Buka Puasa Nggak Harus Gorengan, Ini Alternatif Sehat yang Nggak Kalah Enak!
Jum'at, 25 Juli 2025 - 20:20 WIB
loading...
Selama bulan puasa, pola makan yang bijak memegang peran penting dalam menjaga energi dan kestabilan gula darah. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Selama bulan puasa , pola makan yang bijak memegang peran penting dalam menjaga energi dan kestabilan gula darah. Banyak orang tanpa sadar mengandalkan makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana seperti nasi putih, sereal, atau kue-kue saat sahur maupun berbuka.
Padahal, makanan semacam ini cepat menaikkan kadar gula darah, tetapi juga cepat membuat tubuh kembali lapar dan lemas. Dokter Andrew dalam video yang berjudul ‘Tips Mengelola Gula Darah Selama Ramadan: Tetap Berenergi & Sehat!’ memberi alternatif makanan berbuka puasa untuk menghindari rasa mudah lapar dan lemas.
Untuk makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, sereal, dan kue manis dapat diganti dengan granola, roti whole grain dengan telur atau bisa juga smoothies dengan greek yogurt. Makanan pengganti yang telah disebutkan sebelumnya memiliki kadar GI yang rendah sehingga proses pencernaan dalam tubuh lambat dan kadar gula menjadi stabil. Tak hanya itu saja, makanan-makanan ini membantu memperlambat pelepasan glukosa ke dalam darah, membuatmu kenyang lebih lama, dan menjaga energi tetap stabil hingga waktu berbuka tiba.
“Nasi, sereal, dan kue-kue Manis bisa diganti dengan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein seperti granola dan kacang-kacangan, roti whole grain dengan telur, atau, smoothies dengan Greek yogurt. Makanan ini bisa membuatmu kenyang dan menstabilkan kadar gula darah sepanjang hari,” ujar Dokter Andrew.
Baca Juga: Kanker Usus Bisa Dicegah, Ini Caranya!
Di sampng itu kurma dapat menjadi solusi yang menyehatkan tubuh sebagai makanan sahur dan berbuka saat puasa. Berbuka dengan kurma adalah sunnah Rasul yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga didukung oleh sains. Kurma mengandung glukosa alami yang dapat menaikkan kadar gula darah secara perlahan dan stabil. Ini membantu tubuh mendapatkan energi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.
“Biasanya kita berbuka Puasa dengan kurma, itu adalah sunnah dan salah satu sumber energi yang stabil bisa menaikkan Kadar gula darah dengan perlahan dan mempertahankan cukup lama,” jelas Dokter Andrew.
Selain kurma, kacang-kacangan seperti kacang mede bisa menjadi pilihan camilan berbuka yang bergizi. Kacang kaya akan lemak sehat, protein, dan mineral penting. Jangan lupa kombinasikan dengan air putih untuk menghidrasi tubuh secara optimal.
“Selain kurma kita bisa juga berbuka puasa dengan kacang-kacangan seperti kacang mede, dan ditambah dengan air putih,” tambahnya.
Baca Juga: Manfaat Granola yang Diam-diam Luar Biasa, Kamu Wajib Tahu!
Puasa bukan hanya soal menahan lapar, tapi juga momen untuk memperbaiki pola makan. Dengan mengganti makanan tinggi gula dan olahan dengan karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, dan lemak sehat, tubuh akan terasa lebih bertenaga, pikiran lebih jernih, dan ibadah pun lebih khusyuk.
Penasaran dengan informasi selanjutnya? Yuk berkunjung ke channel YouTube Yava Bali untuk penjelasan lebih lengkapnya.
Padahal, makanan semacam ini cepat menaikkan kadar gula darah, tetapi juga cepat membuat tubuh kembali lapar dan lemas. Dokter Andrew dalam video yang berjudul ‘Tips Mengelola Gula Darah Selama Ramadan: Tetap Berenergi & Sehat!’ memberi alternatif makanan berbuka puasa untuk menghindari rasa mudah lapar dan lemas.
Untuk makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, sereal, dan kue manis dapat diganti dengan granola, roti whole grain dengan telur atau bisa juga smoothies dengan greek yogurt. Makanan pengganti yang telah disebutkan sebelumnya memiliki kadar GI yang rendah sehingga proses pencernaan dalam tubuh lambat dan kadar gula menjadi stabil. Tak hanya itu saja, makanan-makanan ini membantu memperlambat pelepasan glukosa ke dalam darah, membuatmu kenyang lebih lama, dan menjaga energi tetap stabil hingga waktu berbuka tiba.
“Nasi, sereal, dan kue-kue Manis bisa diganti dengan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein seperti granola dan kacang-kacangan, roti whole grain dengan telur, atau, smoothies dengan Greek yogurt. Makanan ini bisa membuatmu kenyang dan menstabilkan kadar gula darah sepanjang hari,” ujar Dokter Andrew.
Baca Juga: Kanker Usus Bisa Dicegah, Ini Caranya!
Di sampng itu kurma dapat menjadi solusi yang menyehatkan tubuh sebagai makanan sahur dan berbuka saat puasa. Berbuka dengan kurma adalah sunnah Rasul yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga didukung oleh sains. Kurma mengandung glukosa alami yang dapat menaikkan kadar gula darah secara perlahan dan stabil. Ini membantu tubuh mendapatkan energi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.
“Biasanya kita berbuka Puasa dengan kurma, itu adalah sunnah dan salah satu sumber energi yang stabil bisa menaikkan Kadar gula darah dengan perlahan dan mempertahankan cukup lama,” jelas Dokter Andrew.
Selain kurma, kacang-kacangan seperti kacang mede bisa menjadi pilihan camilan berbuka yang bergizi. Kacang kaya akan lemak sehat, protein, dan mineral penting. Jangan lupa kombinasikan dengan air putih untuk menghidrasi tubuh secara optimal.
“Selain kurma kita bisa juga berbuka puasa dengan kacang-kacangan seperti kacang mede, dan ditambah dengan air putih,” tambahnya.
Baca Juga: Manfaat Granola yang Diam-diam Luar Biasa, Kamu Wajib Tahu!
Puasa bukan hanya soal menahan lapar, tapi juga momen untuk memperbaiki pola makan. Dengan mengganti makanan tinggi gula dan olahan dengan karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, dan lemak sehat, tubuh akan terasa lebih bertenaga, pikiran lebih jernih, dan ibadah pun lebih khusyuk.
Penasaran dengan informasi selanjutnya? Yuk berkunjung ke channel YouTube Yava Bali untuk penjelasan lebih lengkapnya.
(dra)
Lihat Juga :