Sambut Hari Anak Nasional, TikTok Fokuskan Keamanan Digital bagi Pengguna Remaja
Kamis, 24 Juli 2025 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
2. Menetapkan batas waktu penggunaan harian yang dapat disesuaikan. Misalnya, orang tua dapat memilih untuk membatasi penggunaan TikTok hingga 30 menit pada hari sekolah tetapi memberi waktu lebih lama di akhir pekan. Jika batas waktu yang ditetapkan orang tua telah tercapai, remaja hanya dapat menggunakan TikTok jika orang tua membagikan kode akses unik. Bahkan jika orang tua tidak menyesuaikan pengaturan waktu layar, setiap pengguna di bawah 18 tahun secara default memiliki batas waktu harian 60 menit.
3. Mengembalikan akun remaja mereka ke pengaturan privasi secara default (akun pribadi) jika sebelumnya mereka mengubahnya menjadi publik.
Selain terus mengembangkan fitur keamanan, TikTok berkomitmen membekali remaja dengan literasi digital melalui pendekatan edukatif. Sejak akhir 2024 hingga akhir 2025, TikTok melaksanakan program school roadshow "Seru Berkreasi dan #SalingJaga" bersama SEJIWA Foundation. Di program ini, murid remaja sekolah aktif membahas topik keamanan digital bersama TikTok, SEJIWA, dan kreator muda TikTok, sekaligus menjajaki kanal edukasi TikTok seperti laman STEM.
Mengingat pentingnya peran orang tua dalam mendampingi aktivitas digital anak remajanya, tahun ini TikTok bermitra dengan Keluarga Kita untuk menyusun modul panduan literasi digital bagi orang tua, pelatihan literasi digital di seluruh Indonesia, serta edukasi fitur Pelibatan Keluarga TikTok. Program ini ditargetkan menjangkau lebih dari 6.000 orang tua dengan anak remaja di seluruh Indonesia.
Merayakan Hari Anak Nasional, TikTok mengajak lebih banyak pihak untuk bahu-membahu menciptakan ruang digital yang lebih aman dan positif bagi generasi muda Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berbagai pembaruan dalam fitur Pelibatan Keluarga, silakan kunjungi laman resminya di sini.
3. Mengembalikan akun remaja mereka ke pengaturan privasi secara default (akun pribadi) jika sebelumnya mereka mengubahnya menjadi publik.
Selain terus mengembangkan fitur keamanan, TikTok berkomitmen membekali remaja dengan literasi digital melalui pendekatan edukatif. Sejak akhir 2024 hingga akhir 2025, TikTok melaksanakan program school roadshow "Seru Berkreasi dan #SalingJaga" bersama SEJIWA Foundation. Di program ini, murid remaja sekolah aktif membahas topik keamanan digital bersama TikTok, SEJIWA, dan kreator muda TikTok, sekaligus menjajaki kanal edukasi TikTok seperti laman STEM.
Mengingat pentingnya peran orang tua dalam mendampingi aktivitas digital anak remajanya, tahun ini TikTok bermitra dengan Keluarga Kita untuk menyusun modul panduan literasi digital bagi orang tua, pelatihan literasi digital di seluruh Indonesia, serta edukasi fitur Pelibatan Keluarga TikTok. Program ini ditargetkan menjangkau lebih dari 6.000 orang tua dengan anak remaja di seluruh Indonesia.
Merayakan Hari Anak Nasional, TikTok mengajak lebih banyak pihak untuk bahu-membahu menciptakan ruang digital yang lebih aman dan positif bagi generasi muda Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berbagai pembaruan dalam fitur Pelibatan Keluarga, silakan kunjungi laman resminya di sini.
(dra)
Lihat Juga :