WAMI Minta Maaf, Ari Lasso: Masalah Tata Kelola Masih Jauh dari Selesai
Rabu, 13 Agustus 2025 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
"Yuk temen-temen musisi (tapi sohib-sohibku ngilang kabeh) dan WAMI perlu duduk bersama. Minimal @wami.id menjelaskan, pake rumus trigonometri, aljabar, diferensial, atau rumus mekanika kuantum sehingga dari puluhan juta cuma menetes Rp760 ribu," ujarnya.
Menurutnya, dialog yang jujur tanpa ada lobi-lobi sangat dibutuhkan demi perbaikan sistem ke depannya. "Mari perwakilan musisi bertemu dengan WAMI, dengan hati lapang dan kepala dingin. Terbuka tak ada lobi-lobi remang-remang," ucapnya.
Baca Juga: Ari Lasso Tegas Tolak Klarifikasi WAMI, Minta Penjelasan Terbuka untuk Semua Musisi
Sebelumnya, Ari menduga WAMI salah mentransfer royalti miliknya ke nama orang lain. Dalam laporan distribusi royalti periode 2025-2-B (Juli), tercatat dana yang ia terima dari platform ATLAS hanya Rp765.594 setelah dipotong pajak 15 persen atau sekitar Rp135.105.
Ia menilai jumlah ini jauh dari yang seharusnya, mengingat frekuensi pemutaran lagunya di berbagai platform dan acara. Musisi tersebut bahkan menemukan adanya nama Mutholah Rizal sebagai penerima dana, yang menurutnya bukan sekadar kesalahan administrasi biasa, melainkan kelalaian serius yang bisa merugikan banyak musisi.
Sementara itu, dalam surat resmi yang ditandatangani President Director WAMI Adi Adrian, WAMI mengakui telah terjadi human error saat mengirimkan email laporan royalti periode 2025-1. Kesalahan terjadi akibat penggabungan alamat email dan file yang tidak sesuai, sehingga beberapa anggota, termasuk Ari, menerima laporan milik orang lain.
Meski demikian, WAMI menegaskan bahwa insiden ini tidak memengaruhi jumlah royalti yang diterima Ari dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Pihaknya berkomitmen memperketat prosedur pengiriman, melakukan verifikasi data berlapis, serta meningkatkan sistem quality control agar kesalahan serupa tidak terulang.
Menurutnya, dialog yang jujur tanpa ada lobi-lobi sangat dibutuhkan demi perbaikan sistem ke depannya. "Mari perwakilan musisi bertemu dengan WAMI, dengan hati lapang dan kepala dingin. Terbuka tak ada lobi-lobi remang-remang," ucapnya.
Baca Juga: Ari Lasso Tegas Tolak Klarifikasi WAMI, Minta Penjelasan Terbuka untuk Semua Musisi
Sebelumnya, Ari menduga WAMI salah mentransfer royalti miliknya ke nama orang lain. Dalam laporan distribusi royalti periode 2025-2-B (Juli), tercatat dana yang ia terima dari platform ATLAS hanya Rp765.594 setelah dipotong pajak 15 persen atau sekitar Rp135.105.
Ia menilai jumlah ini jauh dari yang seharusnya, mengingat frekuensi pemutaran lagunya di berbagai platform dan acara. Musisi tersebut bahkan menemukan adanya nama Mutholah Rizal sebagai penerima dana, yang menurutnya bukan sekadar kesalahan administrasi biasa, melainkan kelalaian serius yang bisa merugikan banyak musisi.
Sementara itu, dalam surat resmi yang ditandatangani President Director WAMI Adi Adrian, WAMI mengakui telah terjadi human error saat mengirimkan email laporan royalti periode 2025-1. Kesalahan terjadi akibat penggabungan alamat email dan file yang tidak sesuai, sehingga beberapa anggota, termasuk Ari, menerima laporan milik orang lain.
Meski demikian, WAMI menegaskan bahwa insiden ini tidak memengaruhi jumlah royalti yang diterima Ari dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Pihaknya berkomitmen memperketat prosedur pengiriman, melakukan verifikasi data berlapis, serta meningkatkan sistem quality control agar kesalahan serupa tidak terulang.
(dra)
Lihat Juga :