HUT ke-80 RI, KAWAN BAIK by Voca Foundation Gelar Bakti Sosial di Panti ABK Bhakti Luhur
Senin, 18 Agustus 2025 - 08:30 WIB
loading...
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, KAWAN BAIK menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Kemerdekaan di Panti ABK Bhakti Luhur Sidoarjo. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, KAWAN BAIK, yang digagas oleh Martha Kurnia Prapisnindiyah, S.H. yang merupakan polwan Ditresnarkoba Polda Jatim selaku Founder, berkolaborasi dengan Pemuda Pelopor Nasional Aloysia Dian Nimas Prameswari, M.Pd yang mana merupakan founder dari AKASA CENTER yaitu rumah Intervensi bagi ABK di kebraon Surabaya menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Kemerdekaan di Panti ABK Bhakti Luhur Sidoarjo.
Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan kebahagiaan, semangat, dan kepedulian bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).
Melalui program ini, KAWAN BAIK dan para relawan memberikan dukungan berupa donasi kebutuhan pokok, dan perlengkapan sehari-hari, serta mengadakan aktivitas interaktif yang membangkitkan keceriaan anak-anak.
Martha Kurnia Prapisnindiyah, S.H., Founder KAWAN BAIK, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama khususnya Anak Anak Spesial, ABK yang masih butuh banyak perhatian karena masih banyak masyarakat yang mendiskriminasi atau bahkan banyak juga tidak adanya penerimaan ABK di lingkungan masyarakat, sekaligus pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kami percaya bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika setiap anak bangsa dapat merasakan kasih, perhatian, dan kesempatan yang sama. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk terus menebar kebaikan dan saling menguatkan,” ujar Martha.
Dukungan penuh juga datang dari tim yang turut serta berkontribusi terselenggaranya acara ini yaitu Akhmad Ghofarudin Kurniawan, Febriana Wahyuningtyas, S.Pd, Silvia Gumawati, Ssst.Par, Tama Kusuma Jayanti, S.Pd, Rerinda Pramesta Cindiyah, Rerinda Pramesta Cindiyah, Annadiyah Chasanah, Farah Najwah C, Moch Irsadul Ibad, Andri Keceng, Eko Purwantoro, Nia Damayanti, dan Susi Susanti.
Kegiatan pertama kami disambut oleh salah satu pengurus panti IBU JUA dan mengantarkan kami untuk strolling around di kamar-kamar ABK yang tidak bisa mengikuti kegiatan di HALL karena kondisi yang tidak memungkinkan seperti Celebral Palsy, Autism Berat, Hidrosefalus dan lainnya.
Setelah itu berlanjut menuju hall untuk acara inti yang mana disemarakkan juga oleh MC Badut kak YAYAK yang memberikan magic show dan mengirngi nyanyian beserta fun games yang membuat suasana menjadi penuh suka cita dengan semangat kemerdekaan.
Anak-anak special sangat antusias dengan suka cita memberi pelukan hangat kepada kami sebagai relawan , tidak lupa mereka selalu mengucapkan terimakasih. Hal itu membuat para relawan haru dan menitihkan air mata.
Kemudian diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan simbolis donasi kepada pengurus Panti ABK Bhakti Luhur, serta ramah taman (makan siang bersama). Diharapkan, aksi ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk lebih mengerti bahwa kita hidup berdampingan dengan ABK, sebisa kita merangkul dan membersamainya, serta menghadirkan kebaikan bagi sesama.
KAWAN BAIK adalah yayasan non-profit yang bergerak di bidang sosial dengan misi menebarkan kebaikan, mendukung sesama, serta membangun solidaritas melalui aksi nyata. Didirikan oleh Martha Kurnia Prapidnindiyah, S.H. yayasan ini telah berkomitmen menjadi sahabat bagi mereka yang membutuhkan.
Martha Kurnia Prapidnindiyah, S.H. mengungkapkan harapan yang besar dalam visi misinya, ia berkata bahwa “Saya bersama tim akan menyentuh seluruh lapisan Masyarakat yang membutuhkan, namun saat ini concernya adalah membersamai ABK karena masih kurangnya kepedulian dan diskriminasi dari masyarakat terhadap ABK, kami akan selalu menyuarakan bahwa kita hidup berdampingan agar Masyarakat melek terhadap beberapa kondisi ABK," katanya.
Harapannya, kedepan bisa ikut serta atau berkontribusi dalam memeratakan Pendidikan Inklusi bagi ABK di Surabaya karena memang Pendidikan Inklusi bagi ABK sudah diwajibkan oleh pemerintah kota Surabaya namun implementasi atau penerapan di lapangan belum sesuai apa yang dibutuhkan ABK.
"Maka dari itu kami hadir kedepannya akan memberikan Solusi dengan memberikan sentuhan berupa sosialisasi terhadap orangtua dan pemerhati ABK, serta guru-guru di sekolah inklusi," kata dia.
Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan kebahagiaan, semangat, dan kepedulian bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).
Melalui program ini, KAWAN BAIK dan para relawan memberikan dukungan berupa donasi kebutuhan pokok, dan perlengkapan sehari-hari, serta mengadakan aktivitas interaktif yang membangkitkan keceriaan anak-anak.
Martha Kurnia Prapisnindiyah, S.H., Founder KAWAN BAIK, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama khususnya Anak Anak Spesial, ABK yang masih butuh banyak perhatian karena masih banyak masyarakat yang mendiskriminasi atau bahkan banyak juga tidak adanya penerimaan ABK di lingkungan masyarakat, sekaligus pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kami percaya bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika setiap anak bangsa dapat merasakan kasih, perhatian, dan kesempatan yang sama. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk terus menebar kebaikan dan saling menguatkan,” ujar Martha.
Dukungan penuh juga datang dari tim yang turut serta berkontribusi terselenggaranya acara ini yaitu Akhmad Ghofarudin Kurniawan, Febriana Wahyuningtyas, S.Pd, Silvia Gumawati, Ssst.Par, Tama Kusuma Jayanti, S.Pd, Rerinda Pramesta Cindiyah, Rerinda Pramesta Cindiyah, Annadiyah Chasanah, Farah Najwah C, Moch Irsadul Ibad, Andri Keceng, Eko Purwantoro, Nia Damayanti, dan Susi Susanti.
Kegiatan pertama kami disambut oleh salah satu pengurus panti IBU JUA dan mengantarkan kami untuk strolling around di kamar-kamar ABK yang tidak bisa mengikuti kegiatan di HALL karena kondisi yang tidak memungkinkan seperti Celebral Palsy, Autism Berat, Hidrosefalus dan lainnya.
Setelah itu berlanjut menuju hall untuk acara inti yang mana disemarakkan juga oleh MC Badut kak YAYAK yang memberikan magic show dan mengirngi nyanyian beserta fun games yang membuat suasana menjadi penuh suka cita dengan semangat kemerdekaan.
Anak-anak special sangat antusias dengan suka cita memberi pelukan hangat kepada kami sebagai relawan , tidak lupa mereka selalu mengucapkan terimakasih. Hal itu membuat para relawan haru dan menitihkan air mata.
Kemudian diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan simbolis donasi kepada pengurus Panti ABK Bhakti Luhur, serta ramah taman (makan siang bersama). Diharapkan, aksi ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk lebih mengerti bahwa kita hidup berdampingan dengan ABK, sebisa kita merangkul dan membersamainya, serta menghadirkan kebaikan bagi sesama.
KAWAN BAIK adalah yayasan non-profit yang bergerak di bidang sosial dengan misi menebarkan kebaikan, mendukung sesama, serta membangun solidaritas melalui aksi nyata. Didirikan oleh Martha Kurnia Prapidnindiyah, S.H. yayasan ini telah berkomitmen menjadi sahabat bagi mereka yang membutuhkan.
Martha Kurnia Prapidnindiyah, S.H. mengungkapkan harapan yang besar dalam visi misinya, ia berkata bahwa “Saya bersama tim akan menyentuh seluruh lapisan Masyarakat yang membutuhkan, namun saat ini concernya adalah membersamai ABK karena masih kurangnya kepedulian dan diskriminasi dari masyarakat terhadap ABK, kami akan selalu menyuarakan bahwa kita hidup berdampingan agar Masyarakat melek terhadap beberapa kondisi ABK," katanya.
Harapannya, kedepan bisa ikut serta atau berkontribusi dalam memeratakan Pendidikan Inklusi bagi ABK di Surabaya karena memang Pendidikan Inklusi bagi ABK sudah diwajibkan oleh pemerintah kota Surabaya namun implementasi atau penerapan di lapangan belum sesuai apa yang dibutuhkan ABK.
"Maka dari itu kami hadir kedepannya akan memberikan Solusi dengan memberikan sentuhan berupa sosialisasi terhadap orangtua dan pemerhati ABK, serta guru-guru di sekolah inklusi," kata dia.
(dra)
Lihat Juga :