Sinopsis Layar Drama Indonesia Kau Ditakdirkan Untukku Eps 144: Alya Disambut Baldy, Tania Nyaris Celaka
Senin, 08 September 2025 - 20:00 WIB
loading...
Tegangan masih terasa karena Alya dan Devan menahan amarah kepada Helsi, tapi Baldy yang tidak tahu apa-apa justru terlihat lega. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Tegangan masih terasa karena Alya dan Devan menahan amarah kepada Helsi, tapi Baldy yang tidak tahu apa-apa justru terlihat lega. Mereka pun kembali bersama-sama.
Pada saat yang sama, Miko yang mendapat perintah dari Baldy harus menyiapkan penyambutan Alya di rumah. Dengan setengah hati, Miko menyuruh Ipah menghias rumah.
Lucunya, karena kecerobohan, Ipah malah terjatuh dan menimpa Miko hingga membuatnya makin kesal. Meski begitu, ia tetap melanjutkan dekorasi.
Di sisi lain, Tania mulai bimbang setelah mendengar kabar dari Miko bahwa Alya ditembak. Meski awalnya ia menolak percaya, hatinya tergerak.
Baca Juga: Sinopsis Layar Drama Indonesia Kau Ditakdirkan Untukku Eps 143: Konfrontasi Devan dan Alya pada Helsi
Namun saat ia sedang galau, ia justru terpeleset di kamar mandi karena lantai licin dan hampir mencelakai kandungannya. Untungnya Yuyun sigap membantunya ke bidan.
Bidan menyatakan bayi masih selamat, tetapi memperingatkan Tania agar lebih berhati-hati. Rasa takut kehilangan membuat Tania semakin dilema.
Pada saat yang sama, Miko yang mendapat perintah dari Baldy harus menyiapkan penyambutan Alya di rumah. Dengan setengah hati, Miko menyuruh Ipah menghias rumah.
Lucunya, karena kecerobohan, Ipah malah terjatuh dan menimpa Miko hingga membuatnya makin kesal. Meski begitu, ia tetap melanjutkan dekorasi.
Di sisi lain, Tania mulai bimbang setelah mendengar kabar dari Miko bahwa Alya ditembak. Meski awalnya ia menolak percaya, hatinya tergerak.
Baca Juga: Sinopsis Layar Drama Indonesia Kau Ditakdirkan Untukku Eps 143: Konfrontasi Devan dan Alya pada Helsi
Namun saat ia sedang galau, ia justru terpeleset di kamar mandi karena lantai licin dan hampir mencelakai kandungannya. Untungnya Yuyun sigap membantunya ke bidan.
Bidan menyatakan bayi masih selamat, tetapi memperingatkan Tania agar lebih berhati-hati. Rasa takut kehilangan membuat Tania semakin dilema.
Lihat Juga :