Gara-gara PSBB, Sukses Jualan Produk Tie Dye

Sabtu, 12 September 2020 - 09:00 WIB
loading...
Gara-gara PSBB, Sukses...
Waktu luang saat pandemi banyak dimanfaatkan anak muda untuk membuat produk tie dye. Foto/Instagram @tieyourdye
A A A
JAKARTA - Produk tie dye belakangan makin nge-tren di kalangan anak muda. Karena gampang dibuat, akhirnya banyak dari mereka yang membuat sendiri, bahkan sampai menjual produk tersebut.

Produk tie dye sebenarnya bukan barang baru. Teknik ikat dan celup ini sudah terkenal di Jepang sejak zaman Nara, tepatnya sekitar tahun 552-749 Masehi.

Kemudian, pada akhir 1960-an, tie dye populer di Amerika sebagai bentuk penentangan kaum muda terhadap perang Vietnam.

Nah, pada 2020, produk tie dye pun kembali jadi hit, salah satunya berkat para desainer dunia yang merancang busana tie dye dengan beberapa modifikasi kekinian.

Gara-gara PSBB, Sukses Jualan Produk Tie Dye

Foto: Getty Images

Beberapa artis dan model ternama, seperti Gigi Hadid , Justin Bieber , dan Halsey juga sering memakai produk tie dye.

Pencarian "tie dye" di beberapa platform media sosial seperti Pinterest pun melonjak hingga 462%. Yang membuatnya makin jadi tren karena membuat produk tie dye juga gampang, bahkan bisa memakai kaus bekas.

Jadi, ketika pandemi melanda dunia pada awal tahun ini, banyak anak muda yang punya waktu lowong banyak akhirnya dipakai untuk membuat produk tie dye sendiri alias DIY (do it yourself).

Sebagian ada yang cuma dipakai sendiri, sebagian lainnya malah menjadikannya sebagai lahan bisnis. Misalnya yang dilakukan Odelyn.

Gara-gara PSBB, Sukses Jualan Produk Tie Dye

Foto: Instagram @tieyourdye

Dia sudah hobi bikin produk tie dye untuk diri sendiri sejak diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada Maret lalu. Kemudian sejak Mei, karena hobi berbisnis, dia memutuskan membuka usaha produk tie dye.

Produk yang ditawarkannya beragam, mulai dari kaus, sweter, masker, sampai ikat rambut. Odelyn memasarkannya lewat akun Instagram @tieyourdye, yang kini punya pengikut sekitar 82.000 akun. Dia juga melakukan promosi dengan membuat konten di TikTok dan endorsement.


Modal Enggak Sampai Sejuta

Berapa modal yang diperlukan untuk bisnis produk tie dye? Menurut cerita Zunika, 24, dan Safira, 24, yang berjualan produk tie dye lewat akun Instagram @iweardye, mereka cuma mengeluarkan Rp700.000 saat memulainya.

Awalnya, saat membuka usaha pada Juli lalu, mereka cuma membuat produk masker, soalnya produk ini lagi banyak dicari. Tapi belakangan, mereka menambah produknya dengan tote bag, kaus, dan celana pendek.

Gara-gara PSBB, Sukses Jualan Produk Tie Dye

Foto: Instagram@iweardye

Usaha ini mereka lakukan saat senggang, di sela kesibukan sebagai karyawan. Tapi pendapatannya ternyata enggak mengecewakan.

Tiap minggunya, @iweardye berhasil menjual sekitar 70 buah masker dan 6 buah kaus, dengan omzet rata-rata Rp1,5 hingga Rp2 juta per bulan.

Kalau punya bujet besar, bahkan bisa membuatnya sebagai bisnis besar. Misalnya seperti yang dilakukan Vanthe, 19, dan Fina, 18. Dua cewek asal Malang ini membuka @s.clothiststudio pada Agustus lalu dengan modal Rp20 juta.

Untuk produknya, mereka mengadopsi tren penggunaan piyama kekinian kelas premium dalam bentuk tie dye shibori set. Shibori adalah teknik tie dye a la Jepang. Dalam sebulan pertama, mereka berhasil menjual puluhan shibori set dengan omzet jutaan rupiah.

Gara-gara PSBB, Sukses Jualan Produk Tie Dye

Foto: Instagram @s.clothiststudio


Teknik Berjualan

Menurut Zunika, butuh kesabaran dalam berbisnis sekaligus membuat beragam motif tie dye. Intinya, jangan takut gagal. Justru lewat kegagalan, ada pelajaran yang bisa didapat, misalnya jadi tahu bahan yang cocok untuk dibuattie dye dan tahu percampuran warna yang bagus.

Sementara Odelyn menyebut ada empat hal yang bisa dimaksimalkan untuk menarik pembeli dan menambah pengikut di Instagram, yaitu membuat corak tie dye yang beragam, kualitas produk yang baik, pengambilan gambar yang menarik, dan pengemasan produk yang bagus.

Dengan empat teknik tersebut, @tieyourdye berhasil menjual ratusan barang setiap bulannya, bahkan sampai ke mancanegara.

Menarik, kan? Yuk, manfaatkan peluang ini untuk mulai berbisnis!

GenSINDO
Fathimah Waqaarah Siregar
Universitas Indonesia
(it)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Agus: Setiap...
Menteri Agus: Setiap Warga Binaan Miliki Potensi untuk Berubah dan Berkontribusi
Clau Studios Rayakan...
Clau Studios Rayakan Peluncuran Luma Collection dan Anniversary ke-2
Surabaya Fashion Parade...
Surabaya Fashion Parade 2025 Momentum UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Berita Terkini
Video Persalinan Amanda...
Video Persalinan Amanda Manopo dan Baby Zac Viral, Ucapan soal Anak Kedua Curi Perhatian
Solusi Tepat Menghadapi...
Solusi Tepat Menghadapi Situasi Mendadak dalam Perjalanan Bisnis
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
Misteri Rumah Rimar...
Misteri Rumah Rimar Idol Terungkap! Sosok Bermuka Batu Bertaring Pernah Muncul di Depannya
Mengapa Berat Badan...
Mengapa Berat Badan Ideal Bisa Menurunkan Risiko Hipertensi? Ini Kata Dokter
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved