Ari Lasso Tegas Tolak Klarifikasi WAMI, Minta Penjelasan Terbuka untuk Semua Musisi
Selasa, 12 Agustus 2025 - 16:32 WIB
loading...
Penyanyi Ari Lasso menolak permintaan klarifikasi dari Wahana Musik Indonesia (WAMI) terkait kisruh royalti. Sikap tegas ini ia sampaikan melalui Instagram. Foto/Instagram @ari_lasso
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi Ari Lasso menolak permintaan klarifikasi dari Wahana Musik Indonesia (WAMI) terkait kisruh royalti lagunya. Sikap tegas ini ia sampaikan langsung melalui unggahan di Instagram pribadinya, yang memperlihatkan tangkapan layar pesan WhatsApp dari perwakilan tim Membership WAMI.
Dalam pesan tersebut, pihak WAMI mengucapkan terima kasih atas masukan Ari Lasso dan meminta izin untuk memberikan klarifikasi melalui telepon terkait unggahan sang musisi di media sosial. Mereka berharap klarifikasi ini bisa menghindari kesalahpahaman dan memastikan informasi yang disampaikan sejalan dengan fakta.
"Selamat sore pak Ari Lasso, perkenalkan kami tim Membership WAMI. Terima kasih atas masukannya dan mohon maaf atas kendala yang Anda alami. Menanggapi unggahan di Instagram, kami izin ingin memberi klarifikasi melalui telepon agar sepaham dan tidak ada misinformasi. Jika berkenan, mohon konfirmasi pesan ini ya. Terima kasih," bunyi pesan tersebut dikutip dari Instagram @ari_lasso, Selasa (12/8/2025).
Namun, mantan vokalis Dewa 19 itu memberikan respons yang cukup keras. Ia meminta pihak WAMI untuk terlebih dahulu memberikan tanggapan secara terbuka di akun Instagram miliknya sebelum menghubunginya melalui telepon. Menurutnya, permasalahan ini bukan sekadar kendala teknis, melainkan bentuk kecerobohan yang merugikan musisi.
Baca Juga: Geger! Ari Lasso Ngamuk ke WAMI Gegara Royalti Nyasar ke Nama Lain
![Ari Lasso Tegas Tolak Klarifikasi WAMI, Minta Penjelasan Terbuka untuk Semua Musisi]()
Foto/Instagram @ari_lasso
"Silakan tanggapi dulu secara terbuka di Instagram saya dan baru mengklarifikasi dan itu bukan kendala. Itu kecerobohan yang bodoh. Kendala itu kalau saya mau ambil duit tapi belum bisa keluar," balas Ari.
Melalui keterangan unggahannya, pelantun Hampa tersebut menegaskan bahwa penjelasan yang dibutuhkan bukan hanya untuk dirinya pribadi. Melainkan untuk semua musisi dan pihak yang terlibat di industri musik.
"Yang terhormat @wami.id dan Mas Adi Kla @adiadrian22 yang saya kagumi. Yang butuh penjelasan bukan saya pribadi, tapi semua musisi dan stakeholder industri," tulis Ari.
Ia mengajak WAMI dan pihak terkait untuk bersikap jujur, terbuka, dan siap mengakui kesalahan jika memang terjadi. Sebaliknya, ia juga menyatakan siap menerima koreksi jika dirinya yang salah.
Baca Juga: Tak Terima Royalti Salah Transfer, Ari Lasso Desak WAMI Diperiksa BPK dan KPK
"Bila Anda salah, akui. Bila saya salah dan bodoh silakan counter di sini. Tidak ada yang perlu ditakuti selama kita di jalan kebenaran," jelasnya.
Musisi 52 tahun ini juga mengingatkan bahwa hak bicara dan hak jawab merupakan bagian dari perlindungan undang-undang. Ia menilai WAMI mungkin memiliki dukungan kuat, tetapi para musisi di lapangan membutuhkan transparansi dan perlindungan yang sama.
"Sebagai sesama anak bangsa, hak bicara, hak jawab dilindungi undang-undang. Anda mungkin punya pelindung kuat, tapi kami semua? Mari saling terbuka," ujarnya.
Dalam unggahannya, pemilik nama asli Ari Bernardus Lasso tersebut bahkan menyinggung rekan-rekan musisi yang hingga kini memilih diam.
Baca Juga: Protes Keras ke WAMI, Ari Lasso Bebaskan Lagunya Diputar di Kafe Tanpa Bayar Royalti
"Wahai superstar-superstar yang seperti sahabat baik saya, kok diam saja ya? Katanya sahabat?" ungkapnya.
Tak hanya itu, penyanyi kelahiran Madiun ini juga mempertanyakan instansi pemerintah yang menaungi industri musik di Indonesia. Ia meminta bantuan warganet untuk menandai atau menyebutkan kementerian atau lembaga terkait.
Dengan cara ini, mantan suami Vita Dessy Catur Purnama itu berharap ada perhatian serius dari pemerintah terhadap permasalahan yang dialami para musisi.
"Saya kurang paham, departemen atau dirjen atau kementerian apa yang menaungi industri musik? Mohon teman-teman yang tahu memention atau tag. Barangkali ada kepedulian dari pemerintah sebagai pelindung semua anak bangsa, musisi menunggu," tandasnya.
Sebelumnya, sahabat Ahmad Dhani ini menduga WAMI salah mentransfer royalti miliknya ke nama lain. Dalam unggahan Instagram yang berbeda, Ari menjelaskan bahwa laporan yang ia terima terkait distribusi royalti periode 2025-2-B (Juli) menunjukkan angka yang membuatnya terkejut. Royalti yang dikumpulkan dari platform ATLAS hanya berjumlah Rp765.594 setelah dipotong pajak 15 persen atau sekitar Rp135.105.
Menurut Ari, jumlah ini sangat jauh dari nilai yang semestinya diterima jika melihat besarnya pemutaran lagu-lagunya di berbagai platform dan acara. Ia bahkan mengaku sempat menghubungi sahabatnya, Meidy Aquarius, yang pernah bekerja di WAMI, untuk meminta klarifikasi, namun tidak mendapat jawaban memuaskan.
Hal yang membuat penyanyi tersebut semakin geram adalah adanya indikasi salah transfer royalti. Dalam laporannya, tertera bahwa dana justru dikirim ke rekening atas nama Mutholah Rizal. Baginya, kesalahan ini bukan sekadar kekeliruan administrasi biasa, melainkan bentuk kelalaian serius yang berpotensi merugikan musisi dan industri musik secara keseluruhan.
Dalam pesan tersebut, pihak WAMI mengucapkan terima kasih atas masukan Ari Lasso dan meminta izin untuk memberikan klarifikasi melalui telepon terkait unggahan sang musisi di media sosial. Mereka berharap klarifikasi ini bisa menghindari kesalahpahaman dan memastikan informasi yang disampaikan sejalan dengan fakta.
"Selamat sore pak Ari Lasso, perkenalkan kami tim Membership WAMI. Terima kasih atas masukannya dan mohon maaf atas kendala yang Anda alami. Menanggapi unggahan di Instagram, kami izin ingin memberi klarifikasi melalui telepon agar sepaham dan tidak ada misinformasi. Jika berkenan, mohon konfirmasi pesan ini ya. Terima kasih," bunyi pesan tersebut dikutip dari Instagram @ari_lasso, Selasa (12/8/2025).
Namun, mantan vokalis Dewa 19 itu memberikan respons yang cukup keras. Ia meminta pihak WAMI untuk terlebih dahulu memberikan tanggapan secara terbuka di akun Instagram miliknya sebelum menghubunginya melalui telepon. Menurutnya, permasalahan ini bukan sekadar kendala teknis, melainkan bentuk kecerobohan yang merugikan musisi.
Baca Juga: Geger! Ari Lasso Ngamuk ke WAMI Gegara Royalti Nyasar ke Nama Lain

Foto/Instagram @ari_lasso
"Silakan tanggapi dulu secara terbuka di Instagram saya dan baru mengklarifikasi dan itu bukan kendala. Itu kecerobohan yang bodoh. Kendala itu kalau saya mau ambil duit tapi belum bisa keluar," balas Ari.
Melalui keterangan unggahannya, pelantun Hampa tersebut menegaskan bahwa penjelasan yang dibutuhkan bukan hanya untuk dirinya pribadi. Melainkan untuk semua musisi dan pihak yang terlibat di industri musik.
"Yang terhormat @wami.id dan Mas Adi Kla @adiadrian22 yang saya kagumi. Yang butuh penjelasan bukan saya pribadi, tapi semua musisi dan stakeholder industri," tulis Ari.
Ia mengajak WAMI dan pihak terkait untuk bersikap jujur, terbuka, dan siap mengakui kesalahan jika memang terjadi. Sebaliknya, ia juga menyatakan siap menerima koreksi jika dirinya yang salah.
Baca Juga: Tak Terima Royalti Salah Transfer, Ari Lasso Desak WAMI Diperiksa BPK dan KPK
"Bila Anda salah, akui. Bila saya salah dan bodoh silakan counter di sini. Tidak ada yang perlu ditakuti selama kita di jalan kebenaran," jelasnya.
Musisi 52 tahun ini juga mengingatkan bahwa hak bicara dan hak jawab merupakan bagian dari perlindungan undang-undang. Ia menilai WAMI mungkin memiliki dukungan kuat, tetapi para musisi di lapangan membutuhkan transparansi dan perlindungan yang sama.
"Sebagai sesama anak bangsa, hak bicara, hak jawab dilindungi undang-undang. Anda mungkin punya pelindung kuat, tapi kami semua? Mari saling terbuka," ujarnya.
Dalam unggahannya, pemilik nama asli Ari Bernardus Lasso tersebut bahkan menyinggung rekan-rekan musisi yang hingga kini memilih diam.
Baca Juga: Protes Keras ke WAMI, Ari Lasso Bebaskan Lagunya Diputar di Kafe Tanpa Bayar Royalti
"Wahai superstar-superstar yang seperti sahabat baik saya, kok diam saja ya? Katanya sahabat?" ungkapnya.
Tak hanya itu, penyanyi kelahiran Madiun ini juga mempertanyakan instansi pemerintah yang menaungi industri musik di Indonesia. Ia meminta bantuan warganet untuk menandai atau menyebutkan kementerian atau lembaga terkait.
Dengan cara ini, mantan suami Vita Dessy Catur Purnama itu berharap ada perhatian serius dari pemerintah terhadap permasalahan yang dialami para musisi.
"Saya kurang paham, departemen atau dirjen atau kementerian apa yang menaungi industri musik? Mohon teman-teman yang tahu memention atau tag. Barangkali ada kepedulian dari pemerintah sebagai pelindung semua anak bangsa, musisi menunggu," tandasnya.
Sebelumnya, sahabat Ahmad Dhani ini menduga WAMI salah mentransfer royalti miliknya ke nama lain. Dalam unggahan Instagram yang berbeda, Ari menjelaskan bahwa laporan yang ia terima terkait distribusi royalti periode 2025-2-B (Juli) menunjukkan angka yang membuatnya terkejut. Royalti yang dikumpulkan dari platform ATLAS hanya berjumlah Rp765.594 setelah dipotong pajak 15 persen atau sekitar Rp135.105.
Menurut Ari, jumlah ini sangat jauh dari nilai yang semestinya diterima jika melihat besarnya pemutaran lagu-lagunya di berbagai platform dan acara. Ia bahkan mengaku sempat menghubungi sahabatnya, Meidy Aquarius, yang pernah bekerja di WAMI, untuk meminta klarifikasi, namun tidak mendapat jawaban memuaskan.
Hal yang membuat penyanyi tersebut semakin geram adalah adanya indikasi salah transfer royalti. Dalam laporannya, tertera bahwa dana justru dikirim ke rekening atas nama Mutholah Rizal. Baginya, kesalahan ini bukan sekadar kekeliruan administrasi biasa, melainkan bentuk kelalaian serius yang berpotensi merugikan musisi dan industri musik secara keseluruhan.
(dra)
Lihat Juga :