan.
Baca Juga: Raja Charles III Dikabarkan Cabut Warisan Pangeran Harry Sebesar Rp553 Triliun
Namun di sisi lain, banyak yang meyakini bahwa raja 76 tahun itu tidak akan menyerah begitu saja. "Charles telah menanti takhta lebih lama dari pewaris kerajaan lainnya dalam sejarah Inggris," ujar seorang pakar kerajaan.
"Ia tidak akan mundur. Bahkan jika itu berarti hubungan dengan Harry tidak akan pernah pulih," lanjutnya.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Istana Buckingham terkait rumor pengunduran diri suami Ratu Camilla itu atau rencana rekonsiliasi dengan Harry.
Baca Juga: Raja Charles III Tepis Isu Turun Takhta, Tampil Percaya Diri di Trooping the Colour 2025
Spekulasi ini muncul setelah laporan dari Radar Online menyebutkan bahwa kondisi kesehatan Raja Charles III yang tengah berjuang melawan kanker semakin memburuk.
"Penyakitnya kian melemahkan tubuhnya, dan situasinya sangat mengkhawatirkan," kata salah satu sumber dari dalam kerajaan dilansir dari Geo TV, Kamis (24/7/2025).
Di tengah kondisi tersebut, kabar tentang pertemuan rahasia antara staf pribadi Harry dan Charles juga beredar. Menurut Fox News, pertemuan itu disebut sebagai upaya awal untuk menjembatani keretakan hubungan ayah dan anak yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Pangeran Harry dan Raja Charles III Bertemu Diam-diam, Langkah Awal Perdamaian

Foto/People
Namun, para pakar kerajaan menyebut Pangeran William kemungkinan mengetahui inisiatif perdamaian ini. Hanya saja, calon penerus takhta selanjutnya itu memilih untuk tidak melibatkan timnya.
Alasannya, suami Kate Middleton ini disebut masih belum percaya sepenuhnya kepada Harry dan istrinya, Meghan Markle, yang selama ini dianggap terlalu sering berbicara kepada publik soal urusan internal keluarga kerajaan.
Beberapa penggemar kerajaan berpendapat bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan reputasi kerajaan sekaligus merangkul kembali pangeran 40 tahun itu adalah dengan sang raja turun takhta atas dasar kesehatan.
"Jika Raja Charles ingin memperbaiki hubungan dan menjaga citra kerajaan, ia sebaiknya menyerahkan takhta kepada William,” tulis warganet dalam forum penggemar kerajaan.
Baca Juga: Raja Charles III Dikabarkan Cabut Warisan Pangeran Harry Sebesar Rp553 Triliun
Namun di sisi lain, banyak yang meyakini bahwa raja 76 tahun itu tidak akan menyerah begitu saja. "Charles telah menanti takhta lebih lama dari pewaris kerajaan lainnya dalam sejarah Inggris," ujar seorang pakar kerajaan.
"Ia tidak akan mundur. Bahkan jika itu berarti hubungan dengan Harry tidak akan pernah pulih," lanjutnya.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Istana Buckingham terkait rumor pengunduran diri suami Ratu Camilla itu atau rencana rekonsiliasi dengan Harry.
Baca Juga: Raja Charles III Tepis Isu Turun Takhta, Tampil Percaya Diri di Trooping the Colour 2025
(dra)
Lihat Juga :