WAMI Tak Gentar Hadapi Petisi Audit Ari Lasso, Klaim Selalu Transparan
Rabu, 20 Agustus 2025 - 22:20 WIB
loading...
Polemik seputar distribusi royalti musik terus memanas setelah Ari Lasso menggulirkan petisi audit terhadap WAMI. Namun, pihak WAMI menegaskan tidak gentar. Foto/Ravie Mulia Wardani
A
A
A
JAKARTA - Polemik seputar distribusi royalti musik terus memanas setelah Ari Lasso menggulirkan petisi audit terhadap Wahana Musik Indonesia (WAMI). Namun, pihak WAMI menegaskan bahwa mereka tidak gentar menghadapi sorotan publik.
President Director WAMI , Adi Adrian, menegaskan bahwa audit sebenarnya sudah menjadi rutinitas tahunan lembaga tersebut. “Sejak 2022 sampai 2024 kita diaudit terus. Tanpa diminta pun, WAMI memang sudah melakukan audit,” jelasnya saat konferensi pers di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025).
"Ada yang bilang, 'wah di audit lagi'. No problem kita. Tapi kan semua ada aturan main ya kita. Kalau satu orang minta audit, satunya lagi minta, yang lain minta,” tambahnya.
Baca Juga: Royalti Dituding Tak Transparan, WAMI Sebut Data Bersifat Rahasia
Adi menyebut, dari hasil audit yang dilakukan pihak independen, WAMI selalu memperoleh status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal itu dianggap sebagai bukti bahwa lembaga manajemen kolektif tersebut menjalankan aturan dengan baik.
“Kami punya tanggung jawab kepada pengurus dan anggota. Hasilnya selalu WTP, itu status paling tinggi dalam audit, artinya tidak ada penyimpangan,” tegas Adi.
Meski demikian, Adi tidak menutup pintu jika audit kembali dilakukan akibat desakan publik. Hanya saja, ia menekankan bahwa mekanisme audit harus tetap mengikuti aturan yang berlaku.
“Kalau ada yang minta audit, no problem. Tapi tentu ada tata cara resminya. Semua harus melalui jalur yang benar agar hasilnya juga bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Baca Juga: WAMI Klaim Sudah Transfer Royalti Puluhan Juta Rupiah ke Ari Lasso dalam 4 Tahap
Menurut Adi, WAMI juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah dan payung organisasi LMK lain untuk memastikan transparansi dalam distribusi royalti.
Petisi audit ini bermula dari kritik Ari Lasso di media sosial. Ia mengaku menerima transfer royalti dari WAMI yang nilainya hanya ratusan ribu rupiah, bahkan sempat terjadi kekeliruan administrasi karena berkas milik orang lain dikirimkan kepadanya.
Namun, pihak WAMI menjelaskan bahwa nominal tersebut hanyalah distribusi susulan. Sementara untuk periode Januari hingga Juli 2025, Ari sebenarnya sudah menerima royalti senilai puluhan juta rupiah.
Baca Juga: Terkuak! Alasan WAMI Transfer Royalti Ari Lasso Cuma Rp497 Ribu
President Director WAMI , Adi Adrian, menegaskan bahwa audit sebenarnya sudah menjadi rutinitas tahunan lembaga tersebut. “Sejak 2022 sampai 2024 kita diaudit terus. Tanpa diminta pun, WAMI memang sudah melakukan audit,” jelasnya saat konferensi pers di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025).
"Ada yang bilang, 'wah di audit lagi'. No problem kita. Tapi kan semua ada aturan main ya kita. Kalau satu orang minta audit, satunya lagi minta, yang lain minta,” tambahnya.
Baca Juga: Royalti Dituding Tak Transparan, WAMI Sebut Data Bersifat Rahasia
Klaim Hasil Audit Selalu WTP
Adi menyebut, dari hasil audit yang dilakukan pihak independen, WAMI selalu memperoleh status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal itu dianggap sebagai bukti bahwa lembaga manajemen kolektif tersebut menjalankan aturan dengan baik.
“Kami punya tanggung jawab kepada pengurus dan anggota. Hasilnya selalu WTP, itu status paling tinggi dalam audit, artinya tidak ada penyimpangan,” tegas Adi.
Tak Keberatan dengan Petisi, Asal Sesuai Aturan
Meski demikian, Adi tidak menutup pintu jika audit kembali dilakukan akibat desakan publik. Hanya saja, ia menekankan bahwa mekanisme audit harus tetap mengikuti aturan yang berlaku.
“Kalau ada yang minta audit, no problem. Tapi tentu ada tata cara resminya. Semua harus melalui jalur yang benar agar hasilnya juga bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Baca Juga: WAMI Klaim Sudah Transfer Royalti Puluhan Juta Rupiah ke Ari Lasso dalam 4 Tahap
Menurut Adi, WAMI juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah dan payung organisasi LMK lain untuk memastikan transparansi dalam distribusi royalti.
Akar Masalah Petisi Ari Lasso
Petisi audit ini bermula dari kritik Ari Lasso di media sosial. Ia mengaku menerima transfer royalti dari WAMI yang nilainya hanya ratusan ribu rupiah, bahkan sempat terjadi kekeliruan administrasi karena berkas milik orang lain dikirimkan kepadanya.
Namun, pihak WAMI menjelaskan bahwa nominal tersebut hanyalah distribusi susulan. Sementara untuk periode Januari hingga Juli 2025, Ari sebenarnya sudah menerima royalti senilai puluhan juta rupiah.
Baca Juga: Terkuak! Alasan WAMI Transfer Royalti Ari Lasso Cuma Rp497 Ribu
(dra)
Lihat Juga :