Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara Sukses Suguhkan Semangat dan Simfoni Persatuan
Minggu, 10 Agustus 2025 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Guruh menjadi tokoh kunci utama GBN, menjadikannya mempertahankan grup orkestra nasional tersebut pada masa sekarang. Ia menilai, kehadiran grup GBN mampu mewarnai khazanah musik Indonesia.
"Semoga kedepannya, masyarakat bisa mengapresiasi musik dan lagu kebangsaan Indonesia. Sehingga akan banyak generasi muda yang mengenal lagu kebangsaan Indonesia," ujar putra Bungsu Bung Karno itu.
Tahun ini, Konser Kemerdekaan GBN 2025 berhasil memukau para penonton dengan lagu kebangsaan Indonesia dan medley lagu daerah. "Saya ingin Konser GBN diperluas," kata Guruh
Beberapa lagu lainnya yang memeriahkan acara antara lain Rangkaian Melati ciptaan R. Maladi, dibawakan Woro Mustiko; Selalu Ada di Nadimu ciptaan Laleilmanino, dinyanyikan solois cilik Prince Poetiray; Indonesia Jiwaku karya Guruh Soekarno Putra; Nusantara 5 karya A. Riyanto; Lukisan Indonesia karya Duhita Panca Tantra & D. A.; serta Medley Nusantara aransemen Purwa Tjaraka.
Menariknya, GBN juga membawakan lagu “O Indonesia” karya Siddik Sitompul, yang dulunya merupakan salah satu peserta sayembara lagu kebangsaan RI sebelum akhirnya Indonesia Raya ciptaan W.R. Soepratman terpilih. Lagu ini dibawakan sebagai bentuk penghormatan kepada para seniman daerah yang turut memberi warna dalam sejarah musik perjuangan Indonesia.
Konser GBN 2025 bukan sekadar perayaan musik, tetapi juga perwujudan nyata semboyan Bhinneka Tunggal Ika, di mana keberagaman bersatu membentuk harmoni demi Indonesia yang maju.
"Semoga kedepannya, masyarakat bisa mengapresiasi musik dan lagu kebangsaan Indonesia. Sehingga akan banyak generasi muda yang mengenal lagu kebangsaan Indonesia," ujar putra Bungsu Bung Karno itu.
Tahun ini, Konser Kemerdekaan GBN 2025 berhasil memukau para penonton dengan lagu kebangsaan Indonesia dan medley lagu daerah. "Saya ingin Konser GBN diperluas," kata Guruh
Beberapa lagu lainnya yang memeriahkan acara antara lain Rangkaian Melati ciptaan R. Maladi, dibawakan Woro Mustiko; Selalu Ada di Nadimu ciptaan Laleilmanino, dinyanyikan solois cilik Prince Poetiray; Indonesia Jiwaku karya Guruh Soekarno Putra; Nusantara 5 karya A. Riyanto; Lukisan Indonesia karya Duhita Panca Tantra & D. A.; serta Medley Nusantara aransemen Purwa Tjaraka.
Menariknya, GBN juga membawakan lagu “O Indonesia” karya Siddik Sitompul, yang dulunya merupakan salah satu peserta sayembara lagu kebangsaan RI sebelum akhirnya Indonesia Raya ciptaan W.R. Soepratman terpilih. Lagu ini dibawakan sebagai bentuk penghormatan kepada para seniman daerah yang turut memberi warna dalam sejarah musik perjuangan Indonesia.
Konser GBN 2025 bukan sekadar perayaan musik, tetapi juga perwujudan nyata semboyan Bhinneka Tunggal Ika, di mana keberagaman bersatu membentuk harmoni demi Indonesia yang maju.
(aik)
Lihat Juga :