Peneliti IPB Ungkap Manfaat Ginseng Jawa, dari Diabetes hingga Potensi Industri Kosmetik

Kamis, 28 Agustus 2025 - 05:00 WIB
loading...
Peneliti IPB Ungkap...
Indonesia memiliki tanaman herbal yang bentuknya mirip dengan ginseng Korea, yaitu ginseng jawa (Talinum paniculatum). Foto/IPB University.
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki tanaman herbal yang bentuknya mirip dengan ginseng Korea, yaitu ginseng jawa (Talinum paniculatum). Tanaman ini tumbuh liar di daerah tropis, termasuk Indonesia, dan masuk dalam famili Talinaceae. Meski bentuk akar dan morfologinya serupa, secara spesies dan genus berbeda dari ginseng Korea yang tergolong famili Araliaceae.

Menurut peneliti IPB University Dr Rini Madyastuti Purwono, beberapa riset menunjukkan ginseng jawa memiliki aktivitas farmakologi seperti membantu mengatasi diabetes, menjadi imunomodulator, mengurangi inflamasi kulit, mengatasi gangguan gastrointestinal dan reproduksi, serta bersifat antistres.

Baca juga: 7 Jenis Tumbuhan yang Bisa Buat Mabuk, Salah Satunya Sering Dijadikan Bumbu Dapur

“Hasil analisis fitokimia menunjukkan ginseng jawa mengandung flavonoid, saponin, dan terpenoid metabolit umum yang banyak ditemukan di berbagai tanaman,” ujar dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University ini, melalui siaran pers, Kamis (28/8/2025).

Namun, berbeda dengan ginseng Korea, ginseng jawa tidak mengandung ginsenoside, senyawa penanda bahan aktif khas ginseng Korea dan China. Ginsenoside merupakan turunan saponin dengan efek farmakologi yang kuat pada ginseng Korea, dan senyawa ini tidak ditemukan pada ginseng jawa.

Baca juga: Manfaat dan Bahaya Kecubung untuk Kesehatan, Apa Saja?

Ia menerangkan, berdasarkan uji laboratorium Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), ginseng jawa diketahui paling banyak mengandung phytol dan asam lemak heksadekanoat.

“Asam heksadekanoat ini umum digunakan sebagai bahan pembuat sabun dan pelembap kulit, sehingga membuka peluang pengembangan ginseng jawa di industri kosmetik,” ungkap Dr Rini.

Sementara itu, ia melanjutkan, manfaat phytol masih jarang dibahas. Beberapa penelitian menyebutkan senyawa ini bisa digunakan sebagai bahan tambahan wewangian, dan kemungkinan memiliki efek kesehatan tertentu seperti membantu menghambat peradangan atau bekerja sebagai antioksidan.

Salah satu keunggulan ginseng jawa adalah tingkat keamanannya yang lebih tinggi dibandingkan ginseng Korea. Dr Rini menjelaskan, ginseng Korea harus dikonsumsi hati-hati oleh penderita hipertensi, insomnia, atau gangguan jantung. Terutama bagi mereka yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah seperti aspirin karena berisiko memicu pendarahan.

"Efek ginsenoside pada ginseng Korea sangat kuat, sehingga penggunaannya sebaiknya di bawah pengawasan dokter. Sebaliknya, ginseng jawa yang mengandung metabolit sekunder umum relatif lebih aman dikonsumsi, baik dalam bentuk seduhan maupun kapsul," jelasnya.

Saat ini, penelitian yang telah dilakukan pada ginseng jawa meliputi pengukuran kapasitas antioksidan, efek analgesik, antiinflamasi, dan imunomodulator. Namun, menurut Dr Rini, pengembangan potensinya dinilai masih terbatas karena kandungan aktifnya yang umum.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Kebiasaan Duduk Lama...
Kebiasaan Duduk Lama Bisa Sebabkan Diabetes, Ini Penjelasan Dokter!
mGanik Nutrition Hadirkan...
mGanik Nutrition Hadirkan Camilan Rendah Glikemik untuk Diabetes Tipe 2
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Rekomendasi
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Berita Terkini
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved