Varian Covid-19 Stratus Dominan di Indonesia, Kemenkes Imbau Masyarakat Tak Panik
Selasa, 29 Juli 2025 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Kecenderungan ini menjadikan Stratus sebagai salah satu varian dengan penyebaran tercepat secara global.
"XFG menjadi variant nomor satu dalam hal Spread di mana per 13 Juni sudah terdeteksi di 130 negara (paling banyak dari Eropa dan Asia) per Juni 2025," jelasnya.
Meski tergolong rendah risiko dalam hal keparahan gejala, kemampuan Stratus dalam menular dengan cepat membuat para ahli tetap menekankan pentingnya langkah pencegahan.
Hingga pekan ke-30 tahun 2025, tercatat sebanyak 13 kasus positif Covid-19 dari 186 pemeriksaan laboratorium, yang terdiri atas 3 kasus dari pemantauan sentinel ILI dan 10 kasus dari non-sentinel. Angka tersebut menunjukkan positivity rate sebesar 6,99 persen.
Dari minggu ke-1 hingga minggu ke-30, tercatat total 302 kasus positif dari 13.010 spesimen yang diperiksa, dengan tingkat positivity rate nasional sebesar 2,32 persen. Sementara itu, khusus untuk pemantauan di lokasi sentinel hingga minggu ke-25, terdapat 82 kasus positif dari total 2.613 spesimen yang diuji.
"Kasus positif kumulatif tahun 2025 terbanyak dilaporkan di DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan DI Yogyakarta," ujarnya.
"XFG menjadi variant nomor satu dalam hal Spread di mana per 13 Juni sudah terdeteksi di 130 negara (paling banyak dari Eropa dan Asia) per Juni 2025," jelasnya.
Meski tergolong rendah risiko dalam hal keparahan gejala, kemampuan Stratus dalam menular dengan cepat membuat para ahli tetap menekankan pentingnya langkah pencegahan.
Hingga pekan ke-30 tahun 2025, tercatat sebanyak 13 kasus positif Covid-19 dari 186 pemeriksaan laboratorium, yang terdiri atas 3 kasus dari pemantauan sentinel ILI dan 10 kasus dari non-sentinel. Angka tersebut menunjukkan positivity rate sebesar 6,99 persen.
Dari minggu ke-1 hingga minggu ke-30, tercatat total 302 kasus positif dari 13.010 spesimen yang diperiksa, dengan tingkat positivity rate nasional sebesar 2,32 persen. Sementara itu, khusus untuk pemantauan di lokasi sentinel hingga minggu ke-25, terdapat 82 kasus positif dari total 2.613 spesimen yang diuji.
"Kasus positif kumulatif tahun 2025 terbanyak dilaporkan di DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan DI Yogyakarta," ujarnya.
Lihat Juga :