BPOM Tegaskan Blackmores Berbahaya di Australia Tidak Punya Izin Edar untuk Pasar Indonesia

Rabu, 23 Juli 2025 - 20:20 WIB
loading...
BPOM Tegaskan Blackmores...
BPOM menegaskan bahwa dua produk suplemen Blackmores yang dilaporkan memicu gangguan saraf di Australia tidak memiliki izin edar resmi dipasarkan di Indonesia. Foto/Danandaya Arya Putra
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa dua produk suplemen Blackmores yang dilaporkan memicu gangguan saraf di Australia tidak memiliki izin edar resmi untuk dipasarkan di Indonesia. Kepala BPOM Taruna Ikrar, menyatakan bahwa masyarakat perlu waspada.

Menurut Taruna, suplemen Blackmores di Australia tidak terdaftar dan tidak dijamin keamanannya oleh pemerintah Indonesia. Ia menegaskan bahwa produk tersebut tidak boleh dipasarkan secara legal di Tanah Air karena belum melalui proses registrasi resmi.

"Intinya produk itu tidak memiliki nomor izin edar di Indonesia. Oleh karena itu juga, maka produk ini tidak ada jaminan dari pemerintah Indonesia bahwa produk itu bisa dipasarkan di negeri kita," kata Taruna di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta pada Selasa, 22 Juli 2025.

BPOM Minta Produk Blackmores Ilegal Dihapus dari E-Commerce



Meskipun tidak berizin, Taruna mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan produk Blackmores tersebut dijual melalui platform e-commerce. Menanggapi temuan ini, BPOM akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menurunkan (take down) produk tersebut dari peredaran daring.

Baca Juga: Blackmores Australia Diduga Sebabkan Overdosis Vitamin B6, Waspadai Dampaknya bagi Tubuh

"Ternyata ada beberapa tempat dijual e-commerce dan kami bersurat nanti ke Kementerian Komunikasi dan Digital untuk di-take down itu," jelasnya.

Kerja Sama BPOM dan Kementerian Pertahanan demi Ketahanan Obat Nasional

Kedatangan Taruna ke Kementerian Pertahanan juga dalam rangka menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai ketahanan nasional di bidang obat-obatan. Ia menekankan pentingnya kemandirian obat dalam mendukung sistem pertahanan nasional dan ketersediaan akses obat bagi masyarakat.

"Jadi kemandirian obat adalah bagian dari ketahanan nasional, oleh karena itu kami juga berharap dengan kemandirian pertahanan ada kerjasama untuk ketercukupan itu," ujarnya.

Menhan Targetkan Produksi Obat Murah hingga Gratis



Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, menyambut baik kerja sama dengan BPOM. Ia menilai kolaborasi ini sangat penting untuk menciptakan obat-obatan dengan harga terjangkau, bahkan berharap ke depan bisa mewujudkan obat gratis untuk masyarakat.

Baca Juga: Heboh Blackmores Berbahaya di Australia, BPOM Pastikan Tidak Masuk ke Indonesia

"Bagaimana diketahui harga obat mahal, sehingga kita memberi obat-obatan atas regulasi dari Badan POM yang dipimpin oleh Pak Taruna Ikrar dengan harga yang murah," tutur Menhan.

"Dan sekarang kita pikirkan bagaimana caranya harga murah itu turun lagi menjadi obat-obatan gratis yang diperlukan oleh rakyat," tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Rekomendasi
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Berita Terkini
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
BTS Bakal Gelar The...
BTS Bakal Gelar The City, London Eye hingga Sungai Thames Disulap Jadi Pusat Perayaan ARMY
Polda Metro Jaya Jadwalkan...
Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Awkarin Hari Ini Terkait Kasus Hanania Travel
Pinkan Mambo dan Arya...
Pinkan Mambo dan Arya Khan Bikin Geger dengan Resepsi Pernikahan Super Mewah di Mal
Nadhif Basalamah Geram...
Nadhif Basalamah Geram Jadi Korban Pelecehan, Ingin Berhenti dari Dunia Hiburan?
Billy Syahputra Kaget...
Billy Syahputra Kaget Adik Perempuannya yang Lamar Calon Suami
Infografis
Harga Tiket Indonesia...
Harga Tiket Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved