Isi Khutbah Salat Jumat Rhoma Irama di Pestapora 2025, Singgung Azab Pemimpin Ingkar
Jum'at, 05 September 2025 - 16:40 WIB
loading...
Penyanyi Rhoma Irama menjadi imam dan khatib salat Jumat di festival musik Pestapora 2025 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). Foto/Instagram @pestapora
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi Rhoma Irama menjadi imam dan khatib salat Jumat di festival musik Pestapora 2025 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025). Sang Raja Dangdut memimpin ribuan jamaah untuk beribadah di tengah hiruk pikuk panggung musik.
Tak sekadar memimpin salat Jumat berjamaah, khutbah yang disampaikan Rhoma Irama juga penuh makna dan menyentuh hati ribuan orang yang hadir di Pestapora 2025 sejak pagi hari.
Baca Juga: Momen Langka, Rhoma Irama Pimpin Salat Jumat di Tengah Konser Musik Pestapora 2025
Dalam khutbahnya, Rhoma mengangkat tema kelahiran Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan hari pertama festival. Ia menekankan bahwa akhlak Rasulullah harus menjadi pedoman hidup umat Islam, terutama dalam menjaga integritas, kejujuran, serta sikap kasih sayang kepada sesama.
Penyanyi 78 tahun itu juga mengingatkan bahwa akhlak mulia adalah fondasi utama untuk membangun bangsa yang bermartabat. Pesan ini disampaikan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami, baik oleh jamaah muda maupun dewasa.
"Bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah. Artinya kita berada pada hari dan bulan yang sama pada kelahiran nabi kita, Muhammad SAW," kata Rhoma dikutip dari Instagram @pestapora, Jumat (5/9/2025).
Selain membahas keteladanan Nabi, khutbah pelantun Keramat itu juga memuat doa khusus bagi para pemimpin bangsa. Ia memohon agar Allah SWT memberikan kekuatan kepada para pejabat di legislatif, eksekutif, dan yudikatif untuk menjalankan amanah sesuai Pancasila dan UUD 1945.
"Ya Allah, kami doakan agar anggota legislatif, yudikatif, eksekutif bisa menjalankan tugas dengan penuh amanah, sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang 1945. Dan agar Engkau menjadikan Indonesia ini negeri yang Engkau ridhoi, sebagaimana janji-Mu dalam firman-Mu,” jelasnya.
Khutbah ini langsung diaminkan ribuan jamaah yang memadati area festival.
![Isi Khutbah Salat Jumat Rhoma Irama di Pestapora 2025, Singgung Azab Pemimpin Ingkar]()
Foto/Instagram @pestapora
Baca Juga: Pestapora 2025 Dimulai Lebih Pagi, Festival Musik 3 Hari Nonstop Hadirkan Ratusan Musisi
Tak hanya doa, ayah Ridho Rhoma itu juga menyelipkan peringatan keras bagi para pemimpin yang lalai. Ia membacakan ayat Al-Quran tentang konsekuensi ingkar terhadap amanah.
“Kalau mereka ingkar, maka Engkau akan turunkan azab atas kelakuan mereka," ucapnya.
Khutbah pemilik nama asli Oma Irama itu di Pestapora 2025 mempertegas identitasnya sebagai seniman yang konsisten menggunakan musik sebagai sarana dakwah sejak mendirikan Soneta Group pada 1973.
Dengan semboyan “Suara Muslim”, Rhoma berhasil menggabungkan hiburan dengan pesan religius, dan kini semakin nyata ketika dirinya berdiri sebagai khatib di salah satu festival musik terbesar Indonesia.
Di sisi lain, salat Jumat berjamaah sendiri menjadi salah satu momen bersejarah di Pestapora 2025. Di mana festival musik yang biasanya dimulai siang hingga larut malam kini berlangsung lebih pagi, yakni dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Festival Direktur Pestapora, Kiki Aulia Ucup, melalui akun Instagram resminya. Ia menegaskan bahwa Pestapora 2025 tetap hadir sebagai ruang ekspresi dan demokrasi lewat musik, namun dengan menyesuaikan kondisi pengamanan pasca aksi demonstrasi beberapa hari terakhir.
Menurut Kiki, perubahan jadwal ini diambil demi menjaga keamanan serta kenyamanan seluruh pengunjung. Dengan dimulai sejak pagi, panitia berharap suasana festival tetap kondusif tanpa mengurangi antusiasme penikmat musik.
"Kabar yang bisa kami berikan adalah Pestapora akan terlaksana di tanggal 5, 6, dan 7 September 2025. Tetapi dengan penyesuaian jam pelaksanaannya,” tutur Kiki.
“Yang tadinya Pestapora akan dilaksanakan dari jam 2 siang hingga jam 1 malam, kali ini kami akan melaksanakan Pestapora dari mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB malam," tandasnya.
Baca Juga: Pestapora 2025 Digelar Hari Ini, Konser Dimulai dari Pukul 08.00 hingga 20.00 WIB
Tak sekadar memimpin salat Jumat berjamaah, khutbah yang disampaikan Rhoma Irama juga penuh makna dan menyentuh hati ribuan orang yang hadir di Pestapora 2025 sejak pagi hari.
Baca Juga: Momen Langka, Rhoma Irama Pimpin Salat Jumat di Tengah Konser Musik Pestapora 2025
Khutbah tentang Teladan Nabi Muhammad SAW
Dalam khutbahnya, Rhoma mengangkat tema kelahiran Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan hari pertama festival. Ia menekankan bahwa akhlak Rasulullah harus menjadi pedoman hidup umat Islam, terutama dalam menjaga integritas, kejujuran, serta sikap kasih sayang kepada sesama.
Penyanyi 78 tahun itu juga mengingatkan bahwa akhlak mulia adalah fondasi utama untuk membangun bangsa yang bermartabat. Pesan ini disampaikan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami, baik oleh jamaah muda maupun dewasa.
"Bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah. Artinya kita berada pada hari dan bulan yang sama pada kelahiran nabi kita, Muhammad SAW," kata Rhoma dikutip dari Instagram @pestapora, Jumat (5/9/2025).
Doa untuk Pemimpin Bangsa
Selain membahas keteladanan Nabi, khutbah pelantun Keramat itu juga memuat doa khusus bagi para pemimpin bangsa. Ia memohon agar Allah SWT memberikan kekuatan kepada para pejabat di legislatif, eksekutif, dan yudikatif untuk menjalankan amanah sesuai Pancasila dan UUD 1945.
"Ya Allah, kami doakan agar anggota legislatif, yudikatif, eksekutif bisa menjalankan tugas dengan penuh amanah, sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang 1945. Dan agar Engkau menjadikan Indonesia ini negeri yang Engkau ridhoi, sebagaimana janji-Mu dalam firman-Mu,” jelasnya.
Khutbah ini langsung diaminkan ribuan jamaah yang memadati area festival.

Foto/Instagram @pestapora
Baca Juga: Pestapora 2025 Dimulai Lebih Pagi, Festival Musik 3 Hari Nonstop Hadirkan Ratusan Musisi
Pesan Tegas tentang Amanah Kepemimpinan
Tak hanya doa, ayah Ridho Rhoma itu juga menyelipkan peringatan keras bagi para pemimpin yang lalai. Ia membacakan ayat Al-Quran tentang konsekuensi ingkar terhadap amanah.
“Kalau mereka ingkar, maka Engkau akan turunkan azab atas kelakuan mereka," ucapnya.
Khutbah pemilik nama asli Oma Irama itu di Pestapora 2025 mempertegas identitasnya sebagai seniman yang konsisten menggunakan musik sebagai sarana dakwah sejak mendirikan Soneta Group pada 1973.
Dengan semboyan “Suara Muslim”, Rhoma berhasil menggabungkan hiburan dengan pesan religius, dan kini semakin nyata ketika dirinya berdiri sebagai khatib di salah satu festival musik terbesar Indonesia.
Di sisi lain, salat Jumat berjamaah sendiri menjadi salah satu momen bersejarah di Pestapora 2025. Di mana festival musik yang biasanya dimulai siang hingga larut malam kini berlangsung lebih pagi, yakni dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Festival Direktur Pestapora, Kiki Aulia Ucup, melalui akun Instagram resminya. Ia menegaskan bahwa Pestapora 2025 tetap hadir sebagai ruang ekspresi dan demokrasi lewat musik, namun dengan menyesuaikan kondisi pengamanan pasca aksi demonstrasi beberapa hari terakhir.
Menurut Kiki, perubahan jadwal ini diambil demi menjaga keamanan serta kenyamanan seluruh pengunjung. Dengan dimulai sejak pagi, panitia berharap suasana festival tetap kondusif tanpa mengurangi antusiasme penikmat musik.
"Kabar yang bisa kami berikan adalah Pestapora akan terlaksana di tanggal 5, 6, dan 7 September 2025. Tetapi dengan penyesuaian jam pelaksanaannya,” tutur Kiki.
“Yang tadinya Pestapora akan dilaksanakan dari jam 2 siang hingga jam 1 malam, kali ini kami akan melaksanakan Pestapora dari mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB malam," tandasnya.
Baca Juga: Pestapora 2025 Digelar Hari Ini, Konser Dimulai dari Pukul 08.00 hingga 20.00 WIB
(dra)
Lihat Juga :