10 Ciri-ciri Sakit Punggung yang Menjadi Gejala Batu Ginjal
Rabu, 10 September 2025 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
1. Nyeri Terfokus di Satu Sisi Punggung Bawah
Salah satu ciri khas nyeri akibat batu ginjal adalah rasa sakit yang terkonsentrasi pada satu sisi punggung bawah, tepat di bawah tulang rusuk. Rasa sakit ini sering menjalar ke perut bagian bawah atau selangkangan, berbeda dengan sakit punggung biasa yang cenderung menyebar di area luas.
2. Rasa Sakit Datang Tiba-tiba
Tidak seperti nyeri punggung akibat postur tubuh yang muncul perlahan, nyeri batu ginjal biasanya datang mendadak. Rasa sakit tersebut muncul dalam gelombang yang intens, menusuk, dan terkadang diikuti periode singkat kelegaan sebelum kembali kambuh. Kondisi ini terjadi karena batu bergerak di dalam saluran kemih.
3. Nyeri Tidak Mereda Meski Berganti Posisi
Pada sakit punggung biasa, nyeri sering berkurang ketika penderita beristirahat, duduk, atau melakukan peregangan. Namun, nyeri akibat batu ginjal tetap konstan dan tidak membaik dengan perubahan posisi tubuh. Justru, rasa sakit bisa semakin parah seiring pergerakan batu di dalam ginjal.
4. Rasa Sakit Sangat Parah dan Menyiksa
Batu ginjal dikenal luas sebagai penyebab salah satu rasa sakit paling menyiksa yang dapat dialami manusia. Banyak penderita menggambarkan sensasinya seperti ditusuk benda tajam atau bahkan lebih buruk daripada rasa sakit melahirkan. Nyeri ini biasanya datang tanpa peringatan dan dapat berlangsung lama.
5. Adanya Darah dalam Urine
Gejala lain yang menjadi tanda kuat batu ginjal adalah munculnya darah dalam urine. Hal ini terjadi karena batu yang tajam mengikis dinding saluran kemih. Warna urine bisa berubah menjadi merah muda, merah, atau kecokelatan. Dalam beberapa kasus, darah hanya dapat dideteksi melalui pemeriksaan laboratorium.
Baca Juga: 4 Perbedaan Nyeri Batu Ginjal dan Punggung Biasa, Jangan Salah Kira!
6. Nyeri atau Sensasi Terbakar saat Buang Air Kecil
Batu ginjal juga bisa menimbulkan rasa perih atau terbakar ketika buang air kecil. Hal ini disebabkan iritasi pada lapisan uretra atau kandung kemih. Gejala ini sering keliru dianggap sebagai infeksi saluran kemih, padahal penyebabnya adalah batu yang sedang bergerak turun.
Lihat Juga :