Pelajaran dari Kapsul Vitamin Rambut: Strategi Sentuhan Langsung yang Bikin Ellips Paling Direkomendasikan
Senin, 08 September 2025 - 11:20 WIB
loading...
Di era di mana konsumen semakin kebal terhadap iklan, kepercayaan tidak lagi bisa dibeli dengan anggaran besar tapi interkasi langsung seperti yang dilakukan Ellips. Foto: Ellips
A
A
A
JAKARTA - Di tengah lautan iklan digital dan riuh rendahnya media sosial, rekomendasi tulus dari mulut ke mulut menjadi mata uang paling berharga bagi sebuah merek. Ini yang dilakukan merek perawatan rambut lokal, Ellips, yang berhasil memecahkan kode untuk mendapatkan kepercayaan tersebut, dan kini menuai hasilnya.
Pada Senin, 8 September 2025, perusahaan riset global YouGov merilis daftar "Most Recommended Brands 2025", dan Ellips dinobatkan sebagai "#1 Most-Improved Brand" di Indonesia.
Ini bukan penghargaan yang didasarkan pada keputusan dewan juri, melainkan cerminan langsung dari suara ribuan konsumen.
Data dari YouGov BrandIndex menunjukkan lonjakan kepercayaan yang signifikan. Skor rekomendasi positif untuk Ellips melonjak sebesar 6,9 poin persentase dalam setahun, dari 63,5% pada periode sebelumnya menjadi 70,4% pada periode survei 1 Juni 2024 hingga 31 Mei 2025.
Angka ini bukan sekadar statistik; tapi bukti kuantitatif dari strategi yang berhasil dieksekusi dengan baik.
Di Balik Angka: Menjemput Bola, Bukan Menunggu di Etalase
Lalu, apa rahasia di balik lonjakan dramatis ini? Analisis terhadap aktivitas merek Ellips sepanjang tahun lalu menunjukkan sebuah pergeseran dari pemasaran pasif ke pendekatan yang jauh lebih personal dan berbasis pengalaman.
Alih-alih hanya berteriak melalui iklan di media massa, Ellips memilih untuk "turun gunung" dan bertemu langsung dengan calon penggunanya, terutama generasi muda dan mahasiswa di berbagai kota besar.
Strategi utamanya sederhana namun kuat: product sampling dan edukasi. Mereka tidak hanya meminta konsumen untuk percaya pada produknya; mereka memberikan bukti langsung ke tangan dan rambut konsumen untuk dicoba sendiri.
Aktivasi merek ini diperkuat dengan kehadiran di berbagai beauty fair dan acara publik, di mana interaksi langsung dan pengalaman mencoba produk menjadi jembatan utama untuk membangun hubungan.
Di saat yang sama, mereka juga membentuk komunitas untuk memperdalam dialog dengan audiens muda, mengubah monolog iklan menjadi percakapan dua arah yang bermakna.
Lidwina Natalia, Head of Marketing Home and Personal Care Kino, melihat penghargaan ini sebagai buah dari pendekatan tersebut.
"Penghargaan ini merupakan bentuk validasi atas komitmen kami dalam membangun merek yang tidak hanya dikenal, tetapi juga dicintai dan dipercaya oleh konsumen," ujarnya. "Kami percaya bahwa pengalaman yang relevan, interaksi yang bermakna, serta kualitas produk yang konsisten adalah kunci utama dalam memenangkan hati konsumen."
Untuk masuk dalam kategori "Most Improved", sebuah merek harus menunjukkan peningkatan skor rekomendasi yang paling signifikan dari tahun ke tahun, dengan syarat pemantauan aktif selama minimal 548 hari.
Keberhasilan Ellips menempati posisi puncak menunjukkan bahwa strategi mereka tidak hanya menciptakan popularitas sesaat, tetapi juga membangun loyalitas yang mendorong pelanggan aktif untuk menjadi "duta merek" secara sukarela.
Pada akhirnya, kisah sukses Ellips ini menawarkan sebuah pelajaran penting dalam lanskap pemasaran modern. Di era di mana konsumen semakin kebal terhadap iklan, kepercayaan tidak lagi bisa dibeli dengan anggaran besar, melainkan harus diraih melalui interaksi tulus dan bukti nyata.
Ellips menunjukkan bahwa terkadang, strategi terbaik adalah kembali ke dasar: biarkan produk berkualitas berbicara untuk dirinya sendiri, langsung di tangan mereka yang paling penting—parakonsumen.
Pada Senin, 8 September 2025, perusahaan riset global YouGov merilis daftar "Most Recommended Brands 2025", dan Ellips dinobatkan sebagai "#1 Most-Improved Brand" di Indonesia.
Ini bukan penghargaan yang didasarkan pada keputusan dewan juri, melainkan cerminan langsung dari suara ribuan konsumen.
Data dari YouGov BrandIndex menunjukkan lonjakan kepercayaan yang signifikan. Skor rekomendasi positif untuk Ellips melonjak sebesar 6,9 poin persentase dalam setahun, dari 63,5% pada periode sebelumnya menjadi 70,4% pada periode survei 1 Juni 2024 hingga 31 Mei 2025.
Angka ini bukan sekadar statistik; tapi bukti kuantitatif dari strategi yang berhasil dieksekusi dengan baik.
Di Balik Angka: Menjemput Bola, Bukan Menunggu di Etalase
![Pelajaran dari Kapsul Vitamin Rambut: Strategi Sentuhan Langsung yang Bikin Ellips Paling Direkomendasikan]()
Lalu, apa rahasia di balik lonjakan dramatis ini? Analisis terhadap aktivitas merek Ellips sepanjang tahun lalu menunjukkan sebuah pergeseran dari pemasaran pasif ke pendekatan yang jauh lebih personal dan berbasis pengalaman.
Alih-alih hanya berteriak melalui iklan di media massa, Ellips memilih untuk "turun gunung" dan bertemu langsung dengan calon penggunanya, terutama generasi muda dan mahasiswa di berbagai kota besar.
Strategi utamanya sederhana namun kuat: product sampling dan edukasi. Mereka tidak hanya meminta konsumen untuk percaya pada produknya; mereka memberikan bukti langsung ke tangan dan rambut konsumen untuk dicoba sendiri.
Aktivasi merek ini diperkuat dengan kehadiran di berbagai beauty fair dan acara publik, di mana interaksi langsung dan pengalaman mencoba produk menjadi jembatan utama untuk membangun hubungan.
Di saat yang sama, mereka juga membentuk komunitas untuk memperdalam dialog dengan audiens muda, mengubah monolog iklan menjadi percakapan dua arah yang bermakna.
Lidwina Natalia, Head of Marketing Home and Personal Care Kino, melihat penghargaan ini sebagai buah dari pendekatan tersebut.
"Penghargaan ini merupakan bentuk validasi atas komitmen kami dalam membangun merek yang tidak hanya dikenal, tetapi juga dicintai dan dipercaya oleh konsumen," ujarnya. "Kami percaya bahwa pengalaman yang relevan, interaksi yang bermakna, serta kualitas produk yang konsisten adalah kunci utama dalam memenangkan hati konsumen."
Mengukur Gema Rekomendasi
Validasi dari YouGov memiliki bobot yang kuat karena metodologinya yang komprehensif. Peringkat ini disusun berdasarkan lebih dari satu juta survei pelanggan di 28 negara. Khusus di Indonesia, panel riset YouGov mencakup lebih dari 170.000 responden yang komposisinya mewakili keberagaman demografi, geografi, dan sosial ekonomi masyarakat.Untuk masuk dalam kategori "Most Improved", sebuah merek harus menunjukkan peningkatan skor rekomendasi yang paling signifikan dari tahun ke tahun, dengan syarat pemantauan aktif selama minimal 548 hari.
Keberhasilan Ellips menempati posisi puncak menunjukkan bahwa strategi mereka tidak hanya menciptakan popularitas sesaat, tetapi juga membangun loyalitas yang mendorong pelanggan aktif untuk menjadi "duta merek" secara sukarela.
Pada akhirnya, kisah sukses Ellips ini menawarkan sebuah pelajaran penting dalam lanskap pemasaran modern. Di era di mana konsumen semakin kebal terhadap iklan, kepercayaan tidak lagi bisa dibeli dengan anggaran besar, melainkan harus diraih melalui interaksi tulus dan bukti nyata.
Ellips menunjukkan bahwa terkadang, strategi terbaik adalah kembali ke dasar: biarkan produk berkualitas berbicara untuk dirinya sendiri, langsung di tangan mereka yang paling penting—parakonsumen.
(dan)
Lihat Juga :