Eza Gionino Menangis Minta Istri Pulang: Aku Janji Perbaiki Kekurangan
Rabu, 10 September 2025 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Eza juga menyampaikan bahwa ia tidak mengetahui keberadaan istri dan anak-anaknya sejak pertengahan Agustus 2025. Situasi ini membuatnya diliputi rasa rindu yang mendalam, terlebih karena ia tidak bisa memeluk anak-anaknya ataupun sekadar berbicara melalui panggilan video.
"Saya tidak tahu mereka ada di mana. Saya sebagai seorang ayah, saya pengin sekali meluk mereka. Saya ingin sekali meluk mereka tapi tidak tercapai," ujarnya.
"Saya pengin komunikasi paling nggak video call gitu loh. Saya pengin tahu anak saya. Coba kalian bayangin gimana saya kepikiran, bagaimana wajah anak-anak saya kebingungan nggak tahu daddy-nya ada di mana gitu," tambahnya.
![Eza Gionino Menangis Minta Istri Pulang: Aku Janji Perbaiki Kekurangan]()
Foto/Instagram Eza Gionino
Baca Juga: Terungkap Alasan Eza Gionino Digugat Cerai Meiza Aulia, Bukan karena Orang Ketiga
Sebagai seorang ayah, Eza mengaku sangat merindukan anak-anaknya. Ia menggambarkan bagaimana hatinya dipenuhi kekhawatiran membayangkan kebingungan anak-anaknya yang tidak tahu keberadaan sang ayah.
Kerinduan itu semakin terasa berat karena sejak 15 Agustus 2025, ia tidak lagi bertemu dengan keluarga kecilnya. Kondisi tersebut membuatnya berharap agar dapat kembali menjalin komunikasi dengan anak-anak meskipun hanya melalui panggilan video.
"Saya tidak tahu mereka ada di mana. Saya sebagai seorang ayah, saya pengin sekali meluk mereka. Saya ingin sekali meluk mereka tapi tidak tercapai," ujarnya.
"Saya pengin komunikasi paling nggak video call gitu loh. Saya pengin tahu anak saya. Coba kalian bayangin gimana saya kepikiran, bagaimana wajah anak-anak saya kebingungan nggak tahu daddy-nya ada di mana gitu," tambahnya.

Foto/Instagram Eza Gionino
Baca Juga: Terungkap Alasan Eza Gionino Digugat Cerai Meiza Aulia, Bukan karena Orang Ketiga
Kerinduan pada Anak
Sebagai seorang ayah, Eza mengaku sangat merindukan anak-anaknya. Ia menggambarkan bagaimana hatinya dipenuhi kekhawatiran membayangkan kebingungan anak-anaknya yang tidak tahu keberadaan sang ayah.
Kerinduan itu semakin terasa berat karena sejak 15 Agustus 2025, ia tidak lagi bertemu dengan keluarga kecilnya. Kondisi tersebut membuatnya berharap agar dapat kembali menjalin komunikasi dengan anak-anak meskipun hanya melalui panggilan video.
Lihat Juga :