Raja Charles III Delegasikan Kekuasaan ke Pangeran William, Isyarat Peralihan Takhta?
Minggu, 03 Agustus 2025 - 08:00 WIB
loading...
Raja Charles III dikabarkan mengambil langkah besar dengan mendelegasikan kekuasaan ke Pangeran William dan Kate Middleton di tengah kondisi kesehatannya. Foto/People
A
A
A
INGGRIS - Raja Charles III dikabarkan mengambil langkah besar dengan mendelegasikan kekuasaan ke Pangeran William dan Kate Middleton di tengah kondisi kesehatannya yang masih dalam perawatan kanker. Keputusan ini muncul di tengah desas-desus.
Dilansir dari Geo TV, Minggu (3/8/2025), di mana Pangeran William dilaporkan terlalu berambisi dalam mempersiapkan diri sebagai calon Raja Inggris berikutnya, menggantikan Raja Charles III.
Menurut laporan The Examiner, Charles saat ini semakin bergantung pada William dan Kate untuk menjalankan tugas-tugas penting kerajaan. Kepercayaan ini sebagai bentuk persiapan transisi kekuasaan, meskipun sang raja sendiri belum berniat turun takhta dalam waktu dekat.
"Charles memberi mereka lebih banyak tanggung jawab. Dia melihat keduanya sebagai wajah masa depan monarki," kata seorang sumber dalam kerajaan dilansir dari Geo TV, Minggu (3/8/2025).
Baca Juga: Raja Charles III Tertekan, Pangeran William Disebut Berambisi Rebut Takhta
![Raja Charles III Delegasikan Kekuasaan ke Pangeran William, Isyarat Peralihan Takhta?]()
Foto/People
"Tapi tekanan besar itu juga membuat William dan Kate khawatir akan mengecewakannya," sambungnya.
Langkah raja 76 tahun ini dipandang sebagai respons terhadap sikap putra sulungnya yang dinilai terlalu dominan dalam menyuarakan pandangannya terkait arah monarki.
Mantan fotografer kerajaan Ian Pelham Turner bahkan menyebut bahwa kakak Pangeran Harry itu terlihat seperti ingin mengambil alih kendali sepenuhnya.
“William tampaknya mulai menunjukkan sikap tegas dalam berbagai hal, seolah-olah dialah penguasa saat ini,” jelas Turner.
Baca Juga: Raja Charles III Dikabarkan Siap Serahkan Takhta ke Pangeran William, Kesehatan Memburuk
“Namun Charles menegaskan bahwa dialah raja yang sah," tambahnya.
Sementara itu, mantan kepala pelayan kerajaan Grant Harrold mengungkapkan kepada Royal Insider bahwa ayah Pangeran George ini memang telah menyusun rencana reformasi besar-besaran jika nanti resmi menjadi raja.
Perubahan tersebut digadang-gadang sebagai upaya menyegarkan citra kerajaan dan mempertahankan relevansinya di mata generasi muda.
Meski belum ada kepastian soal suksesi, dinamika kekuasaan dalam tubuh keluarga kerajaan Inggris ini terus menjadi sorotan publik global. Terutama saat suami Ratu Camilla tersebut masih bergelut dengan kondisi kesehatannya.
Baca Juga: Pangeran William Mulai Pegang Kendali Kerajaan, Isyarat Siap Gantikan Raja Charles III
Dilansir dari Geo TV, Minggu (3/8/2025), di mana Pangeran William dilaporkan terlalu berambisi dalam mempersiapkan diri sebagai calon Raja Inggris berikutnya, menggantikan Raja Charles III.
Menurut laporan The Examiner, Charles saat ini semakin bergantung pada William dan Kate untuk menjalankan tugas-tugas penting kerajaan. Kepercayaan ini sebagai bentuk persiapan transisi kekuasaan, meskipun sang raja sendiri belum berniat turun takhta dalam waktu dekat.
"Charles memberi mereka lebih banyak tanggung jawab. Dia melihat keduanya sebagai wajah masa depan monarki," kata seorang sumber dalam kerajaan dilansir dari Geo TV, Minggu (3/8/2025).
Baca Juga: Raja Charles III Tertekan, Pangeran William Disebut Berambisi Rebut Takhta

Foto/People
"Tapi tekanan besar itu juga membuat William dan Kate khawatir akan mengecewakannya," sambungnya.
Langkah raja 76 tahun ini dipandang sebagai respons terhadap sikap putra sulungnya yang dinilai terlalu dominan dalam menyuarakan pandangannya terkait arah monarki.
Mantan fotografer kerajaan Ian Pelham Turner bahkan menyebut bahwa kakak Pangeran Harry itu terlihat seperti ingin mengambil alih kendali sepenuhnya.
“William tampaknya mulai menunjukkan sikap tegas dalam berbagai hal, seolah-olah dialah penguasa saat ini,” jelas Turner.
Baca Juga: Raja Charles III Dikabarkan Siap Serahkan Takhta ke Pangeran William, Kesehatan Memburuk
“Namun Charles menegaskan bahwa dialah raja yang sah," tambahnya.
Sementara itu, mantan kepala pelayan kerajaan Grant Harrold mengungkapkan kepada Royal Insider bahwa ayah Pangeran George ini memang telah menyusun rencana reformasi besar-besaran jika nanti resmi menjadi raja.
Perubahan tersebut digadang-gadang sebagai upaya menyegarkan citra kerajaan dan mempertahankan relevansinya di mata generasi muda.
Meski belum ada kepastian soal suksesi, dinamika kekuasaan dalam tubuh keluarga kerajaan Inggris ini terus menjadi sorotan publik global. Terutama saat suami Ratu Camilla tersebut masih bergelut dengan kondisi kesehatannya.
Baca Juga: Pangeran William Mulai Pegang Kendali Kerajaan, Isyarat Siap Gantikan Raja Charles III
(dra)
Lihat Juga :