Rumah Hancur Akibat Penjarahan, Eko Patrio: Hasil Keringat Puluhan Tahun Hilang Seketika
Minggu, 14 September 2025 - 11:00 WIB
loading...
Rumah artis sekaligus anggota DPR nonaktif Eko Patrio di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, hancur akibat penjarahan massa. Ia merasakan kesedihan mendalam. Foto/Instagram Eko Patrio
A
A
A
JAKARTA - Rumah artis sekaligus anggota DPR nonaktif Eko Patrio di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, hancur akibat penjarahan massa. Ia merasakan kesedihan mendalam karena kediaman tersebut merupakan hasil jerih payahnya selama puluhan tahun berkarier di dunia hiburan.
Dalam pernyataannya, Eko Patrio menegaskan bahwa rumah itu adalah persembahan terbaik untuk keluarga yang dibangunnya dari keringat dan perjuangan panjang. Namun, hanya dalam satu malam, kerja keras bertahun-tahun tersebut hilang seketika akibat aksi brutal massa yang menjebol dan menguras isi rumahnya.
"Jujur, ini memang hasil kerja keras saya dari puluhan tahun. Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala untuk memberikan yang terbaik buat keluarga saya yaitu rumah yang udah saya bangun dari hasil jerih payah saya," kata Eko di Polda Metro Jaya, Jakarta, baru-baru ini.
"Karier yang saya capai selama ini, hilang seketika pada malam itu, ya sedih sih. Tapi ya ambil hikmahnya aja," lanjutnya.
Baca Juga: Eko Patrio Berbicara Usai Dinonaktifkan sebagai Anggota DPR RI: Saya Serahkan ke Partai
Meskipun dihantam musibah besar, Eko berusaha menunjukkan ketegaran di hadapan anak-anak dan istrinya. Ia menjelaskan bahwa sebagai kepala keluarga, dirinya harus membangun kekuatan psikologis agar keluarganya tidak terpuruk dalam kesedihan.
"Ya pasti kecewa iya, anak-anak saya juga. Tapi saya membangun psikologisnya ya, 'yuk maafkan mereka', dan mudah-mudahan tidak terulang dan terjadi lagi," jelasnya.
Sikap memaafkan yang ia tunjukkan menjadi sorotan publik. Di tengah kekecewaan mendalam, suami Viona Rosalia itu memilih untuk mengambil hikmah dan berharap pengalaman pahit ini dapat menjadi pelajaran berharga, baik bagi dirinya maupun masyarakat luas.
Saat ditanya mengenai total kerugian akibat penjarahan, ia mengaku belum sempat menghitung secara pasti. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menenangkan keluarga dan mencari cara untuk bangkit kembali.
Ia percaya bahwa rezeki bisa dicari kembali, namun ketenangan batin keluarganya adalah hal utama yang harus dijaga.
![Rumah Hancur Akibat Penjarahan, Eko Patrio: Hasil Keringat Puluhan Tahun Hilang Seketika]()
Foto/Instagram Eko Patrio
Baca Juga: Trauma, Eko Patrio Baru Berani Keluar Rumah Dua Pekan setelah Penjarahan
Kerusakan berat pada rumah membuat Eko dan keluarganya harus pindah sementara. Ia kini menempati sebuah rumah kontrakan di kawasan pinggiran Jakarta. Keputusan tersebut diambil agar keluarganya tetap memiliki tempat tinggal layak sembari menunggu kondisi memungkinkan untuk merenovasi kediaman aslinya.
"Ya sementara saya masih ngontrak sekarang di suatu tempat di pinggiran Jakarta. Ya gitu lah, untuk rumah saya belum kepikiran, semoga ada rezeki saya mau benerin rumah saya," tandasnya.
Rumah milik Eko Patrio yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, menjadi sasaran amukan massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Insiden tersebut terjadi dalam rangkaian aksi penjarahan yang menargetkan sejumlah kediaman anggota dewan, termasuk rumah Uya Kuya, di tengah maraknya isu kenaikan tunjangan serta derasnya kritik publik terhadap kinerja wakil rakyat.
Pada saat kejadian berlangsung, Eko beserta keluarganya tidak berada di rumah. Situasi ini dimanfaatkan massa untuk menjebol pintu utama dan menguras hampir seluruh isi rumah. Barang-barang berharga seperti peralatan elektronik, perabot rumah tangga, pakaian, hingga hewan peliharaan berupa kucing ikut raib dibawa kabur. Kerusakan fisik pada rumah pun tak terhindarkan akibat aksi brutal tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian telah mengamankan tujuh orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penjarahan di kediaman Eko Patrio. Aparat masih terus melakukan pengembangan kasus untuk melacak pelaku lainnya serta mengungkap jaringan di balik aksi penjarahan massal tersebut.
Baca Juga: Eko Patrio Ajukan Penangguhan Penahanan Pelaku Penjarahan yang Selamatkan Kucingnya
Dalam pernyataannya, Eko Patrio menegaskan bahwa rumah itu adalah persembahan terbaik untuk keluarga yang dibangunnya dari keringat dan perjuangan panjang. Namun, hanya dalam satu malam, kerja keras bertahun-tahun tersebut hilang seketika akibat aksi brutal massa yang menjebol dan menguras isi rumahnya.
"Jujur, ini memang hasil kerja keras saya dari puluhan tahun. Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala untuk memberikan yang terbaik buat keluarga saya yaitu rumah yang udah saya bangun dari hasil jerih payah saya," kata Eko di Polda Metro Jaya, Jakarta, baru-baru ini.
"Karier yang saya capai selama ini, hilang seketika pada malam itu, ya sedih sih. Tapi ya ambil hikmahnya aja," lanjutnya.
Kediaman Eko Patrio Jadi Sasaran Amuk Massa
Baca Juga: Eko Patrio Berbicara Usai Dinonaktifkan sebagai Anggota DPR RI: Saya Serahkan ke Partai
Cara Eko Patrio Menguatkan Keluarga
Meskipun dihantam musibah besar, Eko berusaha menunjukkan ketegaran di hadapan anak-anak dan istrinya. Ia menjelaskan bahwa sebagai kepala keluarga, dirinya harus membangun kekuatan psikologis agar keluarganya tidak terpuruk dalam kesedihan.
"Ya pasti kecewa iya, anak-anak saya juga. Tapi saya membangun psikologisnya ya, 'yuk maafkan mereka', dan mudah-mudahan tidak terulang dan terjadi lagi," jelasnya.
Sikap memaafkan yang ia tunjukkan menjadi sorotan publik. Di tengah kekecewaan mendalam, suami Viona Rosalia itu memilih untuk mengambil hikmah dan berharap pengalaman pahit ini dapat menjadi pelajaran berharga, baik bagi dirinya maupun masyarakat luas.
Belum Hitung Kerugian Secara Detail
Saat ditanya mengenai total kerugian akibat penjarahan, ia mengaku belum sempat menghitung secara pasti. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menenangkan keluarga dan mencari cara untuk bangkit kembali.
Ia percaya bahwa rezeki bisa dicari kembali, namun ketenangan batin keluarganya adalah hal utama yang harus dijaga.

Foto/Instagram Eko Patrio
Baca Juga: Trauma, Eko Patrio Baru Berani Keluar Rumah Dua Pekan setelah Penjarahan
Tinggal di Kontrakan Pinggiran Jakarta
Kerusakan berat pada rumah membuat Eko dan keluarganya harus pindah sementara. Ia kini menempati sebuah rumah kontrakan di kawasan pinggiran Jakarta. Keputusan tersebut diambil agar keluarganya tetap memiliki tempat tinggal layak sembari menunggu kondisi memungkinkan untuk merenovasi kediaman aslinya.
"Ya sementara saya masih ngontrak sekarang di suatu tempat di pinggiran Jakarta. Ya gitu lah, untuk rumah saya belum kepikiran, semoga ada rezeki saya mau benerin rumah saya," tandasnya.
Kronologi Penjarahan Rumah Eko Patrio
Rumah milik Eko Patrio yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, menjadi sasaran amukan massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Insiden tersebut terjadi dalam rangkaian aksi penjarahan yang menargetkan sejumlah kediaman anggota dewan, termasuk rumah Uya Kuya, di tengah maraknya isu kenaikan tunjangan serta derasnya kritik publik terhadap kinerja wakil rakyat.
Pada saat kejadian berlangsung, Eko beserta keluarganya tidak berada di rumah. Situasi ini dimanfaatkan massa untuk menjebol pintu utama dan menguras hampir seluruh isi rumah. Barang-barang berharga seperti peralatan elektronik, perabot rumah tangga, pakaian, hingga hewan peliharaan berupa kucing ikut raib dibawa kabur. Kerusakan fisik pada rumah pun tak terhindarkan akibat aksi brutal tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian telah mengamankan tujuh orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penjarahan di kediaman Eko Patrio. Aparat masih terus melakukan pengembangan kasus untuk melacak pelaku lainnya serta mengungkap jaringan di balik aksi penjarahan massal tersebut.
Baca Juga: Eko Patrio Ajukan Penangguhan Penahanan Pelaku Penjarahan yang Selamatkan Kucingnya
(dra)
Lihat Juga :