Pameran Imersif Connect: Future You Ajak Pengunjung ke Masa Depan Wewangian
Minggu, 10 Agustus 2025 - 18:10 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - dsm-firmenich, perusahaan inovasi terkemuka di bidang nutrisi, kesehatan, dan kecantikan, menggelar pameran sensori bertajuk Connect: Future You di Jakarta. Acara ini mengajak pengunjung untuk menjelajahi dunia wewangian yang melampaui batas aroma, menampilkan teknologi dan inspirasi terkini dari dsm-firmenich.
Indonesia dipilih sebagai tuan rumah pertama di Asia Tenggara berkat pasar konsumennya yang dinamis, didorong oleh populasi muda digital, ekosistem kewirausahaan yang berkembang, dan laju inovasi produk yang pesat. Levenza Toh, Wakil Presiden, Regional Consumer Brands, Asia Tenggara, Jepang & Korea, Perfumery & Beauty, menyatakan bahwa pameran ini merupakan investasi berani dan kreatif dsm-firmenich di industri wewangian Asia Tenggara.
"Melalui Connect: Future You, kami berinvestasi secara berani dan kreatif dalam masa depan industri wewangian Asia Tenggara, dimulai dari Indonesia, sebuah pasar dengan kekayaan budaya dan potensi luar biasa," ujar Levenza.
Memadukan Seni dan Aroma
Pameran yang berlokasi di ART:1 NEW MUSEUM ini menampilkan instalasi yang mengundang pengunjung untuk melihat, mencium, dan merasakan masa depan wewangian. Menurut Head of Fine Fragrance Experience, Asia, Veronique Xue, inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejak dsm-firmenich di Asia Tenggara melalui inovasi dan kearifan lokal.
Salah satu instalasi utama, The Forest and Its Fragrance, merupakan karya kolaborasi dsm-firmenich dengan seniman Indonesia, Yawara. Menggambarkan hutan sebagai gambaran spiritual dan emosional, instalasi media campuran ini mengajak pengunjung untuk kembali terhubung dengan alam, tidak hanya melalui indra penglihatan, tetapi juga melalui aroma, emosi, dan sentuhan.
Inovasi Wewangian dari Bahan Daur Ulang
Koleksi wewangian yang ditampilkan dalam pameran ini mencerminkan hasil riset dsm-firmenich yang menunjukkan bahwa wewangian memiliki kekuatan membangkitkan emosi. Salah satu Master Perfumer dsm-firmenich, Honorine Blanc, mengungkapkan kegemarannya akan ide kreativitas daur ulang. "Seperti dalam seni, seniman Abstrak menginspirasi para Impresionis, awal baru selalu merupakan akhir dari yang lain. Begitu juga dengan bahan daur ulang," katanya.
Alessandro Croce, Perfumer dsm-firmenich, menjelaskan bahwa untuk karya yang merespons instalasi Yawara, ia memilih bahan-bahan daur ulang. "Saya memilih bahan-bahan yang tidak sempurna: 100% daur ulang. Setiap wangi memiliki masa lalu. Ketidaksempurnaan mereka terasa penting — ketidakpastian, kemurnian dan keindahan yang tak terduga," jelasnya.
Pameran Connect: Future You menampilkan 22 wewangian orisinal yang diciptakan oleh perfumer global dan lokal. Wewangian ini disajikan dalam berbagai bentuk, mulai dari eau de toilette (EDT) hingga produk sehari-hari seperti sabun mandi dan pelembut kain, menunjukkan potensi inovasi dsm-firmenich.
Indonesia dipilih sebagai tuan rumah pertama di Asia Tenggara berkat pasar konsumennya yang dinamis, didorong oleh populasi muda digital, ekosistem kewirausahaan yang berkembang, dan laju inovasi produk yang pesat. Levenza Toh, Wakil Presiden, Regional Consumer Brands, Asia Tenggara, Jepang & Korea, Perfumery & Beauty, menyatakan bahwa pameran ini merupakan investasi berani dan kreatif dsm-firmenich di industri wewangian Asia Tenggara.
"Melalui Connect: Future You, kami berinvestasi secara berani dan kreatif dalam masa depan industri wewangian Asia Tenggara, dimulai dari Indonesia, sebuah pasar dengan kekayaan budaya dan potensi luar biasa," ujar Levenza.
Memadukan Seni dan Aroma
Pameran yang berlokasi di ART:1 NEW MUSEUM ini menampilkan instalasi yang mengundang pengunjung untuk melihat, mencium, dan merasakan masa depan wewangian. Menurut Head of Fine Fragrance Experience, Asia, Veronique Xue, inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejak dsm-firmenich di Asia Tenggara melalui inovasi dan kearifan lokal.
Salah satu instalasi utama, The Forest and Its Fragrance, merupakan karya kolaborasi dsm-firmenich dengan seniman Indonesia, Yawara. Menggambarkan hutan sebagai gambaran spiritual dan emosional, instalasi media campuran ini mengajak pengunjung untuk kembali terhubung dengan alam, tidak hanya melalui indra penglihatan, tetapi juga melalui aroma, emosi, dan sentuhan.
Inovasi Wewangian dari Bahan Daur Ulang
Koleksi wewangian yang ditampilkan dalam pameran ini mencerminkan hasil riset dsm-firmenich yang menunjukkan bahwa wewangian memiliki kekuatan membangkitkan emosi. Salah satu Master Perfumer dsm-firmenich, Honorine Blanc, mengungkapkan kegemarannya akan ide kreativitas daur ulang. "Seperti dalam seni, seniman Abstrak menginspirasi para Impresionis, awal baru selalu merupakan akhir dari yang lain. Begitu juga dengan bahan daur ulang," katanya.
Alessandro Croce, Perfumer dsm-firmenich, menjelaskan bahwa untuk karya yang merespons instalasi Yawara, ia memilih bahan-bahan daur ulang. "Saya memilih bahan-bahan yang tidak sempurna: 100% daur ulang. Setiap wangi memiliki masa lalu. Ketidaksempurnaan mereka terasa penting — ketidakpastian, kemurnian dan keindahan yang tak terduga," jelasnya.
Pameran Connect: Future You menampilkan 22 wewangian orisinal yang diciptakan oleh perfumer global dan lokal. Wewangian ini disajikan dalam berbagai bentuk, mulai dari eau de toilette (EDT) hingga produk sehari-hari seperti sabun mandi dan pelembut kain, menunjukkan potensi inovasi dsm-firmenich.
(aik)
Lihat Juga :