Lindungi Anak dari DBD Wujudkan Generasi Sehat di Hari Anak Nasional 2025
Minggu, 27 Juli 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Tasya menekankan pentingnya peran keluarga, terutama orang tua, dalam mencegah penyebaran penyakit ini. “Bukan sekadar karena takut, tapi menjaga anak dari ancaman penyakit adalah tanggung jawab dan bagian dari tugas kita sebagai orang tua. Itu artinya kita perlu lebih peduli—mulai dari menjaga lingkungan, membersihkan tempat penampungan air, memastikan anak cukup istirahat dan gizi, sampai mencari tahu upaya pencegahan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Kalau kita semua sadar dan bergerak bersama, saya percaya kita bisa menekan angka kasus dengue. Jangan sampai anak-anak kehilangan masa kecil mereka hanya karena kita lalai,” tutupnya.
Andreas Gutknecht, Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, menyampaikan bahwa keterlibatan Takeda merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam upaya pencegahan dengue yang berkelanjutan, terutama untuk melindungi anak-anak, kelompok paling rentan terhadap dampak serius dengue. “Dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” kita diingatkan kembali bahwa setiap anak berhak tumbuh sehat, aman, dan bebas dari ancaman penyakit yang dapat dicegah seperti dengue. Setiap tahun, ribuan keluarga di Indonesia harus menghadapi kenyataan pahit akibat dengue, dan yang paling menyayat hati adalah ketika anak-anak menjadi korbannya. Kita berbicara tentang kehilangan masa bermain, pendidikan yang terhenti, bahkan kehilangan nyawa yang sebenarnya bisa dicegah dengan 3M Plus dan vaksin DBD.”
Andreas melanjutkan, “Itulah alasan kami di Takeda terus berkomitmen untuk mengambil peran aktif, tidak hanya lewat dukungan program, tetapi juga melalui edukasi berkelanjutan yang dapat menjangkau keluarga secara langsung, salah satunya melalui acara ini. Kami percaya bahwa perubahan hanya bisa tercapai melalui kolaborasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. Semakin banyak orang tua dan keluarga yang paham, semakin besar peluang kita untuk memutus rantai penyebaran dengue. Takeda senantiasa berkomitmen sebagai mitra jangka panjang dengan para pemangku kepentingan—pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, sektor swasta, media, dan masyarakat—untuk mewujudkan tujuan bersama: Nol Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030," jelasnya.
Andreas Gutknecht, Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, menyampaikan bahwa keterlibatan Takeda merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam upaya pencegahan dengue yang berkelanjutan, terutama untuk melindungi anak-anak, kelompok paling rentan terhadap dampak serius dengue. “Dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” kita diingatkan kembali bahwa setiap anak berhak tumbuh sehat, aman, dan bebas dari ancaman penyakit yang dapat dicegah seperti dengue. Setiap tahun, ribuan keluarga di Indonesia harus menghadapi kenyataan pahit akibat dengue, dan yang paling menyayat hati adalah ketika anak-anak menjadi korbannya. Kita berbicara tentang kehilangan masa bermain, pendidikan yang terhenti, bahkan kehilangan nyawa yang sebenarnya bisa dicegah dengan 3M Plus dan vaksin DBD.”
Andreas melanjutkan, “Itulah alasan kami di Takeda terus berkomitmen untuk mengambil peran aktif, tidak hanya lewat dukungan program, tetapi juga melalui edukasi berkelanjutan yang dapat menjangkau keluarga secara langsung, salah satunya melalui acara ini. Kami percaya bahwa perubahan hanya bisa tercapai melalui kolaborasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. Semakin banyak orang tua dan keluarga yang paham, semakin besar peluang kita untuk memutus rantai penyebaran dengue. Takeda senantiasa berkomitmen sebagai mitra jangka panjang dengan para pemangku kepentingan—pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, sektor swasta, media, dan masyarakat—untuk mewujudkan tujuan bersama: Nol Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030," jelasnya.
(dra)
Lihat Juga :