Eko Patrio Tinggal di Kontrakan Pinggiran Jakarta, Sedih Rumah Dijarah
Minggu, 14 September 2025 - 07:00 WIB
loading...
Eko Patrio kini harus menata ulang hidupnya dengan menempati rumah kontrakan sederhana di pinggiran Jakarta setelah kediaman pribadinya dijarah massa. Foto/Instagram Eko Patrio
A
A
A
JAKARTA - Eko Patrio kini harus menata ulang hidupnya dengan menempati rumah kontrakan sederhana di pinggiran Jakarta setelah kediaman pribadinya dijarah massa saat kericuhan akhir Agustus lalu. Pelawak sekaligus anggota DPR RI non-aktif itu mengaku sedih lantaran rumah tersebut hasil puluhan tahun berkarier di dunia hiburan.
Meski didera kehilangan besar, Eko Patrio memilih bersikap tegar. Ia berusaha menguatkan anak-anaknya untuk memaafkan para pelaku penjarahan, meski proses hukum tetap berjalan.
![Eko Patrio Tinggal di Kontrakan Pinggiran Jakarta, Sedih Rumah Dijarah]()
Foto/Instagram Eko Patrio
Baca Juga: Eko Patrio Berbicara Usai Dinonaktifkan sebagai Anggota DPR RI: Saya Serahkan ke Partai
Eko mengatakan bahwa rumah tersebut bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol jerih payahnya selama puluhan tahun berkarier di dunia hiburan. Baginya, rumah itu adalah hadiah terbaik yang pernah ia persembahkan kepada keluarga tercinta.
"Jujur, ini memang hasil kerja keras saya dari puluhan tahun. Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala untuk memberikan yang terbaik buat keluarga saya yaitu rumah yang udah saya bangun dari hasil jerih payah saya," kata Eko di Polda Metro Jaya, Jakarta, baru-baru ini.
"Karier yang saya capai selama ini, hilang seketika pada malam itu, ya sedih sih. Tapi ya ambil hikmahnya aja," lanjutnya.
Meskipun rasa kecewa dan kesedihan begitu besar, suami Viona Rosalina itu berusaha membangun kekuatan psikologis bagi keluarganya. Ia menekankan pentingnya memaafkan, meskipun proses hukum terhadap para pelaku penjarahan tetap berjalan.
"Ya pasti kecewa iya, anak-anak saya juga. Tapi saya membangun psikologisnya ya, 'yuk maafkan mereka', dan mudah-mudahan tidak terulang dan terjadi lagi," jelasnya.
Sikap ikhlas yang ditunjukkan pria 54 tahun itu menjadi pesan kuat bagi banyak orang bahwa di tengah cobaan besar. Di mana memaafkan justru dapat menjadi jalan untuk kembali menata kehidupan.
Baca Juga: Trauma, Eko Patrio Baru Berani Keluar Rumah Dua Pekan setelah Penjarahan
Saat ditanya mengenai nilai kerugian yang dialami akibat penjarahan, pemilik nama asli Eko Hendro Purnomo itu mengaku belum sempat menghitung nominalnya. Ia lebih memilih fokus pada kondisi keluarga yang masih dalam tahap pemulihan dari trauma.
Baginya, kehilangan materi bisa diusahakan kembali, tetapi ketenangan batin keluarganya menjadi prioritas utama.
Akibat rumahnya rusak berat, Eko kini harus tinggal di sebuah rumah kontrakan di kawasan pinggiran Jakarta. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena renovasi rumah lamanya belum terpikirkan untuk dilakukan dalam waktu dekat.
"Ya sementara saya masih ngontrak sekarang di suatu tempat di pinggiran Jakarta. Ya gitu lah, untuk rumah saya belum kepikiran, semoga ada rezeki saya mau benerin rumah saya," tandasnya.
Rumah milik Eko Patrio yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, menjadi sasaran amukan massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Insiden tersebut terjadi dalam rangkaian aksi penjarahan yang menargetkan sejumlah kediaman anggota dewan, termasuk rumah Uya Kuya, di tengah maraknya isu kenaikan tunjangan serta derasnya kritik publik terhadap kinerja wakil rakyat.
Pada saat kejadian berlangsung, Eko beserta keluarganya tidak berada di rumah. Situasi ini dimanfaatkan massa untuk menjebol pintu utama dan menguras hampir seluruh isi rumah. Barang-barang berharga seperti peralatan elektronik, perabot rumah tangga, pakaian, hingga hewan peliharaan berupa kucing ikut raib dibawa kabur. Kerusakan fisik pada rumah pun tak terhindarkan akibat aksi brutal tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian telah mengamankan tujuh orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penjarahan di kediaman Eko Patrio. Aparat masih terus melakukan pengembangan kasus untuk melacak pelaku lainnya serta mengungkap jaringan di balik aksi penjarahan massal tersebut.
Baca Juga: Eko Patrio Ajukan Penangguhan Penahanan Pelaku Penjarahan yang Selamatkan Kucingnya
Meski didera kehilangan besar, Eko Patrio memilih bersikap tegar. Ia berusaha menguatkan anak-anaknya untuk memaafkan para pelaku penjarahan, meski proses hukum tetap berjalan.

Foto/Instagram Eko Patrio
Baca Juga: Eko Patrio Berbicara Usai Dinonaktifkan sebagai Anggota DPR RI: Saya Serahkan ke Partai
Kehilangan Rumah Hasil Kerja Keras
Eko mengatakan bahwa rumah tersebut bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol jerih payahnya selama puluhan tahun berkarier di dunia hiburan. Baginya, rumah itu adalah hadiah terbaik yang pernah ia persembahkan kepada keluarga tercinta.
"Jujur, ini memang hasil kerja keras saya dari puluhan tahun. Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala untuk memberikan yang terbaik buat keluarga saya yaitu rumah yang udah saya bangun dari hasil jerih payah saya," kata Eko di Polda Metro Jaya, Jakarta, baru-baru ini.
"Karier yang saya capai selama ini, hilang seketika pada malam itu, ya sedih sih. Tapi ya ambil hikmahnya aja," lanjutnya.
Ikhlas dan Pilih Memaafkan
Meskipun rasa kecewa dan kesedihan begitu besar, suami Viona Rosalina itu berusaha membangun kekuatan psikologis bagi keluarganya. Ia menekankan pentingnya memaafkan, meskipun proses hukum terhadap para pelaku penjarahan tetap berjalan.
"Ya pasti kecewa iya, anak-anak saya juga. Tapi saya membangun psikologisnya ya, 'yuk maafkan mereka', dan mudah-mudahan tidak terulang dan terjadi lagi," jelasnya.
Sikap ikhlas yang ditunjukkan pria 54 tahun itu menjadi pesan kuat bagi banyak orang bahwa di tengah cobaan besar. Di mana memaafkan justru dapat menjadi jalan untuk kembali menata kehidupan.
Baca Juga: Trauma, Eko Patrio Baru Berani Keluar Rumah Dua Pekan setelah Penjarahan
Belum Hitung Besarnya Kerugian
Saat ditanya mengenai nilai kerugian yang dialami akibat penjarahan, pemilik nama asli Eko Hendro Purnomo itu mengaku belum sempat menghitung nominalnya. Ia lebih memilih fokus pada kondisi keluarga yang masih dalam tahap pemulihan dari trauma.
Baginya, kehilangan materi bisa diusahakan kembali, tetapi ketenangan batin keluarganya menjadi prioritas utama.
Tinggal di Kontrakan Sementara
Akibat rumahnya rusak berat, Eko kini harus tinggal di sebuah rumah kontrakan di kawasan pinggiran Jakarta. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena renovasi rumah lamanya belum terpikirkan untuk dilakukan dalam waktu dekat.
"Ya sementara saya masih ngontrak sekarang di suatu tempat di pinggiran Jakarta. Ya gitu lah, untuk rumah saya belum kepikiran, semoga ada rezeki saya mau benerin rumah saya," tandasnya.
Rumah milik Eko Patrio yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, menjadi sasaran amukan massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Insiden tersebut terjadi dalam rangkaian aksi penjarahan yang menargetkan sejumlah kediaman anggota dewan, termasuk rumah Uya Kuya, di tengah maraknya isu kenaikan tunjangan serta derasnya kritik publik terhadap kinerja wakil rakyat.
Pada saat kejadian berlangsung, Eko beserta keluarganya tidak berada di rumah. Situasi ini dimanfaatkan massa untuk menjebol pintu utama dan menguras hampir seluruh isi rumah. Barang-barang berharga seperti peralatan elektronik, perabot rumah tangga, pakaian, hingga hewan peliharaan berupa kucing ikut raib dibawa kabur. Kerusakan fisik pada rumah pun tak terhindarkan akibat aksi brutal tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian telah mengamankan tujuh orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penjarahan di kediaman Eko Patrio. Aparat masih terus melakukan pengembangan kasus untuk melacak pelaku lainnya serta mengungkap jaringan di balik aksi penjarahan massal tersebut.
Baca Juga: Eko Patrio Ajukan Penangguhan Penahanan Pelaku Penjarahan yang Selamatkan Kucingnya
(dra)
Lihat Juga :