Tembok Rumah Nana Mirdad Jebol Imbas Bali Diterjang Banjir
Kamis, 11 September 2025 - 07:00 WIB
loading...
Tembok rumah Nana Mirdad jebol akibat derasnya arus sungai yang meluap saat banjir besar melanda Bali pada 10 September. Nana merasakan kesedihan mendalam. Foto/Instagram @nanamirdad_
A
A
A
JAKARTA - Tembok rumah artis Nana Mirdad jebol akibat derasnya arus sungai yang meluap saat banjir besar melanda Bali pada Rabu, 10 September 2025. Meski air tidak sampai masuk ke dalam rumah, Nana tetap merasakan kesedihan mendalam karena bagian rumahnya ikut terdampak bencana yang melumpuhkan sejumlah wilayah di Pulau Dewata tersebut.
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Nana Mirdad menceritakan bagaimana tembok rumah yang berada di tepi sungai roboh akibat hantaman air. Kisah kakak Naysila Mirdad ini menjadi potret nyata bagaimana banjir Bali tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga meninggalkan luka emosional bagi masyarakat yang terdampak.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang Gianyar Bali, Aktivitas Warga Lumpuh Total
Nana Mirdad ikut merasakan kesedihan mendalam atas bencana banjir yang menimpa Bali. Ia mengatakan bahwa air sungai memang naik cukup tinggi, namun tidak sampai masuk ke dalam rumah. Kendati demikian, salah satu tembok rumahnya jebol akibat derasnya arus air.
"Sedih banget dengar kondisi Bali yang lumpuh karena banjir di mana-mana. Teman-teman juga subuh-subuh udah pada chat, tanya keadaan rumah karena rumahku di pinggir sungai," tulis Nana dikutip dari Instagram @nanamirdad_, Kamis (11/9/2025).
"Rumah aku nggak apa-apa. Air sungai naik, tapi nggak sampai ke rumaku. Cuma memang tembok aku ada yang jebol karena air sungainya," sambungnya.
Lebih menyedihkan lagi, bagian tembok yang roboh tersebut merupakan lokasi di mana ia pernah mengubur anjing kesayangannya, Kodi. Istri Andrew White itu tak kuasa menahan air mata saat mengetahui kuburan hewan peliharaan itu kini telah lenyap terbawa arus banjir.
Momen tersebut membuatnya semakin terpukul sekaligus menunjukkan betapa besar dampak banjir yang dirasakan secara emosional oleh masyarakat.
"Dan aku juga sedih banget sampe sempet mewek tadi pagi karena salah satu tembok yang jebol adalah tempat di mana kita kubur Kodi, dan sekarang Kodi sudah lenyap dibawa air juga," jelasnya.
![Tembok Rumah Nana Mirdad Jebol Imbas Bali Diterjang Banjir]()
Foto/Instagram @nanamirdad_
Baca Juga: Biodata dan Agama Nana Mirdad, Aktris yang Dituding Ogah Bayar Paylater
Dalam unggahannya, artis 40 tahun itu juga menyampaikan doa dan simpati kepada seluruh warga Bali yang terdampak banjir. Khususnya bagi mereka yang kehilangan rumah maupun tempat usaha.
"My Prayers untuk teman-teman semua di Bali yang rumah atau tempat usahanya terdampak besar akibat banjir ini," ujarnya.
Putri artis senior Lydia Kandou dan Jamal Mirdad ini memahami betul kesedihan mendalam yang kini dialami banyak orang karena musibah tersebut datang begitu tiba-tiba tanpa adanya peringatan sebelumnya.
"Semua teman-teman bilang kalau air ini datang seperti tsunami, nggak ada warning tiba-tiba air udah deras dan masuk ke rumah-rumah," tuturnya.
"Semoga hal ini nggak akan pernah terjadi lagi. Stay safe semuanya," tandasnya.
Hingga saat ini, sejumlah wilayah di Bali masih berusaha melakukan pemulihan pasca banjir. Pemerintah daerah bersama aparat terkait dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan menyalurkan bantuan bagi korban terdampak.
Baca Juga: Nana Mirdad Buka Suara soal Tuduhan Ogah Bayar Paylater, Ungkap Teror dari Debt Collector
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Nana Mirdad menceritakan bagaimana tembok rumah yang berada di tepi sungai roboh akibat hantaman air. Kisah kakak Naysila Mirdad ini menjadi potret nyata bagaimana banjir Bali tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga meninggalkan luka emosional bagi masyarakat yang terdampak.
Tembok Rumah Nana Mirdad Jebol Imbas Banjir Besar Menerjang Bali
Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang Gianyar Bali, Aktivitas Warga Lumpuh Total
Ungkapan Kesedihan Nana Mirdad
Nana Mirdad ikut merasakan kesedihan mendalam atas bencana banjir yang menimpa Bali. Ia mengatakan bahwa air sungai memang naik cukup tinggi, namun tidak sampai masuk ke dalam rumah. Kendati demikian, salah satu tembok rumahnya jebol akibat derasnya arus air.
"Sedih banget dengar kondisi Bali yang lumpuh karena banjir di mana-mana. Teman-teman juga subuh-subuh udah pada chat, tanya keadaan rumah karena rumahku di pinggir sungai," tulis Nana dikutip dari Instagram @nanamirdad_, Kamis (11/9/2025).
"Rumah aku nggak apa-apa. Air sungai naik, tapi nggak sampai ke rumaku. Cuma memang tembok aku ada yang jebol karena air sungainya," sambungnya.
Lebih menyedihkan lagi, bagian tembok yang roboh tersebut merupakan lokasi di mana ia pernah mengubur anjing kesayangannya, Kodi. Istri Andrew White itu tak kuasa menahan air mata saat mengetahui kuburan hewan peliharaan itu kini telah lenyap terbawa arus banjir.
Momen tersebut membuatnya semakin terpukul sekaligus menunjukkan betapa besar dampak banjir yang dirasakan secara emosional oleh masyarakat.
"Dan aku juga sedih banget sampe sempet mewek tadi pagi karena salah satu tembok yang jebol adalah tempat di mana kita kubur Kodi, dan sekarang Kodi sudah lenyap dibawa air juga," jelasnya.

Foto/Instagram @nanamirdad_
Baca Juga: Biodata dan Agama Nana Mirdad, Aktris yang Dituding Ogah Bayar Paylater
Doa untuk Korban Banjir
Dalam unggahannya, artis 40 tahun itu juga menyampaikan doa dan simpati kepada seluruh warga Bali yang terdampak banjir. Khususnya bagi mereka yang kehilangan rumah maupun tempat usaha.
"My Prayers untuk teman-teman semua di Bali yang rumah atau tempat usahanya terdampak besar akibat banjir ini," ujarnya.
Putri artis senior Lydia Kandou dan Jamal Mirdad ini memahami betul kesedihan mendalam yang kini dialami banyak orang karena musibah tersebut datang begitu tiba-tiba tanpa adanya peringatan sebelumnya.
"Semua teman-teman bilang kalau air ini datang seperti tsunami, nggak ada warning tiba-tiba air udah deras dan masuk ke rumah-rumah," tuturnya.
"Semoga hal ini nggak akan pernah terjadi lagi. Stay safe semuanya," tandasnya.
Banjir Bali
Hingga saat ini, sejumlah wilayah di Bali masih berusaha melakukan pemulihan pasca banjir. Pemerintah daerah bersama aparat terkait dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan menyalurkan bantuan bagi korban terdampak.
Baca Juga: Nana Mirdad Buka Suara soal Tuduhan Ogah Bayar Paylater, Ungkap Teror dari Debt Collector
(dra)
Lihat Juga :