Alasan Meghan Markle Tidak Bisa Menang Melawan Ratu Camilla
Selasa, 05 Agustus 2025 - 20:00 WIB
loading...
Meghan Markle, istri Pangeran Harry, kerap menjadi sorotan publik dan media. Namun, Duchess of Sussex dinilai tidak akan mampu menyaingi pesona Ratu Camilla. Foto/Newsweek
A
A
A
INGGRIS - Meghan Markle , istri Pangeran Harry, kerap menjadi sorotan publik dan media. Namun, menurut sejumlah pengamat kerajaan, Duchess of Sussex dinilai tidak akan mampu menyaingi pesona dan penerimaan publik yang dimiliki Ratu Camilla .
Dilansir dari Geo TV, Selasa (5/8/2025), hal ini disampaikan oleh pakar kerajaan Robert Jobson dalam wawancara eksklusif yang diadakan pada tahun 2024.
Jobson mengungkapkan bahwa Ratu Camilla berhasil memenangkan hati rakyat Inggris bukan dengan gimik atau pencitraan. Melainkan melalui sikap diam dan keteguhan hati selama menghadapi berbagai tekanan dan kontroversi di masa lalu.
“Camilla tidak pernah berkomentar di depan publik tentang masalah pribadinya. Sikap itulah yang membuatnya disukai,” kata Jobson.
![Alasan Meghan Markle Tidak Bisa Menang Melawan Ratu Camilla]()
Foto/People
Baca Juga: Meghan Markle Khawatir Raja Charles III Menekan Pangeran Harry untuk Bercerai
![Alasan Meghan Markle Tidak Bisa Menang Melawan Ratu Camilla]()
Foto/People
Dalam pernyataannya, Jobson juga menyoroti perbedaan mendasar antara Meghan dan Camilla. Ia menyebut bahwa mantan artis itu terlalu terfokus pada bagaimana dirinya dipersepsikan oleh publik.
“Jika Meghan terus-menerus mencemaskan apakah orang menyukainya atau tidak, dia hanya akan kecewa. Karena pada kenyataannya, tidak semua orang bisa disenangkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, sang pakar meragukan kemungkinan menantu Raja Charles III tersebut untuk membangun kembali citranya di mata publik Inggris.
“Bisakah Meghan memperbaiki citranya di Inggris? Saya meragukannya,” ungkapnya blak-blakan.
Baca Juga: Ratu Camilla Tegas Tolak Kehadiran Pangeran Harry, Tak Ada Ruang untuk Maaf
Popularitas Camilla yang kian meningkat sejak dinobatkan sebagai Ratu Konsortus dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi adik ipar Pangeran William itu. Terlebih, dengan sorotan negatif yang kerap menyelimuti langkah Meghan dan Harry sejak keluar dari anggota senior keluarga kerajaan.
Dilansir dari Geo TV, Selasa (5/8/2025), hal ini disampaikan oleh pakar kerajaan Robert Jobson dalam wawancara eksklusif yang diadakan pada tahun 2024.
Jobson mengungkapkan bahwa Ratu Camilla berhasil memenangkan hati rakyat Inggris bukan dengan gimik atau pencitraan. Melainkan melalui sikap diam dan keteguhan hati selama menghadapi berbagai tekanan dan kontroversi di masa lalu.
“Camilla tidak pernah berkomentar di depan publik tentang masalah pribadinya. Sikap itulah yang membuatnya disukai,” kata Jobson.

Foto/People
Baca Juga: Meghan Markle Khawatir Raja Charles III Menekan Pangeran Harry untuk Bercerai

Foto/People
Meghan Dinilai Terlalu Fokus pada Citra Diri
Dalam pernyataannya, Jobson juga menyoroti perbedaan mendasar antara Meghan dan Camilla. Ia menyebut bahwa mantan artis itu terlalu terfokus pada bagaimana dirinya dipersepsikan oleh publik.
“Jika Meghan terus-menerus mencemaskan apakah orang menyukainya atau tidak, dia hanya akan kecewa. Karena pada kenyataannya, tidak semua orang bisa disenangkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, sang pakar meragukan kemungkinan menantu Raja Charles III tersebut untuk membangun kembali citranya di mata publik Inggris.
“Bisakah Meghan memperbaiki citranya di Inggris? Saya meragukannya,” ungkapnya blak-blakan.
Baca Juga: Ratu Camilla Tegas Tolak Kehadiran Pangeran Harry, Tak Ada Ruang untuk Maaf
Popularitas Camilla yang kian meningkat sejak dinobatkan sebagai Ratu Konsortus dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi adik ipar Pangeran William itu. Terlebih, dengan sorotan negatif yang kerap menyelimuti langkah Meghan dan Harry sejak keluar dari anggota senior keluarga kerajaan.
(dra)
Lihat Juga :