Canggih! Operasi Urologi dengan Teknologi Robotik Kini Minim Sayatan
Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:30 WIB
loading...
Perkembangan teknologi di dunia medis kini semakin modern dan canggih. Inovasi terkini juga membuat prosedur bedah semakin mudah termasuk dalam operasi urologi. Foto/Annastasya Rizqa
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan teknologi di dunia medis kini semakin modern dan canggih. Inovasi terkini juga membuat prosedur bedah semakin mudah termasuk dalam operasi urologi .
Prof. DR. dr. Nur Rasyid, Sp.U(K) menjelaskan, perkembangan teknologi kini memungkinkan operasi urologi dilakukan tanpa sayatan besar. Operasi tersebut dengan teknik robotik yang semakin canggih.
“Kalau batu (ginjal) mungkin zaman dulu orang tembak dari luar, habis itu di-PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy) yang lubangnya 1 cm atau 5 mm. Sekarang kita bisa (membedah) batu yang keras itu tanpa melukai sedikit pun,” jelas Nur dalam acara The 5th Siloam Urology-Nephrology Summit 2025 di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (24/8/2025).
Dokter Nur Rasyid menjelaskan alat baru bernama Flexible URS (Flexible Ureterorenoskopi) ini bisa menjadi harapan baru bagi pasien dalam prosesi bedah urologi.
Baca Juga: Apakah Warna Urine Pekat Tanda Batu Ginjal? Ini Penjelasan Pakar Urologi
“Jadi melalui saluran yang ada, alatnya bisa sampai ke ginjal, dan ginjal itu bentuk ruangannya ada enam. Dengan alat yang baru itu namanya Flexible URS (Flexible Ureterorenoskopi), itu bisa masuk ke semua kamar itu,” tambahnya.
Dokter Nur Rasyid mengatakan kemajuan teknologi dalam bedah urologi ini bisa mengurangi risiko tekanan ginjal berlebih saat prosedur operasi. Teknologi ini mengurangi sayatan pada bedah urulogi dan tentunya lebih efektif dan akurat.
“Kalau zaman dulu (bedah) dibelek, diopen. Sekarang sudah laparoskopi. Jadi hanya luka satu senti, alatnya masuk ke dalam. Setelah tumornya lepas, baru dikeluarin,” ungkap Nur.
Lebih lanjut, dr. Grace Frelita, MM sebagai Medical Managing Director Simoam Hospital menekankan pentingnya kemajuan teknologi di dunia medis serta fasilitas yang mendukung untuk pengobatan para pasien termasuk di bidang urologi.
Baca Juga: Grup RS Siloam Perkuat Komitmen untuk Tingkatkan Wawasan Dokter di Bidang Urologi dan Nefrologi
“Kami percaya bahwa kemajuan dunia medis tidak hanya bergantung pada teknologi dan fasilitas, tetapi juga pada kualitas serta kapasitas tenaga kesehatan di semua lini, mulai dari dokter, perawat, hingga tenaga pendukung medis, serta pada pendidikan berkelanjutan dan kolaborasi antarprofesi,” paparnya.
Prof. DR. dr. Nur Rasyid, Sp.U(K) menjelaskan, perkembangan teknologi kini memungkinkan operasi urologi dilakukan tanpa sayatan besar. Operasi tersebut dengan teknik robotik yang semakin canggih.
“Kalau batu (ginjal) mungkin zaman dulu orang tembak dari luar, habis itu di-PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy) yang lubangnya 1 cm atau 5 mm. Sekarang kita bisa (membedah) batu yang keras itu tanpa melukai sedikit pun,” jelas Nur dalam acara The 5th Siloam Urology-Nephrology Summit 2025 di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (24/8/2025).
Dokter Nur Rasyid menjelaskan alat baru bernama Flexible URS (Flexible Ureterorenoskopi) ini bisa menjadi harapan baru bagi pasien dalam prosesi bedah urologi.
Baca Juga: Apakah Warna Urine Pekat Tanda Batu Ginjal? Ini Penjelasan Pakar Urologi
“Jadi melalui saluran yang ada, alatnya bisa sampai ke ginjal, dan ginjal itu bentuk ruangannya ada enam. Dengan alat yang baru itu namanya Flexible URS (Flexible Ureterorenoskopi), itu bisa masuk ke semua kamar itu,” tambahnya.
Dokter Nur Rasyid mengatakan kemajuan teknologi dalam bedah urologi ini bisa mengurangi risiko tekanan ginjal berlebih saat prosedur operasi. Teknologi ini mengurangi sayatan pada bedah urulogi dan tentunya lebih efektif dan akurat.
“Kalau zaman dulu (bedah) dibelek, diopen. Sekarang sudah laparoskopi. Jadi hanya luka satu senti, alatnya masuk ke dalam. Setelah tumornya lepas, baru dikeluarin,” ungkap Nur.
Lebih lanjut, dr. Grace Frelita, MM sebagai Medical Managing Director Simoam Hospital menekankan pentingnya kemajuan teknologi di dunia medis serta fasilitas yang mendukung untuk pengobatan para pasien termasuk di bidang urologi.
Baca Juga: Grup RS Siloam Perkuat Komitmen untuk Tingkatkan Wawasan Dokter di Bidang Urologi dan Nefrologi
“Kami percaya bahwa kemajuan dunia medis tidak hanya bergantung pada teknologi dan fasilitas, tetapi juga pada kualitas serta kapasitas tenaga kesehatan di semua lini, mulai dari dokter, perawat, hingga tenaga pendukung medis, serta pada pendidikan berkelanjutan dan kolaborasi antarprofesi,” paparnya.
(dra)
Lihat Juga :