Mengapa Keluarga Kerajaan Inggris Enggan Berdamai dengan Meghan Markle?

Sabtu, 09 Agustus 2025 - 05:00 WIB
loading...
Mengapa Keluarga Kerajaan...
Keluarga Kerajaan Inggris masih enggan membuka pintu rekonsiliasi bagi Meghan Markle, meskipun Pangeran Harry menunjukkan itikad baik memperbaiki hubungan. Foto/Newsweek
A A A
INGGRIS - Keluarga Kerajaan Inggris masih enggan membuka pintu rekonsiliasi bagi Meghan Markle , meskipun Pangeran Harry telah menunjukkan itikad baik untuk memperbaiki hubungan. Ketidakpercayaan mendalam terhadap Meghan, menjadi alasan utama di balik sikap hati-hati para bangsawan senior.

Menurut laporan sejumlah media Inggris, termasuk Daily Express, anggota senior Kerajaan Inggris masih memendam ketidakpercayaan yang besar terhadap Meghan Markle . Sumber internal menyebutkan bahwa bukan keinginan untuk berdamai yang menjadi masalah utama, melainkan kekhawatiran bahwa segala interaksi yang melibatkan Meghan bisa dimanfaatkan untuk tujuan komersial atau konsumsi publik.

“Mereka benar-benar tidak percaya padanya,” ungkap seorang sumber, menegaskan bahwa pintu untuk Harry masih terbuka, namun tidak demikian halnya bagi Meghan dilansir dari Marca, Sabtu (9/8/2025).

Mengapa Keluarga Kerajaan Inggris Enggan Berdamai dengan Meghan Markle?

Foto/People

Baca Juga: Alasan Meghan Markle Tidak Bisa Menang Melawan Ratu Camilla

Ketidakpercayaan Berakar dari Proyek Publik Meghan Markle dan Pangeran Harry



Keengganan keluarga kerajaan untuk membuka pintu sepenuhnya bagi bintang Suits itu disebut-sebut berakar pada rangkaian proyek pasca-keputusan mundur mereka dari tugas kerajaan pada tahun 2020.

Mulai dari wawancara sensasional bersama Oprah Winfrey, serial dokumenter Netflix berdurasi enam episode, hingga rilis memoar Spare oleh Harry, yang mana semuanya dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap nilai privasi kerajaan.

Dalam dokumenter dan buku tersebut, publik disuguhi gambaran konflik internal kerajaan, termasuk keretakan hubungan Harry dengan ayahnya, Raja Charles III, dan saudaranya, Pangeran William. Hal ini membuat pihak istana semakin hati-hati dalam menanggapi pendekatan yang dilakukan pangeran 40 tahun itu, terutama jika melibatkan Meghan.

Pangeran Harry Ambil Langkah untuk Memperbaiki Hubungan



Terlepas dari bayang-bayang masa lalu, Harry dilaporkan tengah serius berupaya memperbaiki hubungan dengan keluarga kerajaan. Ia bahkan mengirim tim ke London untuk bertemu dengan sekretaris komunikasi Charles sebagai bentuk niat baik dan upaya untuk menjaga transparansi.

Baca Juga: Meghan Markle Khawatir Raja Charles III Menekan Pangeran Harry untuk Bercerai

Harry juga bersedia membagikan jadwal kegiatan publik dan perjalanannya ke Inggris, termasuk yang berpotensi bersinggungan dengan acara kerajaan. Namun, respons dari pihak kerajaan, khususnya Charles dan William, tetap penuh kehati-hatian.

Pakar kerajaan Hilary Fordwich menyebut bahwa 76 tahun itu mungkin terbuka untuk bertemu Harry dalam ajang seperti Invictus Games. Namun tetap ingin menjaga urusan pribadi tetap tertutup.

“Bagi Harry, ini soal mendapatkan kembali sebagian akses dan peran. Namun, bagi kerajaan, ini soal menjaga kehormatan institusi dan meminimalisir risiko skandal lanjutan,” jelas Fordwich kepada Fox News.

Pangeran William: Penentang Terkuat Rekonsiliasi



Di antara semua anggota keluarga kerajaan, William sebagai penerus takhta selanjutnya disebut sebagai yang paling keras menolak ide rekonsiliasi. Ia percaya bahwa memberi ruang kembali untuk adik iparnya hanya akan membuka kemungkinan konflik baru dan kesalahan yang sama terulang.

Dengan semua dinamika ini, tampaknya jalan menuju perdamaian penuh antara Meghan dan keluarga kerajaan masih sangat panjang. Kepercayaan yang telah rusak tidak bisa dibangun dalam semalam, terlebih jika masih ada ketakutan bahwa cerita pribadi bisa kembali menjadi konsumsi publik.

Baca Juga: Meghan Markle Kembali Berseteru dengan Kate Middleton, Gara-gara Dolly Parton?
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Makin Terasing! Pangeran...
Makin Terasing! Pangeran Harry Tak Diundang ke Pernikahan Sepupunya, Peter Phillips
Sisi Lain Kate Middleton...
Sisi Lain Kate Middleton Terungkap, Ternyata Jago Main Beer Pong
Kabar Bahagia! Putri...
Kabar Bahagia! Putri Eugenie Umumkan Kehamilan Anak Ketiga
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved