Gagas Petisi Audit WAMI, Ari Lasso Minta Dukungan Raffi Ahmad dan Yovie Widianto
Kamis, 14 Agustus 2025 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
"Yuk yang setuju petisi kepalkan tangan Anda!! (Musisi, EO, manajemen artis, promotor, pemilik kafe, karaoke, restoran, bar)," jelasnya.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan tidak berniat meminta bantuan lembaga negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia beralasan, lembaga-lembaga tersebut tengah disibukkan dengan urusan bangsa yang dianggap lebih mendesak.
Sebagai gantinya, pelantun Hampa itu menawarkan solusi yang lebih praktis, yakni menggalang dana bersama untuk membiayai audit independen yang fokus memeriksa kinerja WAMI secara objektif.
Baca Juga: WAMI Pastikan Perhitungan Royalti Ari Lasso Sesuai Jumlah Sebenarnya, Bukan Rp765 Ribu
"Dan kita jangan minta bantuan BPK atau KPK atau siapa pun. Mereka pasti sibuk dengan urusan bangsa yang lebih urgent," ujarnya.
Ari bahkan menyebut kemungkinan menggunakan jasa firma akuntansi internasional ternama seperti PricewaterhouseCoopers (PwC) jika dana yang terkumpul mencukupi.
Menurutnya, keterlibatan auditor independen kelas dunia akan memberikan hasil pemeriksaan yang kredibel, transparan, dan tidak memihak. Langkah ini, kata Ari, menjadi bentuk nyata perlawanan terhadap dugaan praktik yang tidak transparan dalam pengelolaan royalti musik.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan tidak berniat meminta bantuan lembaga negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia beralasan, lembaga-lembaga tersebut tengah disibukkan dengan urusan bangsa yang dianggap lebih mendesak.
Sebagai gantinya, pelantun Hampa itu menawarkan solusi yang lebih praktis, yakni menggalang dana bersama untuk membiayai audit independen yang fokus memeriksa kinerja WAMI secara objektif.
Baca Juga: WAMI Pastikan Perhitungan Royalti Ari Lasso Sesuai Jumlah Sebenarnya, Bukan Rp765 Ribu
"Dan kita jangan minta bantuan BPK atau KPK atau siapa pun. Mereka pasti sibuk dengan urusan bangsa yang lebih urgent," ujarnya.
Ari bahkan menyebut kemungkinan menggunakan jasa firma akuntansi internasional ternama seperti PricewaterhouseCoopers (PwC) jika dana yang terkumpul mencukupi.
Menurutnya, keterlibatan auditor independen kelas dunia akan memberikan hasil pemeriksaan yang kredibel, transparan, dan tidak memihak. Langkah ini, kata Ari, menjadi bentuk nyata perlawanan terhadap dugaan praktik yang tidak transparan dalam pengelolaan royalti musik.
Lihat Juga :