Digugat Cerai Istri, Eza Gionino Pastikan Tidak Ada KDRT dan Orang Ketiga
Rabu, 10 September 2025 - 15:40 WIB
loading...
Artis Eza Gionino akhirnya angkat bicara mengenai gugatan cerai yang diajukan sang istri, Meiza Aulia Coritha. Ia menegaskan isu KDRT sama sekali tidak benar. Foto/Instagram Eza Gionino
A
A
A
JAKARTA - Artis Eza Gionino akhirnya angkat bicara mengenai gugatan cerai yang diajukan sang istri, Meiza Aulia Coritha . Ia menegaskan bahwa isu yang menyebut dirinya melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sama sekali tidak benar.
Menurut Eza, selama tujuh tahun menjalani rumah tangga, ia selalu berusaha menghormati Meiza sebagai seorang istri sekaligus ibu dari ketiga anak mereka. Eza menekankan bahwa persoalan rumah tangga yang kini terjadi bukanlah disebabkan oleh adanya kekerasan maupun orang ketiga.
Ia menyebut, akar permasalahan yang memicu perceraian ini hanyalah komunikasi yang kurang baik antara dirinya dan sang istri.
Baca Juga: Eza Gionino Menangis Minta Istri Pulang: Aku Janji Perbaiki Kekurangan
Lebih lanjut, Eza Gionino mengungkapkan bahwa selama menjalani pernikahan, ia menyadari dirinya belum sepenuhnya mampu menjadi suami maupun ayah yang ideal. Ia mengaku masih jauh dari kata sempurna dan tidak menutup mata terhadap kekurangan yang dimilikinya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa masalah rumah tangganya murni disebabkan kurangnya komunikasi yang sehat. Sehingga sering kali memunculkan salah paham dan percekcokan kecil.
"Saya jelaskan dan saya tekankan bahwa itu tidak ada sama sekali, demi Allah tidak ada. Tidak ada KDRT dari saya apa pun itu, pihak ketiga juga tidak ada," kata Eza di kawasan Cibubur, Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Menurut Eza, dinamika rumah tangga memang tidak selalu berjalan mulus. Ia menyadari bahwa pertengkaran adalah hal yang wajar terjadi dalam sebuah pernikahan. Namun, ia merasa perlu meluruskan bahwa isu KDRT maupun orang ketiga yang berkembang sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
"Murni masalah kita kurang komunikasi, kurangnya komunikasi dengan baik, itu aja. Komunikasi internal pastinya," jelasnya.
![Digugat Cerai Istri, Eza Gionino Pastikan Tidak Ada KDRT dan Orang Ketiga]()
Foto/Instagram Eza Gionino
Baca Juga: Eza Gionino Masih Ingin Pertahankan Rumah Tangga dengan Meiza Aulia Coritha
Eza menyampaikan bahwa dirinya masih terus belajar menjadi sosok suami dan ayah yang lebih baik. Ia tidak menyangkal adanya kekurangan dalam menjalani peran tersebut.
Meski demikian, keinginannya untuk memperbaiki diri tetap besar, terutama demi kebahagiaan anak-anaknya. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa ia masih berharap rumah tangganya bisa diselamatkan meskipun berada di ujung perpisahan.
"Saya juga akuin kok saya sebagai figur suami, sebagai ayah, saya jauh dari kata sempurna. Saya akuin itu. Tapi sekarang kondisinya kita kemarin ya namanya juga rumah tangga ya pasti ada percekcokan gitu, ada selisih paham," ujarnya.
Menanggapi gugatan cerai yang telah didaftarkan pada 29 Agustus 2025 lalu, kuasa hukum Eza Gionino, Raka Danira, menegaskan bahwa kliennya berkomitmen untuk mempertahankan rumah tangganya.
Raka menambahkan, sidang perdana di Pengadilan Agama Cibinong pada 22 September 2025 akan berfokus pada proses mediasi. Tahap ini akan menjadi kesempatan penting bagi Eza dan Meiza untuk mencari jalan tengah, apakah memilih berdamai atau melanjutkan proses perceraian.
"Mas Eza Gionino mengambil sikap tegas untuk berupaya mempertahankan keutuhan rumah tangganya," tegas Raka.
Baca Juga: Terungkap Alasan Eza Gionino Digugat Cerai Meiza Aulia, Bukan karena Orang Ketiga
Eza Gionino juga mengungkapkan bahwa sejak 15 Agustus 2025, ia dan Meiza sudah tidak tinggal serumah. Bahkan hingga kini, ia mengaku tidak mengetahui keberadaan istrinya beserta ketiga anak mereka. Situasi ini membuat Eza merasa rindu, karena tidak bisa bertemu maupun berinteraksi langsung dengan buah hatinya.
"Saya sudah tidak bertemu dengan istri, anak-anak saya. Sekarang kita udah nggak tidur bareng gitu. Saya tidak tahu mereka ada di mana, saya sebagai seorang ayah, saya pengin sekali meluk mereka. Saya pengin sekali meluk mereka tapi tidak tercapai," tutup Eza.
Menurut Eza, selama tujuh tahun menjalani rumah tangga, ia selalu berusaha menghormati Meiza sebagai seorang istri sekaligus ibu dari ketiga anak mereka. Eza menekankan bahwa persoalan rumah tangga yang kini terjadi bukanlah disebabkan oleh adanya kekerasan maupun orang ketiga.
Ia menyebut, akar permasalahan yang memicu perceraian ini hanyalah komunikasi yang kurang baik antara dirinya dan sang istri.
Baca Juga: Eza Gionino Menangis Minta Istri Pulang: Aku Janji Perbaiki Kekurangan
Komunikasi yang Buruk Jadi Pemicu
Lebih lanjut, Eza Gionino mengungkapkan bahwa selama menjalani pernikahan, ia menyadari dirinya belum sepenuhnya mampu menjadi suami maupun ayah yang ideal. Ia mengaku masih jauh dari kata sempurna dan tidak menutup mata terhadap kekurangan yang dimilikinya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa masalah rumah tangganya murni disebabkan kurangnya komunikasi yang sehat. Sehingga sering kali memunculkan salah paham dan percekcokan kecil.
"Saya jelaskan dan saya tekankan bahwa itu tidak ada sama sekali, demi Allah tidak ada. Tidak ada KDRT dari saya apa pun itu, pihak ketiga juga tidak ada," kata Eza di kawasan Cibubur, Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Menurut Eza, dinamika rumah tangga memang tidak selalu berjalan mulus. Ia menyadari bahwa pertengkaran adalah hal yang wajar terjadi dalam sebuah pernikahan. Namun, ia merasa perlu meluruskan bahwa isu KDRT maupun orang ketiga yang berkembang sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
"Murni masalah kita kurang komunikasi, kurangnya komunikasi dengan baik, itu aja. Komunikasi internal pastinya," jelasnya.

Foto/Instagram Eza Gionino
Baca Juga: Eza Gionino Masih Ingin Pertahankan Rumah Tangga dengan Meiza Aulia Coritha
Pengakuan sebagai Suami dan Ayah
Eza menyampaikan bahwa dirinya masih terus belajar menjadi sosok suami dan ayah yang lebih baik. Ia tidak menyangkal adanya kekurangan dalam menjalani peran tersebut.
Meski demikian, keinginannya untuk memperbaiki diri tetap besar, terutama demi kebahagiaan anak-anaknya. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa ia masih berharap rumah tangganya bisa diselamatkan meskipun berada di ujung perpisahan.
"Saya juga akuin kok saya sebagai figur suami, sebagai ayah, saya jauh dari kata sempurna. Saya akuin itu. Tapi sekarang kondisinya kita kemarin ya namanya juga rumah tangga ya pasti ada percekcokan gitu, ada selisih paham," ujarnya.
Upaya Hukum dan Proses Mediasi
Menanggapi gugatan cerai yang telah didaftarkan pada 29 Agustus 2025 lalu, kuasa hukum Eza Gionino, Raka Danira, menegaskan bahwa kliennya berkomitmen untuk mempertahankan rumah tangganya.
Raka menambahkan, sidang perdana di Pengadilan Agama Cibinong pada 22 September 2025 akan berfokus pada proses mediasi. Tahap ini akan menjadi kesempatan penting bagi Eza dan Meiza untuk mencari jalan tengah, apakah memilih berdamai atau melanjutkan proses perceraian.
"Mas Eza Gionino mengambil sikap tegas untuk berupaya mempertahankan keutuhan rumah tangganya," tegas Raka.
Baca Juga: Terungkap Alasan Eza Gionino Digugat Cerai Meiza Aulia, Bukan karena Orang Ketiga
Hidup Terpisah Sejak Pertengahan Agustus
Eza Gionino juga mengungkapkan bahwa sejak 15 Agustus 2025, ia dan Meiza sudah tidak tinggal serumah. Bahkan hingga kini, ia mengaku tidak mengetahui keberadaan istrinya beserta ketiga anak mereka. Situasi ini membuat Eza merasa rindu, karena tidak bisa bertemu maupun berinteraksi langsung dengan buah hatinya.
"Saya sudah tidak bertemu dengan istri, anak-anak saya. Sekarang kita udah nggak tidur bareng gitu. Saya tidak tahu mereka ada di mana, saya sebagai seorang ayah, saya pengin sekali meluk mereka. Saya pengin sekali meluk mereka tapi tidak tercapai," tutup Eza.
(dra)
Lihat Juga :