Mengerikan! Pria Ini Bertahan Hidup 2 Hari dengan Anak Panah Menancap di Otak
Senin, 25 Agustus 2025 - 13:40 WIB
loading...
Seorang pria berusia 64 tahun di Ancona, Italia, mengejutkan dunia medis setelah berhasil bertahan hidup selama dua hari dengan anak panah menancap di otaknya. Foto/Oddity Central
A
A
A
ITALIA - Seorang pria berusia 64 tahun di Ancona, Italia, mengejutkan dunia medis setelah berhasil bertahan hidup selama dua hari dengan anak panah busur silang (crossbow) menancap di otaknya. Pria yang identitasnya tidak diungkap itu diketahui sebagai penggemar panah otomatis dan tinggal sendirian di rumahnya.
Dilansir dari Oddity Central, Senin (25/8/2025), penemuan ini sontak menjadi sorotan media karena peluang bertahan hidup dalam kondisi tersebut hampir mustahil.
Kejadian ini terungkap setelah anggota keluarga yang khawatir menghubungi layanan darurat setempat. Polisi militer Italia (carabinieri) yang datang ke lokasi harus mendobrak pintu rumah pria tersebut.
Begitu masuk, mereka terkejut mendapati korban berbaring di tempat tidur, sadar, dengan mata terbuka, dan ujung anak panah mencuat dari dahinya. Menurut laporan petugas medis, pria itu mengoceh tidak jelas, namun masih bisa berbicara.
Baca Juga: Viral! Struk Restoran Cantumkan Biaya Royalti Musik dan Lagu Rp29 Ribu
Cedera parah yang dialaminya membuat ia tidak mampu menoleh. Selain itu, ia diketahui belum makan maupun minum sejak insiden terjadi dua hari sebelumnya.
Menurut Kepala Bedah Saraf di Rumah Sakit Torrette Maurizio Iacoangeli, kasus ini adalah yang pertama kali ia temui sepanjang kariernya di Italia. “Satu milimeter lebih jauh, pasien pasti langsung meninggal. Anak panah itu menembus tengkorak dari dahi hingga tengkuk,” ujarnya,
Keberuntungan pria ini diperkuat oleh bahan anak panah yang terbuat dari karbon. Sehingga memungkinkan tim medis melakukan pemindaian CT tanpa hambatan.
Pemindaian ini krusial untuk merencanakan operasi. Sebab tantangannya bukan sekadar mencabut anak panah, tetapi melakukannya tanpa memicu pendarahan hebat.
"Anak panah itu bertindak seperti sumbat. Jika dilepaskan sembarangan, risikonya pendarahan fatal," ucapnya.
Baca Juga: Viral! Pria Ini Kawin Lari dengan Tunangan Anak, Bawa Kabur Uang dan Emas Keluarga
Untuk mengangkat anak panah tersebut, tim medis menerapkan teknik bedah militer yang dipelajari dari Rocco Armonda, ahli bedah saraf Angkatan Darat AS berpengalaman di medan perang seperti Irak, Iran, dan Ukraina. Pendekatan ini dirancang khusus untuk menangani cedera penetrasi kepala tanpa menimbulkan kerusakan lebih parah.
Operasi berjalan sukses, namun kondisi pasien masih kritis, dan masa pemulihannya akan diawasi secara ketat. Hingga kini, prognosisnya belum bisa dipastikan.
Pihak berwenang masih menelusuri penyebab insiden ini. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan kecelakaan mengingat hobi korban terhadap busur silang.
Namun, penyidik juga tidak menutup kemungkinan adanya unsur menyakiti diri sendiri, meski sejauh ini korban tidak memiliki riwayat gangguan mental atau perawatan kejiwaan. Hasil investigasi akan menentukan apakah kejadian ini murni kecelakaan tragis atau ada faktor lain di baliknya.
Baca Juga: Viral! Pria Ini Nekat Palsukan Tes DNA demi Hindari Tunjangan Anak Rp2 Miliar
Dilansir dari Oddity Central, Senin (25/8/2025), penemuan ini sontak menjadi sorotan media karena peluang bertahan hidup dalam kondisi tersebut hampir mustahil.
Ditemukan Sadar dengan Anak Panah di Dahi
Kejadian ini terungkap setelah anggota keluarga yang khawatir menghubungi layanan darurat setempat. Polisi militer Italia (carabinieri) yang datang ke lokasi harus mendobrak pintu rumah pria tersebut.
Begitu masuk, mereka terkejut mendapati korban berbaring di tempat tidur, sadar, dengan mata terbuka, dan ujung anak panah mencuat dari dahinya. Menurut laporan petugas medis, pria itu mengoceh tidak jelas, namun masih bisa berbicara.
Baca Juga: Viral! Struk Restoran Cantumkan Biaya Royalti Musik dan Lagu Rp29 Ribu
Cedera parah yang dialaminya membuat ia tidak mampu menoleh. Selain itu, ia diketahui belum makan maupun minum sejak insiden terjadi dua hari sebelumnya.
Operasi Penyelamatan Nyawa yang Rumit
Menurut Kepala Bedah Saraf di Rumah Sakit Torrette Maurizio Iacoangeli, kasus ini adalah yang pertama kali ia temui sepanjang kariernya di Italia. “Satu milimeter lebih jauh, pasien pasti langsung meninggal. Anak panah itu menembus tengkorak dari dahi hingga tengkuk,” ujarnya,
Keberuntungan pria ini diperkuat oleh bahan anak panah yang terbuat dari karbon. Sehingga memungkinkan tim medis melakukan pemindaian CT tanpa hambatan.
Pemindaian ini krusial untuk merencanakan operasi. Sebab tantangannya bukan sekadar mencabut anak panah, tetapi melakukannya tanpa memicu pendarahan hebat.
"Anak panah itu bertindak seperti sumbat. Jika dilepaskan sembarangan, risikonya pendarahan fatal," ucapnya.
Baca Juga: Viral! Pria Ini Kawin Lari dengan Tunangan Anak, Bawa Kabur Uang dan Emas Keluarga
Teknik Bedah Militer dari Ahli AS
Untuk mengangkat anak panah tersebut, tim medis menerapkan teknik bedah militer yang dipelajari dari Rocco Armonda, ahli bedah saraf Angkatan Darat AS berpengalaman di medan perang seperti Irak, Iran, dan Ukraina. Pendekatan ini dirancang khusus untuk menangani cedera penetrasi kepala tanpa menimbulkan kerusakan lebih parah.
Operasi berjalan sukses, namun kondisi pasien masih kritis, dan masa pemulihannya akan diawasi secara ketat. Hingga kini, prognosisnya belum bisa dipastikan.
Kasus Masih Diselidiki
Pihak berwenang masih menelusuri penyebab insiden ini. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan kecelakaan mengingat hobi korban terhadap busur silang.
Namun, penyidik juga tidak menutup kemungkinan adanya unsur menyakiti diri sendiri, meski sejauh ini korban tidak memiliki riwayat gangguan mental atau perawatan kejiwaan. Hasil investigasi akan menentukan apakah kejadian ini murni kecelakaan tragis atau ada faktor lain di baliknya.
Baca Juga: Viral! Pria Ini Nekat Palsukan Tes DNA demi Hindari Tunjangan Anak Rp2 Miliar
(dra)
Lihat Juga :