Jalani Rekaman di US, D'Masiv Wujudkan Mimpi Masuki New Era
Selasa, 16 September 2025 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Singkatnya, Musexpo terus menjadi sorotan di kalangan musisi karena potensinya untuk mendongkrak karier dan memberikan eksposur yang luas. Meski waktu yang disediakan juga sangat terbatas.
Sebagai salah satu acara, yang dipercaya paling berpengaruh dalam industri musik global. Tercatat sejumlah nama beken telah lahir dari ajang ini, seperti Coldplay, Muse, Adele, Keane, Jessie J, Lorde, dan sejumlah nama lainnya. Singkatnya, Museexpo adalah tempat menggembleng talenta musik dunia, sebelum menemui nasib besar mereka.
Setelah 18 tahun bernaung di bawah label Musica Studios, D'Masiv akhirnya memutuskan untuk menjadi band independen. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mereka untuk menembus pasar internasional dan mereka memulai dengan melakukan rekaman langsung di Amerika
"Jadi memang di album delapan kemarin itu akhir dari D'Masiv dengan Musica dan berpisah baik-baik. Setelah kontrak kita beres, kita sudah mempersiapkan semuanya untuk bisa merilis album internasional," kata Rian.
Dalam perjalanan karier selama 22 tahun, D'Masiv merasa perlu menaikkan level dengan memaksimalkan potensi mereka di kancah internasional."Kita harus menaikkan level D'Masiv. Kita sudah 22 tahun berkarya, sudah manggung dari Sabang sampai Merauke. Kita ingin lebih jauh lagi, memanfaatkan kesempatan yang ada," tambah Rian.
Alhasil, langkah nekad ini menjadi sebuah lompatan besar bagi D'Masiv ini, membuktikan dedikasi mereka untuk terus berkarya dan membawa nama musik Indonesia ke panggung dunia terutama membuka pintu musisi Indonesia untuk berkarya di luar Negeri.
Rian mengungkapkan inilah waktunya kita untuk bisa ekspansi lebarkan sayap dimana sekarang ada kesempatan gak banyak band dapat kesempatan dan kita bisa membuka jalan musisi lain yang menjadi tantangan banyak musisi bagus di Indonesia tapi gak punya kesempatan dipanggung dunia
Sebagai salah satu acara, yang dipercaya paling berpengaruh dalam industri musik global. Tercatat sejumlah nama beken telah lahir dari ajang ini, seperti Coldplay, Muse, Adele, Keane, Jessie J, Lorde, dan sejumlah nama lainnya. Singkatnya, Museexpo adalah tempat menggembleng talenta musik dunia, sebelum menemui nasib besar mereka.
Setelah 18 tahun bernaung di bawah label Musica Studios, D'Masiv akhirnya memutuskan untuk menjadi band independen. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mereka untuk menembus pasar internasional dan mereka memulai dengan melakukan rekaman langsung di Amerika
"Jadi memang di album delapan kemarin itu akhir dari D'Masiv dengan Musica dan berpisah baik-baik. Setelah kontrak kita beres, kita sudah mempersiapkan semuanya untuk bisa merilis album internasional," kata Rian.
Dalam perjalanan karier selama 22 tahun, D'Masiv merasa perlu menaikkan level dengan memaksimalkan potensi mereka di kancah internasional."Kita harus menaikkan level D'Masiv. Kita sudah 22 tahun berkarya, sudah manggung dari Sabang sampai Merauke. Kita ingin lebih jauh lagi, memanfaatkan kesempatan yang ada," tambah Rian.
Alhasil, langkah nekad ini menjadi sebuah lompatan besar bagi D'Masiv ini, membuktikan dedikasi mereka untuk terus berkarya dan membawa nama musik Indonesia ke panggung dunia terutama membuka pintu musisi Indonesia untuk berkarya di luar Negeri.
Rian mengungkapkan inilah waktunya kita untuk bisa ekspansi lebarkan sayap dimana sekarang ada kesempatan gak banyak band dapat kesempatan dan kita bisa membuka jalan musisi lain yang menjadi tantangan banyak musisi bagus di Indonesia tapi gak punya kesempatan dipanggung dunia
Lihat Juga :