Pria Ini Berhasil Turunkan Berat Badan 27 Kilogram dalam 6 Bulan Berkat ChatGPT
Minggu, 03 Agustus 2025 - 17:00 WIB
loading...
Seorang pria berhasil menurunkan berat badan hingga 27 kilogram dalam enam bulan berkat bantuan kecerdasan buatan ChatGPT. Perjalanan luar biasa ini viral. Foto/Aloa
A
A
A
JAKARTA - Seorang pria berhasil menurunkan berat badan hingga 27 kilogram dalam waktu enam bulan berkat bantuan kecerdasan buatan dari ChatGPT. Perjalanan luar biasa ini dibagikan melalui kanal YouTube-nya, My Life By AI, dalam video yang diunggah pada 12 Juli 2025, yang kini viral di media sosial.
Awalnya hanya ingin bereksperimen dengan teknologi AI, pria yang berprofesi sebagai Yotuber tersebut justru mengalami perubahan besar dalam gaya hidup dan kesehatannya. Dengan menciptakan asisten virtual pribadi yang ia beri nama Arthur, ia memanfaatkan ChatGPT untuk merancang pola makan sehat, program olahraga, hingga rutinitas harian yang membuatnya lebih disiplin dan konsisten.
Alih-alih menggunakan ChatGPT hanya untuk menjawab pertanyaan sederhana, pria ini mengintegrasikan teknologi AI ke dalam setiap aspek kehidupan sehari-harinya. Dari perencanaan makanan, jadwal olahraga, hingga mengatur waktu kerja, semua diarahkan oleh Arthur, AI yang ia bentuk lewat ChatGPT.
Sebelumnya, hidupnya dipenuhi kebiasaan makan tak sehat seperti konsumsi makanan cepat saji, bir, dan camilan berlemak. Namun, berkat bimbingan Arthur, ia mulai mengganti pola tersebut dengan aktivitas sehat seperti berjalan kaki setelah makan, serta menghindari makanan olahan.
Baca Juga: Berapa Kilometer Jalan Kaki Setiap Hari untuk Menurunkan Berat Badan?
Dengan bantuan ChatGPT, pria ini mulai menerapkan pola makan bersih dan bergizi. Menu hariannya dirancang untuk menjaga keseimbangan nutrisi tanpa mengorbankan rasa. Contohnya:
1. Sarapan: Telur orak-arik dengan keju Parmesan dan roti gandum panggang
2. Makan siang: Nasi dengan kacang refried
3. Makan malam: Ayam panggang dengan ubi, paprika, dan zucchini, ditutup dengan yogurt Yunani
Perencanaan makan yang terstruktur ini membuatnya tetap kenyang, sehat, dan tidak stres memilih makanan setiap hari.
Salah satu prinsip utama yang ia pegang selama proses ini adalah konsistensi. Dengan dorongan dan pengingat rutin dari ChatGPT, ia berhasil membangun kebiasaan sehat secara bertahap dan berkelanjutan.
“Bukan soal menjadi sempurna setiap hari, tapi tentang tetap melangkah,” ujarnya dilansir dari Times of India, Minggu (3/8/2025).
Tidak hanya berhasil menurunkan berat badan, ia juga merasakan peningkatan besar dalam energi, mood, dan fokus. Arthur—AI-nya—berfungsi bukan hanya sebagai alat bantu, tapi sebagai support system yang mampu mengurangi tekanan mental dan menjaga semangatnya tetap stabil.
Baca Juga: Minyak Jarak Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Fakta dan Manfaatnya
Bagi Youtuber ini, ChatGPT bukan sekadar alat teknologi, melainkan pendamping gaya hidup yang mampu membawa perubahan nyata. Ia menyebut bahwa menyerahkan rutinitas kepada AI bukan berarti menjadi sempurna, tapi menjadi lebih konsisten dan sadar diri.
Awalnya hanya ingin bereksperimen dengan teknologi AI, pria yang berprofesi sebagai Yotuber tersebut justru mengalami perubahan besar dalam gaya hidup dan kesehatannya. Dengan menciptakan asisten virtual pribadi yang ia beri nama Arthur, ia memanfaatkan ChatGPT untuk merancang pola makan sehat, program olahraga, hingga rutinitas harian yang membuatnya lebih disiplin dan konsisten.
ChatGPT Jadi Pelatih Pribadi Digital untuk Atur Pola Hidup Sehat
Alih-alih menggunakan ChatGPT hanya untuk menjawab pertanyaan sederhana, pria ini mengintegrasikan teknologi AI ke dalam setiap aspek kehidupan sehari-harinya. Dari perencanaan makanan, jadwal olahraga, hingga mengatur waktu kerja, semua diarahkan oleh Arthur, AI yang ia bentuk lewat ChatGPT.
Sebelumnya, hidupnya dipenuhi kebiasaan makan tak sehat seperti konsumsi makanan cepat saji, bir, dan camilan berlemak. Namun, berkat bimbingan Arthur, ia mulai mengganti pola tersebut dengan aktivitas sehat seperti berjalan kaki setelah makan, serta menghindari makanan olahan.
Baca Juga: Berapa Kilometer Jalan Kaki Setiap Hari untuk Menurunkan Berat Badan?
Menu Harian Seimbang yang Dirancang oleh AI
Dengan bantuan ChatGPT, pria ini mulai menerapkan pola makan bersih dan bergizi. Menu hariannya dirancang untuk menjaga keseimbangan nutrisi tanpa mengorbankan rasa. Contohnya:
1. Sarapan: Telur orak-arik dengan keju Parmesan dan roti gandum panggang
2. Makan siang: Nasi dengan kacang refried
3. Makan malam: Ayam panggang dengan ubi, paprika, dan zucchini, ditutup dengan yogurt Yunani
Perencanaan makan yang terstruktur ini membuatnya tetap kenyang, sehat, dan tidak stres memilih makanan setiap hari.
Konsistensi Kunci Keberhasilan
Salah satu prinsip utama yang ia pegang selama proses ini adalah konsistensi. Dengan dorongan dan pengingat rutin dari ChatGPT, ia berhasil membangun kebiasaan sehat secara bertahap dan berkelanjutan.
“Bukan soal menjadi sempurna setiap hari, tapi tentang tetap melangkah,” ujarnya dilansir dari Times of India, Minggu (3/8/2025).
Tidak hanya berhasil menurunkan berat badan, ia juga merasakan peningkatan besar dalam energi, mood, dan fokus. Arthur—AI-nya—berfungsi bukan hanya sebagai alat bantu, tapi sebagai support system yang mampu mengurangi tekanan mental dan menjaga semangatnya tetap stabil.
Baca Juga: Minyak Jarak Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Fakta dan Manfaatnya
AI Jadi Mitra Gaya Hidup Masa Depan
Bagi Youtuber ini, ChatGPT bukan sekadar alat teknologi, melainkan pendamping gaya hidup yang mampu membawa perubahan nyata. Ia menyebut bahwa menyerahkan rutinitas kepada AI bukan berarti menjadi sempurna, tapi menjadi lebih konsisten dan sadar diri.
(dra)
Lihat Juga :