Gaji Gwyneth Paltrow sebagai Juru Bicara Sementara Astronomer, Capai Miliaran Rupiah
Senin, 28 Juli 2025 - 09:00 WIB
loading...
Gaji Gwyneth Paltrow sebagai juru bicara sementara Astronomer menjadi sorotan setelah kemunculannya yang singkat namun mencuri perhatian dalam video promosi. Foto/People
A
A
A
JAKARTA - Gaji Gwyneth Paltrow sebagai juru bicara sementara Astronomer menjadi sorotan setelah kemunculannya yang singkat namun mencuri perhatian dalam video promosi perusahaan teknologi tersebut. Artis ini diduga menerima bayaran fantastis hingga puluhan miliar rupiah, sebanding dengan kontrak endorsement besar yang pernah ia jalani sebelumnya.
Penampilan Gwyneth Paltrow datang tak lama setelah dua eksekutif Astronomer , CEO Andy Byron dan Kepala HRD Kristin Cabot, viral karena terlihat bermesraan di konser Coldplay, band yang digawangi oleh Chris Martin, mantan suami Gwyneth.
Dilansir dari Geo TV, Senin (28/7/2025), dalam video tersebut, Chris bahkan berseloroh menyebut pasangan itu berselingkuh atau sangat pemalu ketika wajah mereka muncul di layar besar saat kiss cam.
Setelah kejadian tersebut, Byron dan Cabot diketahui telah mengundurkan diri dari perusahaan. Sebagai respons unik, Astronomer menggandeng Gwyneth untuk menjadi wajah sementara perusahaan, yang kini dispekulasikan dibayar dengan nilai kontrak fantastis.
![Gaji Gwyneth Paltrow sebagai Juru Bicara Sementara Astronomer, Capai Miliaran Rupiah]()
Foto/Page Six
Baca Juga: Alasan Gwyneth Paltrow Ditunjuk Jadi Juru Bicara Sementara Astronomer
Amy Odell, penulis buku biografi tak resmi Gwyneth: The Biography yang akan dirilis pada 29 Juli, mengungkap spekulasi seputar honor artis 52 tahun itu dalam kerja sama singkat tersebut. Dalam unggahan video Instagram pribadinya, Amy menyatakan bahwa berdasarkan data kontrak sebelumnya, bintang film Iron Man itu kemungkinan dibayar sangat mahal untuk proyek ini.
Beberapa kontrak komersial Gwyneth sebelumnya yang diungkap Amy termasuk USD1,6 juta atau sekitar Rp26 miliar untuk tampil sebentar di Festival Film Internasional Laut Merah di Arab Saudi.
USD250 ribu atau sekitar Rp4 miliar untuk menghadiri peluncuran kolaborasi Skims dan Swarovski. Kemudian USD1,25 juta atau setara dengan Rp20,4 miliar dari kerja sama jangka panjang dengan Swarovski. Selain itu, kontrak jutaan dolar lainnya dari merek seperti Copper Fit.
“Berdasarkan kontrak sebelumnya, saya menduga Gwyneth menerima bayaran sangat besar dari Astronomer, walau mungkin tampil hanya dalam satu video singkat,” tulis Amy.
Baca Juga: Gwyneth Paltrow, Mantan Istri Chris Martin Jadi Juru Bicara Sementara Astronomer
Langkah Astronomer menunjuk Gwyneth sebagai wajah baru mereka dianggap sebagai manuver cerdas di tengah badai reputasi. Selain menarik perhatian publik global, keterlibatan Gwyneth juga memunculkan dimensi humor sekaligus ironis, mengingat yang disorot di konser Coldplay adalah mantan suaminya dan dua staf Astronomer yang terlibat skandal.
Video promosi tersebut dirancang sebagai sindiran halus dan lucu terhadap kekisruhan internal Astronomer. Gwyneth tampil dengan gaya profesional namun ringan, menjawab pertanyaan publik sambil tetap mempromosikan layanan Apache Airflow milik perusahaan.
Penunjukan Gwyneth bukan hanya langkah pemasaran biasa. Ini menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan bisa mengubah krisis menjadi peluang promosi, terlebih dengan memanfaatkan figur publik yang memiliki daya tarik global dan rekam jejak brand endorsement bernilai tinggi.
Keterlibatan Gwyneth di Astronomer diprediksi akan meningkatkan citra dan jangkauan media sosial perusahaan, terutama di tengah persaingan ketat dalam industri teknologi dan data workflow.
Baca Juga: Gejala Menopause Gwyneth Paltrow Makin Parah, Akui Masih Suka Konsumsi Miras
Penampilan Gwyneth Paltrow datang tak lama setelah dua eksekutif Astronomer , CEO Andy Byron dan Kepala HRD Kristin Cabot, viral karena terlihat bermesraan di konser Coldplay, band yang digawangi oleh Chris Martin, mantan suami Gwyneth.
Dilansir dari Geo TV, Senin (28/7/2025), dalam video tersebut, Chris bahkan berseloroh menyebut pasangan itu berselingkuh atau sangat pemalu ketika wajah mereka muncul di layar besar saat kiss cam.
Setelah kejadian tersebut, Byron dan Cabot diketahui telah mengundurkan diri dari perusahaan. Sebagai respons unik, Astronomer menggandeng Gwyneth untuk menjadi wajah sementara perusahaan, yang kini dispekulasikan dibayar dengan nilai kontrak fantastis.

Foto/Page Six
Baca Juga: Alasan Gwyneth Paltrow Ditunjuk Jadi Juru Bicara Sementara Astronomer
Diduga Terima Bayaran hingga Puluhan Miliar Rupiah
Amy Odell, penulis buku biografi tak resmi Gwyneth: The Biography yang akan dirilis pada 29 Juli, mengungkap spekulasi seputar honor artis 52 tahun itu dalam kerja sama singkat tersebut. Dalam unggahan video Instagram pribadinya, Amy menyatakan bahwa berdasarkan data kontrak sebelumnya, bintang film Iron Man itu kemungkinan dibayar sangat mahal untuk proyek ini.
Beberapa kontrak komersial Gwyneth sebelumnya yang diungkap Amy termasuk USD1,6 juta atau sekitar Rp26 miliar untuk tampil sebentar di Festival Film Internasional Laut Merah di Arab Saudi.
USD250 ribu atau sekitar Rp4 miliar untuk menghadiri peluncuran kolaborasi Skims dan Swarovski. Kemudian USD1,25 juta atau setara dengan Rp20,4 miliar dari kerja sama jangka panjang dengan Swarovski. Selain itu, kontrak jutaan dolar lainnya dari merek seperti Copper Fit.
“Berdasarkan kontrak sebelumnya, saya menduga Gwyneth menerima bayaran sangat besar dari Astronomer, walau mungkin tampil hanya dalam satu video singkat,” tulis Amy.
Baca Juga: Gwyneth Paltrow, Mantan Istri Chris Martin Jadi Juru Bicara Sementara Astronomer
Publisitas Cerdas di Tengah Skandal
Langkah Astronomer menunjuk Gwyneth sebagai wajah baru mereka dianggap sebagai manuver cerdas di tengah badai reputasi. Selain menarik perhatian publik global, keterlibatan Gwyneth juga memunculkan dimensi humor sekaligus ironis, mengingat yang disorot di konser Coldplay adalah mantan suaminya dan dua staf Astronomer yang terlibat skandal.
Video promosi tersebut dirancang sebagai sindiran halus dan lucu terhadap kekisruhan internal Astronomer. Gwyneth tampil dengan gaya profesional namun ringan, menjawab pertanyaan publik sambil tetap mempromosikan layanan Apache Airflow milik perusahaan.
Strategi PR Unik dan Dampak Bisnis
Penunjukan Gwyneth bukan hanya langkah pemasaran biasa. Ini menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan bisa mengubah krisis menjadi peluang promosi, terlebih dengan memanfaatkan figur publik yang memiliki daya tarik global dan rekam jejak brand endorsement bernilai tinggi.
Keterlibatan Gwyneth di Astronomer diprediksi akan meningkatkan citra dan jangkauan media sosial perusahaan, terutama di tengah persaingan ketat dalam industri teknologi dan data workflow.
Baca Juga: Gejala Menopause Gwyneth Paltrow Makin Parah, Akui Masih Suka Konsumsi Miras
(dra)
Lihat Juga :