Film Gereja Setan: Kisah Kelam Masa Lalu Mongol Stres Terungkap, Pernah Terlibat Sekte Agama
Selasa, 09 September 2025 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
"Yang gue cari, apa yang ditulis di skenario, apa yang dijadikan karya dan tim, dibiayai produser dan eksekutif produser, sampai ke masyarakat tanpa menimbulkan polemik," tegasnya.
Melalui Gereja Setan, Mongol ingin mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyimpangan iman. Yang dinilainya bisa terjadi di tengah tekanan hidup.
"Kekhawatiran kita dalam hidup itu terkait dengan penyimpangan dalam iman. Ini yang harus kita waspadai bersama. Di film ini, pas dihubungi bro Tito, saya langsung tertarik. Saya selalu ingin ketemu orang yang ingin ngobrol soal satanik, gimana kita bisa 'berguna' untuk mereka yang terjebak di situasi itu," ungkap Mongol.
Ia juga menambahkan bahwa karakter Hendrik sangat dekat dengan pengalaman pribadinya.
"Karakter ini nggak jauh dari pengalaman pribadi Mongol. Jadi ya, good-lah gitu. Gue bersyukur banget, apalagi ini adalah film gue jadi pemeran utama," ujarnya.
Menurutnya, alasan utama menerima peran ini adalah pesan moral dan nilai pertobatan yang ingin ia bagikan kepada masyarakat.
Melalui Gereja Setan, Mongol ingin mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyimpangan iman. Yang dinilainya bisa terjadi di tengah tekanan hidup.
"Kekhawatiran kita dalam hidup itu terkait dengan penyimpangan dalam iman. Ini yang harus kita waspadai bersama. Di film ini, pas dihubungi bro Tito, saya langsung tertarik. Saya selalu ingin ketemu orang yang ingin ngobrol soal satanik, gimana kita bisa 'berguna' untuk mereka yang terjebak di situasi itu," ungkap Mongol.
Ia juga menambahkan bahwa karakter Hendrik sangat dekat dengan pengalaman pribadinya.
"Karakter ini nggak jauh dari pengalaman pribadi Mongol. Jadi ya, good-lah gitu. Gue bersyukur banget, apalagi ini adalah film gue jadi pemeran utama," ujarnya.
Menurutnya, alasan utama menerima peran ini adalah pesan moral dan nilai pertobatan yang ingin ia bagikan kepada masyarakat.
Lihat Juga :