Isi Khutbah Salat Jumat Rhoma Irama di Pestapora 2025, Singgung Azab Pemimpin Ingkar
Jum'at, 05 September 2025 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
"Ya Allah, kami doakan agar anggota legislatif, yudikatif, eksekutif bisa menjalankan tugas dengan penuh amanah, sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang 1945. Dan agar Engkau menjadikan Indonesia ini negeri yang Engkau ridhoi, sebagaimana janji-Mu dalam firman-Mu,” jelasnya.
Khutbah ini langsung diaminkan ribuan jamaah yang memadati area festival.
![Isi Khutbah Salat Jumat Rhoma Irama di Pestapora 2025, Singgung Azab Pemimpin Ingkar]()
Foto/Instagram @pestapora
Baca Juga: Pestapora 2025 Dimulai Lebih Pagi, Festival Musik 3 Hari Nonstop Hadirkan Ratusan Musisi
Tak hanya doa, ayah Ridho Rhoma itu juga menyelipkan peringatan keras bagi para pemimpin yang lalai. Ia membacakan ayat Al-Quran tentang konsekuensi ingkar terhadap amanah.
“Kalau mereka ingkar, maka Engkau akan turunkan azab atas kelakuan mereka," ucapnya.
Khutbah pemilik nama asli Oma Irama itu di Pestapora 2025 mempertegas identitasnya sebagai seniman yang konsisten menggunakan musik sebagai sarana dakwah sejak mendirikan Soneta Group pada 1973.
Dengan semboyan “Suara Muslim”, Rhoma berhasil menggabungkan hiburan dengan pesan religius, dan kini semakin nyata ketika dirinya berdiri sebagai khatib di salah satu festival musik terbesar Indonesia.
Khutbah ini langsung diaminkan ribuan jamaah yang memadati area festival.

Foto/Instagram @pestapora
Baca Juga: Pestapora 2025 Dimulai Lebih Pagi, Festival Musik 3 Hari Nonstop Hadirkan Ratusan Musisi
Pesan Tegas tentang Amanah Kepemimpinan
Tak hanya doa, ayah Ridho Rhoma itu juga menyelipkan peringatan keras bagi para pemimpin yang lalai. Ia membacakan ayat Al-Quran tentang konsekuensi ingkar terhadap amanah.
“Kalau mereka ingkar, maka Engkau akan turunkan azab atas kelakuan mereka," ucapnya.
Khutbah pemilik nama asli Oma Irama itu di Pestapora 2025 mempertegas identitasnya sebagai seniman yang konsisten menggunakan musik sebagai sarana dakwah sejak mendirikan Soneta Group pada 1973.
Dengan semboyan “Suara Muslim”, Rhoma berhasil menggabungkan hiburan dengan pesan religius, dan kini semakin nyata ketika dirinya berdiri sebagai khatib di salah satu festival musik terbesar Indonesia.
Lihat Juga :