10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar
Minggu, 03 Agustus 2025 - 09:00 WIB
loading...
Negara terbersih di dunia versi Environmental Performance Index (EPI) 2024 didominasi oleh negara-negara Eropa yang dikenal dengan sistem sanitasi modern. Foto/Stars Insider
A
A
A
JAKARTA - Negara terbersih di dunia versi Environmental Performance Index (EPI) 2024 didominasi oleh negara-negara Eropa yang dikenal dengan sistem sanitasi modern dan kebijakan lingkungan yang ketat. Daftar ini disusun oleh Yale University, Columbia University, dan Forum Ekonomi Dunia dengan mengevaluasi 180 negara berdasarkan 40 indikator.
Di mana penilaian mencakup berbagai faktor seperti kualitas udara, air bersih, pengelolaan limbah, dan kesehatan lingkungan. Sayangnya, Indonesia belum berhasil masuk dalam 10 besar negara terbersih di dunia . Beberapa faktor seperti tingkat polusi udara, pengelolaan sampah, dan akses sanitasi masih menjadi tantangan utama.
Sementara itu, Estonia, Luksemburg, dan Jerman menempati posisi teratas berkat komitmen kuat mereka terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Berikut daftar negara terbersih di dunia dilansir dari Stars Insider, Minggu (3/8/2025).
Baca Juga: 10 Negara dengan Jumlah Anak Terbanyak di Dunia, Dominasi Afrika Menguat
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Estonia unggul dalam hal kualitas udara dengan skor 91,5, menunjukkan udara yang sangat bersih dan sehat bagi warganya. Selain itu, skor 71,9 pada indikator sanitasi dan air minum mencerminkan akses yang cukup baik terhadap fasilitas kebersihan.
Di sisi lain, pengelolaan limbah Estonia mendapat skor 65,1, menandakan adanya sistem pengolahan sampah yang relatif baik dan terus berkembang. Kombinasi dari ketiga aspek ini membuat Estonia layak disebut sebagai salah satu negara paling bersih dan sehat di dunia.
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Negara kecil di Eropa ini mencatat skor tinggi dalam kualitas udara, yakni 94,3, yang menunjukkan udara di Luksemburg sangat bersih dan sehat untuk dihirup. Dari sisi sanitasi dan akses terhadap air minum bersih, Luksemburg juga unggul dengan skor 93,2.
Sementara itu, dalam hal pengelolaan limbah, negara ini memperoleh skor 63,8, yang masih tergolong baik dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan publik.
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Jerman menunjukkan komitmen kuat terhadap lingkungan, terlihat dari kualitas udara yang sangat baik dengan skor 92,6. Dalam aspek sanitasi dan akses air minum bersih, Jerman meraih skor impresif sebesar 97,9, mencerminkan infrastruktur kesehatan publik yang sangat maju.
Sementara itu, untuk pengelolaan limbah, Jerman mencatat skor 67,4, yang menandakan sistem pengolahan sampahnya cukup efisien dan berkelanjutan.
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Negara ini mencerminkan komitmen tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Dalam kategori polusi udara, Finlandia mencatat angka impresif sebesar 92,8, menunjukkan kualitas udara yang sangat baik.
Pada aspek sanitasi dan akses air minum bersih, skor mencapai 95,2, menjadikan negara ini sebagai salah satu yang paling unggul dalam penyediaan fasilitas kesehatan dasar. Sementara itu, dalam hal pengelolaan limbah, Finlandia memperoleh nilai 68,4, menandakan adanya upaya yang signifikan dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Dalam hal kualitas udara, negara ini meraih nilai tinggi sebesar 92, menandakan pengendalian polusi udara yang sangat efektif. Sektor sanitasi dan akses terhadap air minum menunjukkan performa luar biasa dengan skor mencapai 98,2.
Sementara itu, dalam pengelolaan limbah, skor yang tercatat bervariasi, yakni 65,4 dan 68,4, menunjukkan bahwa masih terdapat ruang untuk perbaikan dalam pengelolaan dan pemrosesan limbah secara berkelanjutan.
Baca Juga: 10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2025, Nomor 4 Tetangga Indonesia
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Swedia unggul dalam pengendalian polusi udara dengan skor tinggi 90,6, menunjukkan kualitas udara yang sangat baik. Dalam hal sanitasi dan akses air minum bersih, Swedia memperoleh skor impresif sebesar 97, menandakan layanan dasar yang hampir sempurna bagi warganya.
Sementara itu, pada aspek pengelolaan limbah, Swedia meraih skor 72,7, yang menunjukkan upaya yang cukup baik dalam menangani sampah dan limbah secara berkelanjutan.
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Norwegia mencatat menunjukkan kinerja sangat baik dalam hal kualitas udara, dengan skor EPI Polusi Udara mencapai 90,9.
Dalam aspek sanitasi dan akses terhadap air minum yang aman, Norwegia juga unggul dengan skor tinggi sebesar 97,6. Namun, untuk kategori pengelolaan limbah, skor yang diraih lebih rendah dibanding aspek lainnya, yaitu sebesar 58,3.
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Dalam aspek kualitas udara, negara ini meraih nilai tinggi yaitu 92,9, menunjukkan upaya serius dalam menjaga udara tetap bersih. Di bidang sanitasi dan akses air minum, Austria juga menunjukkan kinerja sangat baik dengan skor 92,6.
Sementara itu, untuk kategori pengelolaan limbah, skor yang diperoleh adalah 63,8, menandakan masih adanya ruang untuk perbaikan dalam sistem pengelolaan sampah dan limbah di negara tersebut.
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Dalam aspek kualitas udara, Swiss meraih nilai tinggi sebesar 92,5, mencerminkan pengelolaan polusi udara yang sangat baik. Untuk kategori sanitasi dan akses terhadap air minum, Swiss mencatat skor impresif sebesar 98, menandakan hampir seluruh penduduknya memiliki akses ke layanan dasar tersebut.
Sementara itu, pada sektor pengelolaan limbah, Swiss memperoleh skor 66,8, menunjukkan masih adanya ruang untuk perbaikan dalam penanganan sampah dan limbah domestik.
![10 Negara Terbersih di Dunia, Indonesia Tidak Masuk Daftar]()
Foto/Stars Insider
Dalam kategori polusi udara, Denmark meraih nilai 90,3, menunjukkan kualitas udara yang sangat baik dan pengendalian emisi yang efektif. Sementara itu, pada aspek sanitasi dan akses terhadap air minum bersih, negara ini memperoleh skor impresif sebesar 91, mencerminkan infrastruktur sanitasi yang maju dan akses air bersih yang merata bagi warganya.
Namun, pada indikator pengelolaan limbah, Denmark mencatat nilai yang lebih rendah yakni 65,5, menandakan bahwa masih terdapat ruang untuk peningkatan dalam hal pengelolaan sampah dan limbah secara berkelanjutan.
Baca Juga: 10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Di mana penilaian mencakup berbagai faktor seperti kualitas udara, air bersih, pengelolaan limbah, dan kesehatan lingkungan. Sayangnya, Indonesia belum berhasil masuk dalam 10 besar negara terbersih di dunia . Beberapa faktor seperti tingkat polusi udara, pengelolaan sampah, dan akses sanitasi masih menjadi tantangan utama.
Sementara itu, Estonia, Luksemburg, dan Jerman menempati posisi teratas berkat komitmen kuat mereka terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Berikut daftar negara terbersih di dunia dilansir dari Stars Insider, Minggu (3/8/2025).
10 Negara Terbersih di Dunia
Baca Juga: 10 Negara dengan Jumlah Anak Terbanyak di Dunia, Dominasi Afrika Menguat
1. Estonia (75,3)

Foto/Stars Insider
Estonia unggul dalam hal kualitas udara dengan skor 91,5, menunjukkan udara yang sangat bersih dan sehat bagi warganya. Selain itu, skor 71,9 pada indikator sanitasi dan air minum mencerminkan akses yang cukup baik terhadap fasilitas kebersihan.
Di sisi lain, pengelolaan limbah Estonia mendapat skor 65,1, menandakan adanya sistem pengolahan sampah yang relatif baik dan terus berkembang. Kombinasi dari ketiga aspek ini membuat Estonia layak disebut sebagai salah satu negara paling bersih dan sehat di dunia.
2. Luksemburg (75)

Foto/Stars Insider
Negara kecil di Eropa ini mencatat skor tinggi dalam kualitas udara, yakni 94,3, yang menunjukkan udara di Luksemburg sangat bersih dan sehat untuk dihirup. Dari sisi sanitasi dan akses terhadap air minum bersih, Luksemburg juga unggul dengan skor 93,2.
Sementara itu, dalam hal pengelolaan limbah, negara ini memperoleh skor 63,8, yang masih tergolong baik dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan publik.
3. Jerman (74,6)

Foto/Stars Insider
Jerman menunjukkan komitmen kuat terhadap lingkungan, terlihat dari kualitas udara yang sangat baik dengan skor 92,6. Dalam aspek sanitasi dan akses air minum bersih, Jerman meraih skor impresif sebesar 97,9, mencerminkan infrastruktur kesehatan publik yang sangat maju.
Sementara itu, untuk pengelolaan limbah, Jerman mencatat skor 67,4, yang menandakan sistem pengolahan sampahnya cukup efisien dan berkelanjutan.
4. Finlandia (73,7)

Foto/Stars Insider
Negara ini mencerminkan komitmen tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Dalam kategori polusi udara, Finlandia mencatat angka impresif sebesar 92,8, menunjukkan kualitas udara yang sangat baik.
Pada aspek sanitasi dan akses air minum bersih, skor mencapai 95,2, menjadikan negara ini sebagai salah satu yang paling unggul dalam penyediaan fasilitas kesehatan dasar. Sementara itu, dalam hal pengelolaan limbah, Finlandia memperoleh nilai 68,4, menandakan adanya upaya yang signifikan dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.
5. Inggris Raya (72,7)

Foto/Stars Insider
Dalam hal kualitas udara, negara ini meraih nilai tinggi sebesar 92, menandakan pengendalian polusi udara yang sangat efektif. Sektor sanitasi dan akses terhadap air minum menunjukkan performa luar biasa dengan skor mencapai 98,2.
Sementara itu, dalam pengelolaan limbah, skor yang tercatat bervariasi, yakni 65,4 dan 68,4, menunjukkan bahwa masih terdapat ruang untuk perbaikan dalam pengelolaan dan pemrosesan limbah secara berkelanjutan.
Baca Juga: 10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2025, Nomor 4 Tetangga Indonesia
6. Swedia (70,5)

Foto/Stars Insider
Swedia unggul dalam pengendalian polusi udara dengan skor tinggi 90,6, menunjukkan kualitas udara yang sangat baik. Dalam hal sanitasi dan akses air minum bersih, Swedia memperoleh skor impresif sebesar 97, menandakan layanan dasar yang hampir sempurna bagi warganya.
Sementara itu, pada aspek pengelolaan limbah, Swedia meraih skor 72,7, yang menunjukkan upaya yang cukup baik dalam menangani sampah dan limbah secara berkelanjutan.
7. Norwegia (70)

Foto/Stars Insider
Norwegia mencatat menunjukkan kinerja sangat baik dalam hal kualitas udara, dengan skor EPI Polusi Udara mencapai 90,9.
Dalam aspek sanitasi dan akses terhadap air minum yang aman, Norwegia juga unggul dengan skor tinggi sebesar 97,6. Namun, untuk kategori pengelolaan limbah, skor yang diraih lebih rendah dibanding aspek lainnya, yaitu sebesar 58,3.
8. Austria (69)

Foto/Stars Insider
Dalam aspek kualitas udara, negara ini meraih nilai tinggi yaitu 92,9, menunjukkan upaya serius dalam menjaga udara tetap bersih. Di bidang sanitasi dan akses air minum, Austria juga menunjukkan kinerja sangat baik dengan skor 92,6.
Sementara itu, untuk kategori pengelolaan limbah, skor yang diperoleh adalah 63,8, menandakan masih adanya ruang untuk perbaikan dalam sistem pengelolaan sampah dan limbah di negara tersebut.
9. Swiss (68)

Foto/Stars Insider
Dalam aspek kualitas udara, Swiss meraih nilai tinggi sebesar 92,5, mencerminkan pengelolaan polusi udara yang sangat baik. Untuk kategori sanitasi dan akses terhadap air minum, Swiss mencatat skor impresif sebesar 98, menandakan hampir seluruh penduduknya memiliki akses ke layanan dasar tersebut.
Sementara itu, pada sektor pengelolaan limbah, Swiss memperoleh skor 66,8, menunjukkan masih adanya ruang untuk perbaikan dalam penanganan sampah dan limbah domestik.
10. Denmark (67,9)

Foto/Stars Insider
Dalam kategori polusi udara, Denmark meraih nilai 90,3, menunjukkan kualitas udara yang sangat baik dan pengendalian emisi yang efektif. Sementara itu, pada aspek sanitasi dan akses terhadap air minum bersih, negara ini memperoleh skor impresif sebesar 91, mencerminkan infrastruktur sanitasi yang maju dan akses air bersih yang merata bagi warganya.
Namun, pada indikator pengelolaan limbah, Denmark mencatat nilai yang lebih rendah yakni 65,5, menandakan bahwa masih terdapat ruang untuk peningkatan dalam hal pengelolaan sampah dan limbah secara berkelanjutan.
Baca Juga: 10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
(dra)
Lihat Juga :